MR.POLITIK

MR.POLITIK
Kompensasi



Jonathan & limea awal nya tidak Yakin jika pindah Ke amerika akan tetapi keesokan harinya dirinya sudah berada di amerika. Limea tidak pernah membayangkan dirinya berdiri di tanah negara lain


limea melihat suaminya celang celinguh. Limea menganggap kalau suaminya mata keranjang karena kebetulan juga banyak perempuan gadis 16-18 tahun yg perpakaian sexy


" Mas. Mata kamu kemana? " Hardik Limea


" T--Tidak. aku tidak melihat apa² " kata ku yg menyadari bahwa limea cemburu.


Sebelum ke amerika Jonathan sudah membeli Mansion dikawasan Beverly City Dan sekarang Rumah mansion itu akan dipakai oleh pasutri itu.


'Lisc? bagaimana cara memanggil Taxi di amerika?' Ucap Aku bertanya polos kepada Lisc


[Tuan. Anda Tidak perlu mencari. Cukup gunakan hp anda untuk melakukan memesanan taxi online] Lisc menjawab


usulan Lisc diterima baik oleh Jonathan dia segera membuka HP dan memesan sebuah taxi online yaitu Uber Express


-sementara itu di Indonesia


" Pak Taris. Saya mohon untuk memikirkan ulang dengan matang perkara perpindahan Pusat JL Group dari indonesia ke amerika " seorang pria berkata


" Mohon Maaf Pak Mentri Keuangan. Saya Datang disini sebagai Utusan dari Tuan Besar saya untuk Menyatakan kepada Bapak Bahwa Pusat Kantor JL Group Kami akan Pindah ke Amerika Dan Kami juga akan membayar kompensisasi kerugian kepada Pihak Pemerintah karena kami melanggar Hukum perjanjian. sekali lagi saya mohon maaf. Saya hanya seorang bawahan yg rendah di mata Tuan Besar itu. Tolong Jangan dendam kepada kami " Taris membungkuk penyesal


pak mentri keuangan Indonesia Hanya Menghelas nafas nya. Lagi² Indonesia kehilangan Aset ekonomi yg berharga.


" Sekali lagi saya minta maaf pak Mentri " Ucap Taris tulus


" Baik Pak. Mohon beri kami waktu(pihak pemerintah) guna membahas biaya penggantian rugi atas Pihak Pak Taris yg melanggar perjanjian. Mohon menunggu. kami akan rapat(rapat kilat) " ucap Pak Mentri lalu pergi dengan menghelas nafas.


Pak mentri menelpon Seorang melalui tlpn nya


" Pak Presiden. Maaf Menganggu Kesibukkan Anda. Akan Tetapi apakah bapak mengingat tentang Perusahaan JL Group? " kata Pak mentri ternyata yg ia telepon adalah Presiden New Indonesia


" Ya. Pak. Saya tahu tentang perusahaan itu. saya bersyukur perusahaan itu membawa dampak baik bagi per ekonomian Negara(Dari Pajak & kerja sama nya) " Ucap Presiden


" Maaf Pak. saya membawa pesan buruk untuk bapak " Ucap Pak mentri yg tiba² nampak kesedihan dalam kata2 itu


" Lho kenapa pak mentri? " tanya balik presiden.


" Begini Pak. Utusan Dari JL Group datang ke Kantor saya Dan Utusan Itu menyatakan bahwa Pihak JL Group Akan Memindahkan Pusat nya ke Amerika " ucap Pak Mentri keuangan menjawab dengan lesu


" Apa?!!! Mohon Pak Mentri jangan bercanda. perihal seperti ini tidak boleh tidak dibercandakan " ucap Pak presiden Tidak yakin akan kabar dari pak mentri keuangan tersebut


" apa yg saya katakan adalah sebuah kebenaran. Saya tidak pernah bercanda tentang permasalahan negara pak " Jawab Pak mentri keuangan dengan tegas tapi terhormat


" Apakah pak mentri keuangan sudah membujuk Untuk tidak memindahkan pusat mereka? bagaimanapun pak mentri keuangan tahu. Bahwa Perusahaan JL Group itu dapat menekan Hutang² luar negeri kita dan banyak negara² takut menekan kita sebagai Negara karena JL Group ada di negara kita. dan pajak yg diberikan oleh JL Group yg terbesar selama Negara ini berdiri. sekitar 300 Triliun Per Tahunnya " ucap Pak presiden dengan memberikan fakta data kepada pak mentri.


