
Jonathan dengan setelan jas biru dan kacamata aviantor glasses berwarna biru siap melangkah pergi.
Jonathan menuju ke mobil dengan diiringi oleh pengawal pribadi nya. Pengawal pribadi berjumlah 190. Yg bertugas di lapangan sebanyak 30. dari berbagai negara dan jonathan mendapatkan itu 4 tahun silam kini mereka sudah bersama jonathan selama 4 tahun 5 bulan lebih. dan juga mobilnyg sederhana tapi dilapisi dengan kemewahan didalamnya. seperti pelindung dan bar kecil juga ac yg siap memberikan udara sejuk didalam mobil.
" Jalan " Titah Seorang bodyguard yg disamping pak supir.
Rumah Mewah nya yg dulu sepi hanya seorang Satpam yaitu asep. Kini sudah berganti jabatan menjadi kepala Boydguard miliknya. dan rumah nya kini sudah dipenuhi oleh Bodyguard yg bersiap layaknya tentara militer yg memperangi musuh.
Jonathan keluar dengan mobil Dinas nya itu dan diiringi mobil hitam belakang dan didepan. Mobil Jonathan ditengah² konvoi pengawalan nya tersebut.
Agenda Jonathan Hari ini adalah melakukan seminar tentang kesuksesan. sebenarnya jonathan malas mengikuti seminar ini karena sebagian hidupnya dibuat kaya oleh Lisc dan sebagian kecil adalah dirinya tapi Lisc memaksa nya untuk mengikuti dan lisc akan memberikan text untuk dirinya mengatakan di seminar tersebut.
" Tuan. Apakah Anda ingin mampir ke sebuah tempat terlebih dahulu? jadwal anda masi 2 jam sebelum seminar itu dimulai " tanya asep yg kini menjadi kepala Bodyguard.
" Sep. apa kamu ingat 4 tahun silam kita pernah makan dipinggir kolam? " Tanya ku
Asep tidak menjawab tapi otaknya mencoba mengload kejadian 4 tahun silam lalu dan baru beberapa menit dirinya mengingat
" Ah Ya benar Tuan. saat itu Nona sedang hamil Besar dan Nona tidak dapat membuat anda makanan. sehingga Anda mengajak saya untuk makan bersama Di pinggir kolam di taman. tapi kenapa Tuan bertanya demikian? " Tanya Asep kebingungan
" Asep. Kau dan Aku. adalah Teman walaupun secara resmi kamu adalah bawahan dan aku atasanmu. tapi Aku tidak dapat membantah bahwa kau lah yg telah mau menjadi teman ku. aku bertanya demikian karena aku mau kita mengulangi saat kita makan di 4 tahun. aku sudah kangen waktu kita bersama santai. sep. kamu adalah orang yg berani menurut saya " kata aku memuji asep
asep hanya menggaruk kepala nya yg tidak gatal itu tapi dirinya senang bila dianggap Teman atau sahabat oleh Tuan nya itu
" sungguh kehormatan saya. Tuan Jonathan. hehehe " kata asep dengan terkekeh
dan juga jonathan tertawa melihat tingkah bodyguard yg merangkap sebagai tenannya itu
" pergi ke bovilae park " Perintah ku kepada supir
asep melakukan komunikasi dengan Headset HT Talk di kupingnya itu
(gini deh visual saat asep gunakan Headset HT nya)
"rencana kecil. bersihkan Area taman Bovilae park dari ancaman dan sebagai nya. Tuan ingin bersantai di taman tersebut tapi tuan tidak ingin kalian mengusir para pengunjung lain maka bersikap lah normal dan mentralisir seluruh ancaman. mengerti? " titah Asep di alat komunikasi
" Baik. Tuan Asep " Tim Netralisir merespond perintah Dari Asep.
sebuah mobil putih berjalan dengan cukup cepat. yap itu tim Netralisir yg sudah harus sampai di lokasi tujuan sebelum Jonathan dan rombongan berkunjung.
2 menit kemudian
Jonathan memberi perintah untuk tidak menurunkan di depan taman. tapi dirinya di diturunkan di sebuah basement milik Jonathan. dan para bodyguard yg lain ada yg berada diatap gedung menggunakan sniper. ada yg perpura² sebagai pengunjung. ada juga ada yg perpura berjualan es krim. Dan juga ada mobil van yg dilengkapi komputer canggih yg mendeteksi hawa keberadaan Tuan. juga terdapat koper yg berisi golongan darah milik Jonathan jika sewaktu² dalam bahaya.
Kedua pria tersebut dengan tersenyum dan bergembira. dapat melakukan nostalgia nya karena saat 4 tahun silam. tempat ini adalah tempat dimana dirinya tidak di beri masakan istri nya untuk pertama kali. haha.
" Tu- " Asep ingin berkata tapi terpotong oleh Jonathan
" Panggil nama saja sep. kalau kita tidak bersama yg Lain " jawab aku
" Baiklah. Jo. masi ada 2 jam 19 menit lagi. apa yg kamu ingin lakukan ? " kata asep bertanya
Jonathan memutarkan pandangannya dan terlihat ada penjual kentang goreng gerobakan di pintu gerbang masuk Taman
" Sep. tolong kamu belikan Kentang Goreng yg ada di depan pintu gebang taman itu " kata ku sambil menunjuk pintu
" Baik. Jo. kamu tunggu disini dulu " Kata asep segera berdiri.
Sedikit menjauh dari Jonathan. Asep meminta para pengawal timnya untuk Kentang Goreng yg udah dinetralisir dan siap untuk di makan oleh Jonathan.
" Baik Tuan Asep " Tim Juru masak.
Tim Juru masak itu diseleksi oleh pengawal keamanan demi masakan mereka itu aman dan tidak mengandung berbahan bahaya yg nanti akan dimakan oleh Jonathan. Tuan yg berpengaruh itu
Asep sengaja melambatkan perjalanannya guna Tim Masak bisa segera cepat memasakan Kentang Goreng yg dilumurin dengan mayonese & sambel ringan.
1 menit kemudian
Asep sudah mengambil masakan kentang goreng fresh dari Tim Juru masak dan makanan tersebut sudah dinyatakan aman di komsusi. setelah mendengar itu asep lalu segera mungkin untuk kembali.
" Napa lama sep? " Tanya aku yg sudah menunggu 1 menit
" Anu. Jo. biasalah rame. harus ngantri. oh ya nih kentang goreng mu " kata Asep sambil memberikan kentang goreng milik jonatham
" Oh yah. makasih " Kata ku sambil mengambil kentang goreng miliknya
sebenarnya jonathan tahu apa yg dilakukan oleh asep. tapi dirinya tidak memberitahu karena apa yg dilakukan asep adalah mencegah dirinya dari hal yg berbahaya.
" krak krik. gk nyangka ya sep. 4 tahun silam pmasalah itu selesai dan istri ku yg saat itu juga sedang hamil besar eh malah kita disini sambil makanan Apa ya dulu itu duh lupa " kata ku dengan mengunyah kentang goreng sambil nostalgia ria
" Kamu bisa aja jo. Memang tempat ini walaupun sebentar waktu itu tapi bagi aku. memang lah berharga. sejak kecil tidak ada benar² teman murni bagi kehidupan ku. semenjak kamu merekrut ku sebagai satpam dan dinaikan sebagai bodyguard. saya sekarang memahami jalan manusia yg sesungguhnya " kata Asep sambil memakan kentang goreng nya
… TBc …
Bye