MR.POLITIK

MR.POLITIK
Terjebak



Jonathan melarikan diri dari gedung dan setelah pelaku penembakan sniper itu ditemukan oleh FBI & Secret Service dalam keadaan pingsan tanpa ada satupun peluru yang membekas. dan pelaku tersebut dibawa untuk segera di interogasi


Jonathan menggunakan skillnya untuk mengganti penampilan(pakian) nya agar terlihat seperti orang biasa supaya tidak ada kecurigaan jika presiden 2.


Sementara itu


Rasyid mengamankan Wiguna yang berperan sebagai President dan dirinya dibawa kembali ke gedung putih agar lebih aman. Rasyid masih mengkhawatirkan tentang Jonathan yang belum memiliki kabar dan kebingungan Dalam melacak Jonathan. secara otoritas dalam pemerintahan Rasyid hanya berada di ruang lingkup kepresidenan tanpa bisa menggerakkan sebuah pasukan maka dari itu Rasyid memilih tlpn rahasia melalui pasukan Perusahaan JL Group untuk mencari segera Founder mereka yang menghilang. Ceo dari JL Group pun menanggapi hal itu dan langsung menggerakkan berbagai pasukan tapi dalam jumlah yg tiada orang tahu bahkan sekelas pemerintah atau agent negara.


-sisi Jonathan.


Jonathan kini berada di sebuah Restorant yang tidak jauh dari tempat nya itu. dirinya masi penasaran apakah ada musuh yg dalam selimut yg akan segera membuka selimut mereka.


**Treeng


treeng**


sebuah TV Menyiarkan sebuah kejadian Berita Tentang Penyerangan President AS Yang dimana juga jonathan melihat berita itu sudah sampai ke kancah internasional. Forum² sudah dimulai tentang spekulasi tentang Presiden yang menyinggung siapa dan siapa yg menyinggung pemerintahan AS. Jonathan juga melihat ada nya berita cepat tanggap dari Gedung Putih yang melalui Rasyid membantah tuding²an media media atau forum yg mengenai presiden mereka yg menyinggung orang² atau sejenis nya


' Penyakit Demokrasi ' gumam ku


" Permisi Tuan. anda ingin pesan apa? " kata Waiters bertanya


" Berikan saya sebuah nasi & Ayam. Apakah itu bisa? " kata aku memesan sambil berusaha menutupi wajah ku


" Baik. Satu Nasi & Satu Ayam(mencatat) apa ada hal lainnya? tuan? " kata Waiters bertanya


" tidak untuk saat ini. terimakasih " kata aku yang masih berusaha menutupi wajah ku


waiters itu pun berkata untuk jonathan menunggu pesanan nya dan Jonathan hanya membalas dengan sebuah anggukkan.


Waiters itu menemui manajer nya


" Pak. Seperti ada yang aneh dengan pelanggan itu " kata Waiters


" Apa maksud mu Aneh? shinta? Tidak baik menjelekkan Pelanggan. Cepat Kerja kembali " Titah Manajer


" Pak. Dengarkan dulu. saat saya melayani dia untuk mencatatkan pesanan. pelanggan itu berusaha menutupi Wajah nya itu " kata shinta sang manajer


" Shinta. sudah saya katakan. Jangan Menganggu Privasi pelanggan. itu hak mereka. mungkin wajah yang tidak enak dipandang atau semacamnya. cukup. biarkan saja pelanggan itu makan tenang. asal dia membayar. itu tidak menjadi masalah. Kembali Bekerja ! " Titah Manajer


Shinta pun hanya menunduk saja dan dalam dirinya kemungkinan dirinya terlalu mencurigai seseorang dalam bentuk tindakan apapun.