" Saya sudah membujuk dan sebelum saya menelpon anda. saya sudah menawarkan beberapa hal yg menguntung kan bagi Pihak JL Group tersebut tapi Utusan itu hanya mengeluarkan Air mata dan membungkuk lalu meminta Maaf dan juga utusan itu sangat tidak berdaya dan utusan itu mengatakan bahwa dirinya adalah bawahan kecil Dari Tuan nya itu dan dia juga mengatakan tidak bisa melakukan hal apapun " ucap Pak mentri keuangan menjelaskan semua


Pak presiden hanya menghelas nafas


' Lagi² Amerika. bahkan negara yg ku pimpin sekarang baru saja mengalami Kemajuan yg menjanjikan ' gumam pak presiden menghelas nafas


Pak mentri keuangan yg mendengar dari tlpn itu cukup mengerti dan dirinya sendiri juga melakukan hal yg sama


" Maaf Pak Presiden. Utusan JL Group masi menunggu tentang terkait kompensisasi itu. Baik kita mengatakan berapa? " ucap Pak mentri keuangan bertanya


"Saya belum bisa mengatakan untuk saat ini. Pak mentri. jujur saya masih syok akan kabar ini. mohon maklumin " ucap pak presiden


" Saya memang sama dengan anda. Pak Presiden " ucap Pak Mentri menghelas nafas


pak Presiden juga menghelas nafas nya. kedua nya tidak bisa melawan sebuah Perusahaan sekelas JL Group. sebuah perusahaan tersebut yg memiliki 4 Group. masing² group memiliki ratusan lebih Perusahaan. Dan juga melawan JL Group tanpa landasan Hukum yg valid akan membawa bencana dari Internasional


" Pak Mentri. saya ingin bertanya kepada Anda. Sebagai mentri keuangan. mohon untuk di cek apa saja yg kurang dalam proyek membangunan kita selama 10 tahun kedepan " Titah Pak presiden


mendengar titah dari Pak Presiden langsung Pak Mentri keuangan mengecek Laporan dari Bulan Ke tahun dan hingga saat ini. Saat ini pun Dunia masi Terkena Inflasi dan sekarang memasuki 2 bulan 5 hari dan Dampak Inflasi Dunia yg secara mendadak ini banyak negara termasuk amerika kelimpungan pasalnya Harga Gas minyak. Batu Bara. Dan sejenis kekayaan Alam Menurun dratis. dan Amerika Tahu siapa dalangnya tapi Amerika Sang adidaya itu Tidak berkekutik apapun ketika mendengar JL Group. (mau tahu alasan negara itu takut? tunggu aja)


" Jadi begini. Pak Presiden. Hal yg kita butuhkan adalah sebesar 1.9 Kuadriliun. Mengingat bahwa kita memiliki proyek ratusan triliunan dalam 5 proyek dan dengan 1.9 Kuadriliun ini sudah bisa bertahan dalam membangunan imfrasuktur kita " Pak Mentri keuangan menjelaskan


" apakah baik nya kita menargetkan 1.9 ini ? pak mentri " ucap Pak Presiden Bertanya


" Seharusnya Tidak Pak. Mengingat awal kerja sama kita pada perusahaan JL Group itu mereka memberi kita sebanyak 1.2 Kuadriliun dalam bentuk awal & kerja sama. apakah bapak mengingat nya? " ucap pak mentri yg mengingatkan kilas balik awal pertama kerja sama itu


pak presiden mengingat kejadian saat itu dan juga saat itu dirinya senang karena Indonesia memiliki kecucuran Dana sangat Amat Besar bahkan orang elit dan orang super kaya di negara itu juga sangat kaget.


" Saya mengingat nya. saya mohon. untuk mendapatkan 1.9 bagaimanapun Proyek² itu harus segera ditangani dengan dana yg tidak sedikit. " ucap Pak Presiden


" Saya akan semampu yang saya bisa. Pak Presiden " ucap Pak Mentri setelah itu ditutup sambungan tlpn oleh pak presiden.


