MR.POLITIK

MR.POLITIK
Alasan Ekonomi Dunia Hancur - Rich Crazy ( 1 )



"sungguh kamu tidak mengenali ku? " Dewi


Jonathan yang melongo pun melirik ke wajah nya dan akhirnya diri nya ingat


Dia Dewi Lisc. Dewi yg pernah menyelamatkan hidupnya dari kematian karena menyelamatkan limea tepat nya di 2003.


" Bbb---Bukannya kmu adalah Dewi Lisc yg pernah Menyelamatkan ku? " tanya ku


Dewi Lisc itu bertepuk Tangan dengan senyuman


" Haha. Kamu benar. Ternyata ingatan mu sejak 5 tahun dirimu mati lalu hidup kembali(mati suri) " Tawa Dewi Lisc.


Jonathan hanya tersenyum malu dan baru ingat pertanyaan yg harus ditanyakan


" Lalu mengapa aku bisa ketemu dengan mu? " Tanya ku


" Aku memanggil mu karena aku ingin bertanya. apakah Dirimu Puas dengan system ku ciptakan saat aku menjanjikanMu pada 5 tahun lalu? " Dewi Lisc Bertanya


Jonathan Mengangguk dan dewi lisc menyetikkan jarinya dan muncul sebuah kursi lalu Jonathan duduk di kursi itu


" kamu tahu. Dewi Lisc. Adanya system di diriku membuat semua orang bertekuk lutut pada Nama ku. tapi kenyataanya harta yg ku punya seperti sampah karena aku tidak menikmati perjuangannya. akan tapi juga aku tidak mau miskin yg direndahkan oleh orang lain. terkadang menjadi manusia miskin seperti aku akan salah. mungkin? " Ucap aku


Dewi Lisc Hanya tersenyum


" Aku tidak peduli apa yg kamu marahkan. tapi kenyataannya adalah. Dunia mu bukan lah dunia sihir. tapi uang lah kekuataan sesungguhnya di dunia mu itu. masalah kamu tidak menikmati nya kamu dapat membuang nya atau memberi perintah pada bawahan mu disana. tapi aku memanggil mu karena kamu terkena melanggaran SYSTEM dan aku yakin kamu tidak mengetahui " kata Dewi lisc


Jonathan hanya mengernyitkan alis nya. ia bingung apa yg membuat nya menjadi seorang pelaku?


" apa kesalahan ku? " tanya ku polos


Dewi lisc menjetikkan jarinya sekali lagi dan muncul sebuah Tv yg menayangkan sebuah Video


" kau lihat. setelah kamu dipuncak semua kekuasaan dunia seperti berada dipihak mu. tapi kamu terlalu tinggi hingga tidak melihat bahwa kemiskinan dimana². kelaparan merajela dan inflasi. sementara keuangan mu yg begitu naik. uang kau pegang begitu sangat naik. sehingga banyak negara yg ingin perbaiki ekonomi mereka dengan bekerja sama dengan mu. tapi kamu begitu Sombong " ucap Dewi sedikit marah


" Katakan kepada ku. kenapa kamu melakukan ini? " ucap Dewi bertanya


Jonathan hanya menunduk malu dan menghelas nafas


" sebenarnya aku dendam dengan perusahaan² Bank yg bermodelkan pinjaman tapi entah mengapa system memberiku 250 ribu bank seluruh penjuru dunia. Dan aku mendapatkan kesempatan itu untuk membalas dendam. dendam apa yg ku miliki? dendam ketika orang tua ku belum sanggup membayar hutang mereka dan ketika mereka meninggal segera mereka mencari ku dan aku di kejar² habis²an olehnya. dan istri ku pun aku larang dia untuk membuka pintu rumah pada saat aku miskin. tapi ketika aku mendapatkan system tanpa ku sengaja atau disengaja(entalah) aku pun membayar semua hutang piutang dari Keluarga ku dan setelah aku membayar. perusahaan itu pun aku dendamkan " ucap Aku menjelaskan perkara


" Tapi Ibu mu berhutang tapi tidak bisa membayar bukannya itu tidak apa? " ucap Dewi sedikit memprvokasi


Jonathan amat lah sangat marah.