Jonathan yang tidak jauh dari obrolan itu tetap bisa mendengar itu tapi dirinya tidak mempedulikan Apapun itu


5 menit kemudian


shinta sang waiters kembali dengan membawa pesanan yang diminta oleh jonathan


" Tuan. Ini Pesanan Anda " Kata shinta menaruh makanan Jonathan


" Terimakasih " kata aku kepada sang waiters


Jonathan sambil melihat keadaan di luar restorant dan beberapa suap makanan sudah ada di perut Jonathan sehingga ia melihat ada serogombolan mobil datang. jonathan yg mengetahui itu pun langsung untuk mengeluarkan uang dari dompet nya dan menaruh uang di Meja walaupun makanan nya belum semuanya habis


Dooor


Doooor


Dooor


orang² di mobil itu menembaki Kaca restaurant yang membuat para pelanggan lain berhamburan kemana²


Jonathan keluar dan mengambil Pistol nya yang tentu nya sudah dipersiapkan


Dooor


Dooor


Jonathan membalas Tembakkan itu dan mengenai musuh


Jonathan kesal sepertinya ada sedikit golakan rencana yang ditentukan nya. mau tidak mau dirinya harus bertahan


Door


Dooor


Musuh terus menembaki hingga membabi buta sehingga ada beberapa tembakkan yang mengenai warga sekitar


' Sial ' Gumam ku


Dooor


Dooor


Jonathan mulai membalas tembakkan yang akhirnya mengenai salah satu musuh nya


" menunduk kalian " Titah Komandan Musuh


Kedua belah Pihak saling menembak dan terkadang peluru² itu hampir terkena masyarakat sipil


seseorang warga setempat mengambil Handphone nya dan merekam untuk beberapa menit dan setelah dirasa cukup direkam dirinya menelpon 911


Operator: This 911. what is your emergency?


Masyarakat: Halo. Tolong kami. Kami Terjebak diantara dua pihak yang melakukan sebuah baku tembak


Operator: Ma'am. mohon lokasi Anda berada?


Masyarakat: Arlington tidak jauh dari pemakaman dan di sebuah restorant JL Arlington Food. Mohon segera mengirim unit kepolisian


Operator: Ma'am mohon tenangkan Pikiran Anda. saya akan meneruskan Laporan Anda ke tempat kantor polisi terdekat sana. Mohom bersama saya & jangan Panik


Operator 911 pun langsung menghubungi pihak kantor pusat dan kepolisian yang kemungkinan dekat dengan TKP


Sementara itu di gedung putih


" Rasyid. Bagaimana Keadaan Tuan Jonathan? sampai saat ini dirinya belum kembali " tanya Wiguna dengan khawatir


" kamu juga harus membantu bukan? jangan membuat saya panik berlebihan " kata Rasyid


Rasyid menggunakan segala cara nya untuk mencari Jonathan. Rasyid juga menghubungi Taris yang kini tinggal tidak jauh dari Gedung Putih dan menceritakan hal tersebut kepada Taris melalui tlpn rahasia


Taris: Jika Tuan Jonathan Mati di Tangan Musuh. kamu lah yang aku bunuh atas kematian Tuan ku


Rasyid: Tuan mu saja? Beliau Juga Tuan ku. lebih baik Membantu ku daripada nafsu membunuh ku


Taris: Baiklah


Taris menggunakan Kekuasaan nya sebagai Pemimpin Tim Cyber service tertinggi Milik JL Group Di Amerika sana dan mencari segala penjuru TKP menggunakan CCTV


" Tuan. Saya Baru saja mendapatkan sebuah Cctv & Dialog antara 911 dengan warga setempat mengenai Baku Tembak. Kemungkinan orang ini adalah orang yang Anda cari " kata Salah satu orang dalam Tim Cyber


Taris Mendekati orang tersebut dan melihat dari cctv dan seksama tentang orang itu yg berlindung di tembok yg menggunakan Pistol ditangannya


" Benar. Kamu Pantau dia. katakan apapun yang dilaporkan. saya akan meminta teman saya menelurusi itu " titah Taris


Taris Menelpon Rasyid kembali dan mengabarkan bahwa Tuan mereka tidak jauh dari Arlington & terjebak di kondisi yang sulit


Rasyid: sial Berani² nya mereka mencoba membunuh Tuan ku


Taris: Dia bukan Tuan mu saja. Dia Tuan Kita semua. Bodoh !


Taris pun menutup tlpn nya dan kembali melihat situasi


… TBC …