
10 menit kemudian
Pesanan keduanya Telah datang. Manajer Yui dengan Anggun membawakan Pesanan kedua orang penting tersebut. Anggunnya Yui ingin mendapatkan perhatian Dari Jonathan Agar Karier nya tidak mentok dalam sebatas Manajer saja
"Tuan & Nyonya. Maaf Membuat Anda menunggu. makanan terbaik yang telah pesan kini siap dinikmati" kata Yui Dengan Menaruh sepiring Nasi Goreng untuk Jonathan
Piring lain diantarkan oleh pelayan.
"Terimakasih" ucap Limea
Manajer Yui & Pelayan tersebut hanya bisa menunduk lalu mundur perlahan.
Jonathan melihat makanan kegemaaran nya ini telah tersedia. Nasi Goreng Adalah saksi Bisu bagi dirinya dalam berjuang saat masa-masa Kuliah walaupun terhenti akan biaya itu tidak membuat Jonathan Lupa dengan Nasi Goreng yang dulu hanya ia mampu belikan hal ini.
ini visualnya)
Berbeda dengan Limea. Nasi Padang Rendang Adalah kesukaannya semenjak Menikah dengan Jonathan. setiap Pulang atau Mencari pekerjaan Jonathan menyisihkan sisa untuk Limea dapat makan yang lebih bergizi & nikmat. Limea menjadikan Nasi Padang Rendang Adalah Makanan Favoritnya.
Jonathan sudah memulai makan Akan Tetapi ia bingung melihat istrinya Tidak Menyentuh Makanannya. Jonathan menaruh kembali Alat makannya dan menatap istrinya
"Dek. Kenapa Ngak DiMakan Nasi Padang rendang nya? Apakah tidak enak?" kata Aku bertanya penasaran
Limea Menggeleng kan kepala nya
"Mas. Adek hanya memesan Nasi Padang Rendang saja. Mengapa Ada Tambahan lainnya seperti Telur dan sambal Merah? Adek kan tidak memesannya" kata Limea dengan Pelan
Suara Limea yang pelan karena Ia Takut suaminya akan marah tapi Limea melihat suaminya malah tersenyum dan membuatnya ia bingung.
"Baiklah. Mas Ambil Sambal Merah & Telur nya juga. jadi sisanya Kamu makan saja. Tidak masalahkan Dek?" kata Aku bertanya dengan senyum
"Tidak masalah Mas" balas Limea dengan senyum.
Manajer Yui Melihat itu sedikit bertanya-Tanya mengapa Telur & sambil dari Nyonya Limea diambil? Apakah Dia Alergi?
'Apa Nyonya Limea Alergi? Duh bagaimana ini' Gumam Yui Panik
Yui Panik dengan Apa Yang Terjadi Ia Takut Alerginya Limea Dapat menyebabkan Kariernya Berakhir. Tanpa Perpikir panjang kembali tentang apa yang harus Manajer Yui Lakukan Maka dirinya menyambangi Meja Kedua orang Penting tersebut
"Permisi Tuan & Nyonya. Maaf kelancangan & Gangguan selama Anda Menikmati Hidangan Kami. tetapi saya melihat dari jarak Jauh dan ingin bertanya apakah Nyonya Limea Alergi atau memiliki pantangan tentang sambal merah & Telur yang kami sajikan dalam menu Nasi Padang Rendang ini?" kata Yui bertanya
Limea yang hendak menyuap Nasi Padangnya tersebut terhenti ketika Manajer Yui datang & bertanya tentang kondisinya
"Tidak Ada. Hanya saja Istri saya maunya nasi padang Rendang tanpa tambahan lainnya. Dia Tidak ada pantangan tentang hal itu semua" kata Aku menjawab dengan Ramah
"Benar Apa yang dikatakan suami saya. Nasi Padang Rendang tanpa Adanya tambahan apapun Adalah Makanan kesukaan saya semenjak saya menikah dengan Suami saya. Suami saya selalu membelikan saya nasi padang rendang pada 4 tahun yang lalu. setidaknya suami saya memberikan nasi padang rendang ini setiap 1 bulan. tapi entah kenapa Saya menjadikan Hal ini sebagai favorit. Tapi yang saya tahu Bahwa suami saya Tulus memberikan Makan tersebut kepada saya" kata Limea yang mulai bercerita sedikit tentang kesukaannya tersebut
Jonathan Yang Melihat pengakuan istrinya sedikit terpukau & Sungguh menyenangkan Hati ini mendengar kannya
"Oh Baiklah saya paham. sekali Lagi Mohon Maaf Apabila saya menganggu. Saya Permisi" kata Manajer Yui menunduk lalu pamit perlahan-lahan.
