
sang istri terkejut ketika suaminya memberikan hal kelewatan. tunggu tidak logis? yang tdak logis adalah kamu!
"Mas. 1 juta per orang ditambah bahan pokok. bukannya itu berlebihan? orang akan mengira kita sombong nanti" kata Limea khawatir.
Jonathan paham akan keluguan istri nya tersebut
"Dek. niat baik mu adalah niat baik mas juga. kita harus serasi sebagai pasutri. Baiklah Mas Akan Kabarin seseorang untuk membantu" kata Aku Dengan santai
ada rasa malu yang dirasakan oleh Limea tapi ia juga merasakan senang & beruntung mendapati Suami yang bijaksana.
Jonathan mengambil HP nya dan keluar untuk menelpon.
Tuuut
Tuuuut
Tersambung
Jonathan: Halo Rasyid. saya butuh Bantuan Kamu. apakah kamu ada waktu luang?
Rasyid: Tentu Pak Jonathan. Apa yang anda butuhkan? saya akan mengusahakan
Jonathan: Saya mau kamu beli 10 Juta bahan pokok tapi dipisah-pisah ya. karena istri saya mau bagi-bagi masyarakat yang ngerayain. soal biaya tidak masalah. saya akan kirim kamu 250 Juta buat kamu beli apapun yabg terkaitan sembako atau kebutuhan masyarakat
Rasyid yang disebrang sana terasa kelu & bingung. seorang Manager Bank Express dperintahkan hanya untuk Beli Bahan Pokok? Ini sungguh Tidak lucu jika masyarakat luas mengetahui hal ini
Rasyid: Ba--Baik Pak
Sambungan Tlpn telah selesai dan Jonathan kembali untuk berdekat dengan istri nya
"Dek. Teman Mas sudah atur. bagaimana sambil menunggu kita kembali ke rumah lama. bagaimanapun kita sudah menitipkanya kepada seseorang dan kita harus jaga silahturahmi mereka" usul ku
Limea mengangguk dan lari ke atas kamar nya untuk bersiap-siap. Bagaimanapun Ia harus tampil cantik. karena apa? Make Up dan alat kecantikan Jonathan tidak tanggung-tanggung harus menelan 198 Miliar Rupiah hanya untuk membeli perlengkapan Mewah. dan makeupnya adalah brend ternama yang harus jonathan keluarkan sebanyak 10 juta. Limea memang senang dengan hal ini tapi ia merasa tidak enakkan dengan suaminya yang memanjaka dirinya dan malah mengambur-hamburkan uang tidak penting. Tapi Setiap limea menasehati suaminya tersebut selalu ada alasan untuk menggelakkan
"Itu tidak masalah. mau berapa miliyar pun agar kamu tetap harus cantik di mata mas" salah satu ucapan suaminya tersebut
2 jam kemudian
Limea selesai mandi & bermakeup an. ia menuruni tangga dengan Pakaian Baju Merah & Celana Jeans dan berkacamata sunglasses Hitam membuat Perempuan itu modis dengan cantik tapi gaya layaknya laki-laki
ini dia visualnya)
walaupun terlihat sederhana tetapi limea paham ia belum bisa menerima harta suaminya yang super kaya baru-baru ini. ia lebih memilih Menyimpan Miliaran Kartu tersebut apabila terjadi tidak diinginkan.
Limea menuruni tangga dan melihat suaminya tersebut tertidur
"Mas. Mas. Mass" Limea mencoba Menggoyangka Tubuhnya agar bangun
Limea mencoba membangunkan suaminya itu dengan berbagai cara. menggelitiki. Teriak kebakaran(palsu) atau pura-pura Jatuh tapi pria berumur 19 tahun itu tidak bergeming sedikit pun.
Limea memikirkan sebuah cara tapi tiba-Tiba pipinya bersemu memerah. Limea mendekat. makin mendekat. semakin mendekat demgan wajah suami nya tersebut
CUP
Sebuah bibir merah mendarat di bibir milik suaminya dan seketika mata Jonathan terbuka lebar
Limea yang mengetahui pura-pura menunduk saja dan langsung diam mengetahui suaminya tersenyum
"Haha dek. Mas udah bangun dari tadi tapi melihat kamu mencoba bangunin mas. jadi mas kerjain aja deh" kata Aku menjelaskan Tanpa Berdosa sedikit pun
Limea yang mendengar itu hanya malu. Itulah yang ia rasakan. tapi ada rasa lain di hatinya yaitu menyenangkan miliki suami seperti nya
"y--Yaudah Kita Berangkat" kata Limea tetap menunduk malu wajahnya
Jonathan hanya tertawa saja. Dirinya pun mengambil Kunci Lamborghini Aventador berwarna silver itu tersebut dari meja yang tidak jauh tempat jonathan tertidur
Dan keduanya
4 jam kemudian
Perjalan memang jauh tapi jika menggunaka LA(lambor Aven) ini hanya 4 jam itu sudah cukup cepat.