" brengsek. Apa kamu kira nyawa dapat di beli dengan Nyawa? apa kah kamu tahu? lebih baik aku membuang kekayaan ku dan bisa hidup bersama orang tua ku " ucap Aku dengan kesal


Dewi itu kembali duduk di kursi tahtanya


" Aku tidak tahu jalan yg kamu pikirkan. Tapi kata ku adalah kebenaran. aku mengatakan emang berdasarkan fakta. bukan? " tanya Dewi


" Lalu apa? jika orang tua ku meninggal mengapa mereka tidak melupakan hutang mereka malah mengejar aku dan istri ku? " ucap aku


" Apa kamu tahu? Mengapa Orang Tua mu Meminjam uang kepada mereka? " ucap Dewi


" Aku tidak tahu " Ucap aku acuh tak acuh


Dewi menampilkan layar lagi


" Aku akan menampilkan sebuah cuplikan pada 1 bulan setelah kepergian mu ke kota karena melanjutkan studi mu


Di video itu berisi cuplikan Orang tua dari Jonathan:


Ibu: Pak. Beras sudah habis lho.


Kelihatan Wajah Ayahnya Jonathan yg begitu murung dan memberikan Uang 10 ribu


Ibu: Baik Pak. ibu coba nego ke warung bisa tidak beli beras nanti buat kita berdua


pak: Ya bu. Yaudah bapak berangkat cari Kerja di sekitar sini. Ibu hati²


terlihat Ibu Jonathan yg segera ke warung.


Ibu: Permisi bu.


Pemilik Warung: Ya bu. mau beli apa?


Ibu: Ini bu. saya ingin beli beras tapi uang saya hanya 10 Ribu saja


Pemilik Warung : Baik bu. Itu cukup ko


pemilik warung mengambil setidaknya 2 kantong beras yg masing² 500 liter


Ibu jonathan kaget melihat hal itu


Ibu jonathan: M--maaf bu. Tapi uang saya hanya 10 ribu saja


Pemilik warung tersebut hanya tersenyum


Pemilik Warung: Bu. ini bukan saya yg memberi. Tapi Allah. Tuhan saya yg memberikan Beras ini kepada ibu. Melalui Tangan saya. dan ini Dari Allah(memberikan Lauk pauk) dan saya mohon di terima


Ibu Jonathan menangis tersedu²


bu jonathan: Bu. izinkan saya memeluk anda.


Pemilik warung itu keluar dan memeluk ibu jonathan yg masi terharu.


Bu jonathan: Terimakasih ibu terimakasih bu (ibu jonathan ingin mencium kaki pemilik warung


Pemilik warung dengan sigap mengangkat tubuh jonathan


Pemilik: Bu jangan begitu. saya mohon. Tolong Jangan seperti itu.


Bu: Bu terimakasih. Saya tidak menyangka hal seperti ini. tapi bu. saya dan ibu memiliki kepercayaan berbeda mengapa ibu memberikannya kepada saya?


Pemilik Warung pun hanya tersenyum


Pemilik Warung: Tuhan Saya tidak memilih² siapapun itu bu. kita sesama manusia saling berbagi dan Tuhan saya memberikan Rejeki Ibu Juga dari tangan saya. walaupun ibu berbeda kepercayaan nya dengan saya.


Ibu Jonathan Terharu sangat terharu.


Bu: Terimakasih sekali lagi. saya izin pamit ya bu


Pemilik Warung juga sempat memberikan uang sekitar 1 juta kepada Bu


Ibu jonathan: Tidak bu. tdak usah. saya ini cukup untuk yg diberi ibu


Pemilik warung: Tidak apa2 bu. pakailah bu. saya mohon untuk ini karena ini datang dari saya pribadi


Ibu Jonathan: Ba--baik bu. saya terima. sekali saya berterimakasih atas semua ini. saya akan datang nanti setelah suami saya mendapatkan bekerjaan


Pemilik warung hanya tersenyum


hendak ibu jonathan pergi. pemilik warung menyampaikan


Pemilik warung: Bu. Jika ibu sudah pergi dari sini. jangan menengok ke belakang ya. saya mohon kepada ibu


………………… TBC …………


Bye