Jonathan & Limea sedikit melongo dengan Tindakan Manajer Yui. Sedikitpun ia tidak mengerti apa yang Manajer Yui Inginkan
15 menit kemudian
jam menujunkan waktu 6:45 yang artinya sudah 1 jam 45 menit mereka berada di Resturant tersebut. Mereka telah menyelesaikan makanan dalam 15 menit saja.
"Bagaimana Dek? Enak?" Tanya aku sambil menggelap Mulut ku dengan Tisu
"Enak Mas. sering-sering ya Kita kesini apabila ada waktu" pinta Limea dengan mata membinar
"Tentu. Tidak ada yang lebih bisa ku nikmati kecuali bersama mu. Dek" kata Aku tersenyum
Limea tersenyum sekaligus memerah pipinya mendengar Perkataan manis dari suaminya
"Sebentar ada sesuatu di pipi mu" kata Aku
CUP
Jonathan mencium pipi Limea juga mengambil sebutir nasi yang menempel di pipi yang memang berdekatan dengan Bibirnya Limea.
Limea merasakan dicium dan sedikit ada jilatan dipipinya membuat ia Malu & Merah sempurna lah pipi Limea dibuatnya
"A--Ayoo K--Kita Pulang" kata Limea dengan Malu.
Jonathan Yang melihat hal itu. Hanya bisa terkekeh melihat tingkah istrinya tersebut.
"Tidak bisa Begitu. Katakan saja billnya. kami disini datang sebagai Tamu yang membeli makanan bukan sebagai Tamu Terhormat dengan Jabatan" kata Aku menolak
"Mohon Maaf Tuan Jonathan. Bagaimanapun Anda juga memiliki Resturant ini. tidak tahu & Rendah kami jika kami juga memungut Bill dari pemilik Resturant ini" kata Manajer Yui
"Jika saya Memang Pemiliknya segera gesek kartu ini untuk membayar makanan saya & istrinya saya. Saya tidak mau ada menolakan lebih Lanjut atau saya pecat kamu" Ancam Aku dan tangan ku masih setia di udara dengan mempegangi kartu Blue Diamond Card
Mendengar Ancaman Dari Jonathan Membuat bulu berdiri ngeri-ngeri sedap yang dirasakan oleh Yui
"B--Baik Tuan. Saya akan melakukannya" kata Manajer Yui dengan Takutan lalu mengambil Mesin DC.
"S--Silahkan Tuan" kata Yui
Jonathan Menggesek Kartu Blue Diamond Cardnya tersebut.
Ting! Pembayaran Berhasil
mesin Atm itu bersuara dengan lembut.
Total Makanan yang dihabiskan Adalah USD$ 182 Dollar ( 2 Juta Rupiah ).
Jonathan & Limea lalu bangkit dari kursi dan menuju Lantai Bawah dan Dibawah pun juga masih ada Wartawan yang setia menunggunya
'Apakah Mereka tidak pernah Bosan menunggu seseorang?' Gumam Ku.
"Hey Lihat itu. Mr.Jonathan & Mrs.Limea telah selesai. Ayo cepat Kejar sebelum mereka naik mobil" kata Salah Satu Juru Kamera
sontak membuat wartawan lainnnya mendengar itu langsung menyerang Jonathan & Limea Bagaikan semut menemukan Permen di lantai.