Jonathan memarkirkan Mobilnya di ruko. sebelum masuk gang. ia masuk ke ruko tersebut untuk izin parkir & Bayar sejumlah Uang parkir kepada ruko tersebut.
gak dapat yg mudah. anggap aja ini jonathan dengan style nya tanpa kumis lebat di dagunya)
Kedua pasangan ini tampak serasi. Cantik & Ganteng. adalah kesempurnaan bagi semua orang. banyak tetangga pasutri itu saling berbisik
"Bukannya itu Pak Jonathan & Bu Limea ya? kok gitu ya penampilanya agak mewah" Kata ibu yang perpakaian daster merah
"Ya itu benar bu. saya baru aja lihat dia kemarin beli kulkas dan bahan-bahan makanan lho. apalgi kulkasnya mahal gitu kelihatannya" kata perpakaia Daster oren
"Eh Apa bener bu? Kok bisa ya mereka cepet kaya nya. Apa jangan-" kata Bu daster merah tapi terpotong oleh seseorang suara perempuan"
"Bu Jamila. bu Tya. Istigfar. jangan menggosipkan orang yang tidak-Tidak" kata Ibu tersebut
bu jamila & bu Tya kicep bukan main karena yang memberikan Ceramah itu adalah Ustadzah
"E--Eh Bu Hafizha. Kita gak ngomongin orang ko. benarkan Ibu-ibu" Tanya Bu Jamila menggelak
Hafizha hanya menghelas Nafas. susah benar menasehati Jamila yang udah dicap sebagai raja gosip di kampung oleh para warga
"ehh bu jamila. itu yg digosipin datang" kata bu Tya.
Pasutri itu tersebut datang dengan wajah tersenyum.
" Ibu-ibu. Bagaimana kabar nya?" kata aku menyapa dengan sopan
"he. ada pak Jonathan & bu Limea. lama tidak bertemu. sudah 1 minggu lebih pindah. kenapa pindah? apa kontrakkanya habis?" kata Bu Jamila dengan nada sisnis
selain Raja Gossip bu jamila juga Ratu nyinyir & perkataannya pedas bagaikan ulekkan 5 biji cabai merah
"Hahaha. Bu Jamila bercanda nya memang lucu. gak bu. Saya & suami saya memang pindah karena puji Tuhan. Suami saya mendapatka rejeki untuk membeli rumah di kepala gading. jakarta Utara" kata Limea menjawab dengan Ramah Tamah
"baguslah kalau begitu. oh ya bu Limea saya hampir lupa. hidup bu limea udah mapan nih. bisa kali ya bayar hutang ibu limea ke saya 500k rupiah itu" kata Jamila dengan teranga²an
Limea yang mendengar itu sedikit menundukkan wajahnya. Ia tidak lupa dengan hutang piutangnya tapi setidaknya jangan berbicara hal itu didepan suaminya karena ia takut ada bertengkaran di ruamh tangga nya
"Dek. Apakah benar. kamu punya Hutang 500k ribu Bu Jamila?" Kata aku bertanya dengan lembut
Limea hanya mengangguk lemas. ia berharap suaminya tidak memarahinya. karena dlu kebutuhan pasutri selain pokok makanan adalah listrik. Limea hanya diberi 2.3 juta. belum lagi menutupi bayar uang kontrakan 1.3 juta per bulannya. ya walaupun murah tapi ada harga ada barang. rumah yang tak lebih seluas 3x6 itu dan Hanya ada kamar mandi 1. ruang makan tercampur dengan ruang Tamu. Dan iuran listrik setiap 6 bulan sekali harus bayar 1.5 juta. dan pada saat itulah terjadi kjadian Limea menghutang 500k ribu untuk menutupi iuran listrik.
jonathan dengan santai mengeluarkan Dompet Bellroy yang dihargai 1 Juta Rupiah saja.
Bu Jamila sedikit melihat beberapa uang kertas yang berwarna putih-putih
"Itu Kertas putih-putih apa? Pak Jonathan" kata bu jamila
"Oh ini?(sambil menunjukkan selembaran yang dipertanyakan) bukan apa-apa. hanya Uang Dollar Amerika saja. Oh ya ini uang bu Jamila. saya tambahkan 500k agar Mulut bu jamila bisa sedikit beli filter" kata Aku dengan tersenyum
" Hahahaha " semua orang mendengarkan ucapan jonathan tidak kuat untuk menahan tawa tapi memang lucu
Termasuk Hafizha yang tertawa mendengar Hal tersebut.
Dengan Perasaan Malu sekaligus marah. Bu Jamila mengambil 1 juta dari tangan Jonathan
"minggir" kata Bu jamila dengan nada emosi
… TBC …