
Keesokkan hari nya.
Limea kembali sadar setelah tidur panjangnya dan mengingat kembali bahwa ini dirumah sang Kakek suami nya itu
Limea mendengar suara suaminya itu menguap dan terbangun
" Pagi mas. Ayo cuci muka mu. dan Bersiap² aku yakin kakek sudah menunggu di bawah " ucap Aku yg bergegas ke kamar mandi
Jonathan masi amat menggantuk jadi tidak peduli apa yg terjadi. karena dirinya seperti panda yg ingin selalu tidur
sedang kan limea sudah perpakaian rapi dan sopan akan tetapi dirinya dibuat geleng² kepala dengan tingkah suaminya itu yg menggorok saat tidur bersamaan juga dengan senyuman Tampan itu
' Mimpi apa aku. anak gadis desa sekarang menjadi seorang istri kaya raya ' gumam aku memperhatikan takdir ku yg menurut ku beruntung
limea tidak menyia²kan harta atau pemberian dari suaminya itu. dirinya diam² bersekolah melalui internet untuk mengetahui segala jenis bisnis dan Keinginan membantu sang suami amatlah kuat. limea sadar akan asalnya sebagai gadis desa. dirinya sudah dicintai dan diperilakukan layaknya seorang ratu tapi hanya ini yg bisa limea balas. membantu jonathan dari belakang. dan mencintainya dari sebagai seorang istri
Limea turun dan terdapat dirinya melihat ada kakek yg sedang menunggu di meja makan beserta para pelayan
" Ah Cucu menantu. Dimana Suami mu? " tanya kakek aditya
" Maaf Kakek. Cucu mu itu sedang tidur sambil mengorok dan mengigaukan nama ku " ucap aku yg sedikit terkekeh
" biarkan saja. dirinya pasti lelah karena sudah lama menderita diluar sana sebagai tukang ketoprak. dan kakek berterimakasih kepada mu yg masi setia dan masi mencintai Cucu ku itu " ucap Kakek aditya
Limea kebingungan apa yg dimaksud. selama 3 bulan terakhir. dirinya & suaminya tidak merasakan namanya menderitaan.
" Seb-- " ucap aku yg terpotong
" ah baiklah. ayo segera sarapan. Makanan ini akan segera dingin " ucap Kakek Aditya yg mengajak ku makan
Kami pun makan bersama mengobrol tentang keseharian masing². hingga tiba masalah tentang rumah tangga
" kamu dan cucu ku kapan menikahnya " ucap Kakek bertanya sambil menyuap nasi dan telurnya itu
" Sekitar 5 Tahun 1 bulan lalu kek. Tepat nya 2004. disaat itu kami menikah. dan Cucu Kakek masi berfofesi sebagai tukang ketoprak " ucap aku sambil menaruh saus di atas nasi
" berarti umur kamu sekarang berapa?? " tanya kakek yg sibuk memotong telur bulat yg kedua nya
" mungkin sekarang umur 18 tahun kek. dan suami atau cucu kakek itu 19 tahun kalau sekarang " ucap Aku santai
Kakek Aditya sangat bangga memiliki cucu menantu yg Dapat diandalkan dan setia
" Jadi Kalian kapan ingin mempunyai Cicit?. kau tahu umur kakek tidak tua. kakek ingin sekali ingin melihat cicit sebelum kakek menghadap sang penguasa " ucap Kakek Tanpa malu sedikit pun
agghh ugghh - Limea tersedak apa yg dilontarkan oleh kakek aditya itu
" Nona. Mohon di minum " seorang pelayan Memberikan minuman air putih
" Terimakasih " ucap aku sambil meminum air
Ahhh. Lega
" K--Kakek. jangan Khawatir. aku akan memberikannya. Tapi aku mohon jangan dipertanyakan soal ini didepan orang banyak " ucap Aku yg sedikit malu
ada 6 orang. 3 pria. 3 wanita. disini dan mereka mendengar hal ini. dan itu sedikit memalukan untuk didengar oleh orang lain
kakek Aditya hanya bisa tertawa terpingkal²
Semua maid merasa terkejut. semua yg disana baru kali ini Tuan besar nya itu tertawa secara penuh bahagia.
' Terimakasih Nona. Telah membawa kebaikan dirumah ini ' Asisten pribadi bergumam bersyukur
……… TBC ……
Bye