"Mr.President. Makanan Apa yang anda nikmati selama berada di restorant IFI?" Tanya Wartawan Pria Dari Stastiun TV Bernama AMT(America independen TV).
"Mr.President Bagaimana menurut tentang kasus Laras & Michael Yang Desas Desusnya mengkaitkan Anda karena Anda memberi Perintah Langsung kepada FBI" kata Perempuan Berlogo ANN Merah.
Jonathan bungkam Dengan Hal tersebut. Ia Tidak Terpikirkan bahwa Wartawan mendapatkan Sumber Tersebut.
"Saya Tidak memberi Perintah Kepada FBI pada apapun FBI Melakukan Tugas nya dalam Menjaga keamanan Nasional Amerika" kata Aku
Jonathan tidak pernah untuk jujur apabila itu perihal Perintahnya langsung atau Sebuah Informasi Kenegaraan. ada dimana Sebuah Informasi tidak harus diberitahu secara Umum.
wartawan Perempuan Berlogo ANN merah itu Tidak senang Apa yang jawaban ia terima dan Wartawan Perempuan ANN tersebut perpikir bahwa president menyangkal hal tersebut.
Jonathan Memberi Kode mata Kepada para secret Service nya untuk segera mengeluarkan dirinya & Istrinya dari sini.
Secret Service mengerti kode mata dari Presidentnya. Secret Service lalu bergerak untuk membuat Para Wartawan mundur perlahan untuk memberikan Ruang
"Mr.President. Bagaimana Tanggapan Anda tentang Keluarga Pelaku yang meminta meringanan Hukukaman atas apa yang dilakukan Anak nya" kata wartawan Pria Yang Berlogo NAI(News America International) sambil berjalan & menodongkan mic kepada Jonathan
"Itu bukan Yuridiksi saya dalam hal kasus tersebut tapi saya juga tidak dapat memberi opini terhadap kasus ini dan juga bagaimanapun. Korupsi & mencucian Uang Tidak dibenarkan juga mereka korupsi diatas Uang Kerjasama Pemerintah Federal & Pemerintah Indonesia. Mungkin Pemerintah Federal tidak akan mentoleransikan kepada pelaku atau memberi Keringinannya. Dan saya yakin tidak bisa ikut campur dalam kasus ini" kata aku menjelaskan lebih detail.
Jonathan sedari dulu selalu tidak bisa mentolerir siapapun melakukan tindakan Korupsi dan Dirinya menganggap mereka adalah orang yang tidak tahu diri.
setelah menjawab Apa yang dipertanyakan wartawan sebelumnya kini Jonathan berjuang untuk masuk ke mobil.
Manajer Yui sedari diam karena ketakutan kini Berlari menuju Pintu kebawah dan melihat ribuan Kamera & wartawan yang mengurubungi Jonathan & Limea.
Yui Menarik Nafas perlahan lalu
"T--T--Terimakasih Telah Berkunjung di Resturant Kami. Tuan & nyonya" Teriak Manajer Yui walaupun dirinya ketakutan dalam bersuara.
Jonathan yang mendengar itu hanya tersenyum lalu masuk Ke mobil.
Jonathan berhasil pergi bersama Secret service yang membuntutinya.
sementara Kini Manajer Yui lah yang dikurubungi oleh para wartawan
"Nona. Bisa katakan kepada Kamera. Apa saja yang dipesankan oleh Mr.President? dan Berapa Total biaya Pesanan mereka?" kata Wartawan Perempuan Berlogon ANN Merah tersebut.
Pertanyaan wartawan perempuan itu mewakili setiap wartawan lainnya
"Mr.President & Mrs.Limea. hanya memesan Nasi Goreng & Nasi Padang(Yui menyebutnya dalam bahas inggris) dan total mereka hanya sekitar $182 Dollar" kata Manajer Yui dengan Jujur
setiap wartawan tercengang dengan Nominal $182 Dollar Adalah Gaji Mereka selama Setahun. Dan Nona didepannya berkata Hanya $182?
… TBC …
Bye