Pak Mentri Keuangan Kembali dari rapat kecil nya dengan Pak Presiden dan menemui Taris sebagai Utusan Pihak JL Group


" Mohon Maaf membuat Anda Menunggu " ucap pak mentri dengan sopan


" Tidak perlu sungkan Pak. Saya setia menunggu disini bagaimanapun itu perintah Dari Tuan Besar " ucap Taris tersenyum dengan jujur


pak mentri keuangan hanya salut kepada Taris yg setia kepada Tuannya Itu


" Dari Hasil Rapat kilat saya dengan Pak Presiden. Kami menanggapi ini berat hati untuk melepaskan JL Group akan tetapi Kami juga tidak dapat memaksa Hak JL Group dalam memindahkan Pusat Nya ke amerika. akan Tetapi mohon izinkan saya untuk menjelaskan tentang biaya kompensasi ini " ucap Pak mentri keuangan


Taris hanya mengangguk dengan senyuman nya itu dan Pak mentri membeberkan biaya Proyek² yg berjalan itu dan Taris menanggapi itu dengan serius


" Begini Pak Taris. Ada 3 proyek kerja sama kami dengan Pihak Anda(JL Group) Apabila Pihak Dari JL Group meninggalkan Proyek ini maka Semua aset proyek ini akan diambil Alih Oleh Pemerintah Dan Juga ini memberatkan Pemerintah perihal Dana membangunan. Mengingat Pembangunan ini tidak kecil dan membutuhkan biaya bamyak. saya mewakili dari pemerintah ini ingin mengajukan kompensisasi Sebesar 1.9 Kuadriliun Rupiah Kepada Pihak JL Group " ucap Pak Mentri Keuangan


Taris yg sedang minum kopinya itu tiba² menyemprotkan kearah Baju Pak Mentri Keuangan


" Aduh. Pak Mentri keuangan. Maafkan saya. maafkan saya. tolong jangan marah atau melaporkan saya kepada Tuan Besar " ucap Taris menyesal dan mengambil Kain Khusus anti Basah yg diberikan oleh Jonathan


Pak Mentri keuangan yg melihat bajunya secara ajaib itu menghilangkan basah bajunya sekejap mengkering dalam 30 Detik saja


"B-Maksud saya Tidak apa² Pak Taris. saya memaklumi tentang kompensisasi dari kami. saya sendiri yg menghitung matang kompensisasi saja sudah membuat saya hampir pingsan. Haha " ucap pak mentri keuangan tertawa guna mencairkan suasana


" Haha ya pak. Saya yg bawahan rendah ini hanya terkaget memdengar nominal seperti ini. mohon untuk tidak memberitahu hal tidak sopan anda kepada Tuan Besar " ucap Taris sangat menyesal tindakan itu walaupun itu tidak sengaja


' Tuan Besar? aku saja tidak mengetahui siapa itu ' Gumam Pak Mentri


" Tidak Perlu Khawatir. dan mohon tentang Kompensisasi ini segera anda bahas dengan Tuan Anda. Pak Taris " Usul Pak Mentri Keuangan


Taris langsung menyetujui usulan tersebut dan menelpon Jonathan. Taris keluar dari ruangan dan mengklik Nomor Tlpn Jonathan


📱Jonathan: Halo Taris. Ada apa? 'sambungan tlpn berhasil


📱Taris: Saya sudah menemui Pihak Mentri Keuangan Dan Beliau selaku perwakilan dari Pemerintah Pusat mengajukan Kompensasi sebesar 1.9 Kuadriliun. menurut Tuan bagaimana? apakah saya perlu bernegosasi?


📱Jonathan: Tidak Perlu. Saya menduga hal ini. Kamu pergilah Ke Rumah Lama saya dan masuk ruang kerja dan disana saya meninggalkan 2 Kuadriliun dalam bentuk Card Untuk kamu pakai sebagai kompensasi. dan Tolong kamu baca SMS saya Tentang mengajuan saya kepada Pihak Pemerintah setelah kompensasi ini terselesaikan.


Taris kaget dan tidak mengerti lagi dengan Tujuan arah pandang Tuannya itu. meninggalkan 2 Kuadriliun di rumah kosong itu benar² sungguh mengerikan


📱Taris: B--Baik Tuan


setelah itu jonathan menutup sambungan tlpn dan Taris menelpon bawahannya untuk segera mengambil Card yg berisi 2 kuadriliun itu setelah itu Taris masuk ke ruangan Pak Mentri


" Maaf Menunggu Anda Lama. pak Mentri " Ucap Taris sopan


" Tidak perlu sungkan. Bagaimana? apakah pihak Anda Menyetujui mengajuan kami ? " ucap Pak Mentri dengan Ramah


" Saya Taris selaku perwakilan dari Pusat JL Group Menerima kompensasi nya dan Kami juga mengajukan kembali kepada Pemerintah tentang beberapa hal " ucap Taris


Pak Mentri Kaget bahwa pihak mereka menyetujui 1.9Kuadriliun itu padahal dia mengira bahwa akan ada negosasi tapi kenyataan nya Tidak


" Mengajuan Dalam Bentuk apa. pak? Taris " Tanya Pak Mentri Penasaran


………………… TBC …………………


Bye