
mark & Avarane berkumpul dikarenakan mereka berdua memiliki rencana yang mungkin dapat melengserkan Jonathan sebagai Presiden
"Mark. Rencana mu memang bagus. tapi kamu tahu bahwa yg membantu kita adalah para oligarki & Politikus. rencana mu ini seperti mencoreng nama mereka. bagaimanapun kita harus bisa berusaha menyingkirkan orang ini tanpa ada yang tahu bahwa kita yg melakukannya " kata Avarane Menolak Rencana Dari Mark
" Lalu Apa kamu punya rencana? " mark Bertanya
" Aku punya. ini rencana terbangun atas inteligen ku berhasil dalam menyusup gedung putih. akan tetapi siang nantinya. sih bedebah itu akan berkunjung ke pemakaman sahabatnya Yang meminggal 1 bulan lalu pasca pelantikan " kata Avarane menjelaskan
Avarane lalu menjelaskan sambil menggelar sebuah peta besar yg seakan² peta ini menggambarkan situasi di lapangan
" Lihat (avarane memerahkan sebuah bangunan di peta) ini. ini Adalah Hotel Yang terletak tidak jauh dari situasi Pemakaman. antara 2.475 meter Dari Hotel Dan kuburan tersebut. setidaknya orangku dapat dapat melakukan aksi nya dengan sebuah sniper " kata Avarane menjelaskan
" Tapi ini menjadi terkendala. Di sekitar pemakaman Ada pepohonan yang Menutupi Akses sniper. Bagaimana pendapat mu? " Tanya Mark
Mark seperti nya Tahu dena peta yang menjadi aksi loncatan ini.
Bukan Avarane jika menjelaskan tanpa jawaban. tentu dirinya memiliki nya
" Pohon disana tidak setinggi Burj Khalifa bukan? Jadi apa yang di permasalahkan. Lagi Pula Hotel ini memiliki 5 lantai. dan orang sniper ku bisa aku taruh diatas atap itu. Jadi kau tidak perlu risau " kata Avarane
" Benar Apa yang kamu katakan. Avara. akan tetapi ini juga bahaya. jarak lantai 5 ke lantai 1 butuh sekitar 2 menit. dan dalam 2 menit pasti kemungkinan Tim keamanan sudah mengepung untuk menangkap dan ini akan menyebabkan Nama kita terbongkar " kata Mark
" Benar apa kata mu akan tetapi inilah cara yang menurut kita berhasil. pengamat ku mengatakan bahwa dia akan segera pemakaman pada siang hari ini. sebaiknya kita tidak perlu menunda " kata Avarane.
Mark Yang mendengar Avarane memang sedikit Ragu akan Tetapi rencana ini sudah di kejar oleh waktu. hanya kesempatan satu kali saja Sih bedebah itu tidak di kawal oleh bodyguard.
" Baiklah. Aku akan ikuti Rencana mu " Kata Mark
" Tenang Aja Mark. Selagi Orang ku melakukan melengserkan bedebah itu. Aku punya tempat tersembunyian yang bagus. selama beberapa waktu seharusnya kita bisa tinggal disana sampai menunggu keadaan seperti biasa " kata Avarane
" haha betapa jeniusnya Kamu. Avara " kata Mark sambil tertawa
" Haha. Ayo kita mulai Rencana nya " kata Avarane
Keduanya Tertawa dan pergi dari ruang Tersembunyi tersebut
-Sementara Itu
"Mr. Presiden. menurut informasi yang kita miliki. keduanya sekarang telah bergerak. inteligen kita membritahu bahwa mereka menyewa seorang sniper " Kata Rasyid
Jonathan menatap Jendela luar
" Dia ingin membunuh ku seperti Presiden JFK. sungguh Apakah aku menjadi Part 2 nya? " kata Aku dengan Nada Heran
"Mr.Presiden mungkin benar. tapi saya sebenarnya menolak rencana ini. ini berisiko tinggi jika anda yang berada disana " kata Rasyid dengan Nada Cemas
" Khawatir? Tidak perlu khawatir " kata Aku
" click " jonathan membunyikan centikan jari nya
Setelah itu Rasyid melihat sesosok Pria yang datang dengan Mirip yang ia kenal sekarang
"K---Kenapa? Kenapa dia bisa mirip dengan Anda? mr.Presiden? " kata Rasyid bertanya
" Hhaha. sungguh kamu tidak ingat? Dia Adalah orang yang mirip dengan ku. Aku pernah bertemu dia saat perjalanan bisnis dan waktu itu aku belum menjadi presiden. Dia Adalah Mantan Pelayan. Dan kini dia melayani. sebagai Bayarannya. Aku menghidupkan Kedua Adik nya ke jurusan lebih tinggi " kata Aku tertawa lalu menjelaskan Tentang sesosok itu
" Nama nya? Mr.Presiden? " kata Rasyid bertanya
" Perkenalkan Nama saya Wiguna Sane. Saya Adalah pelayan Yang Rendah di pungut oleh Tua--Maksud saya Mr.Presiden " kata Wiguna dengan gugup memperkenalkan diri
Wiguna yang mendengar perkenalan tajam dari Rasyid sedikit ketakutan
" Rasyid. Jangan Membuat nya takut. Bagaimanapun Dia Yang Akan membantu Rencana ini " kata Aku
" R-rencana? jangan jangan? Anda menggunakan dia sebagai peralihan? " kata Rasyid sedikit terkejut
" Benar " kata Aku
Jonathan berjalan mendekati Wiguna
" Wiguna. Apakah kamu mau merelakan Nyawa mu untuk ku? Tuan mu? " kata Aku Bertanya
Wiguna segera menunduk setelah mendengar Perkataan Jonathan. dirinya masih tahu tentang kasta. Kini Kastanya tidak Jauh dari Seekor anj9ng jalanan
" Saya Wiguna Sane. sangat Bersedia melakukan apapun & bersedia menyerahkan nyawa & kehidupan saya demi tujuan Anda. Tuan " kata Wiguna dengan Kepala menunduk
" Apa yang Membuat mu Bersedia? Katakan ! " kata aku bertanya dengan tegas
" Aku bersedia melalukan apapun bahkan melindungi Anda dengan nyawa anda. anda Adalah Tuan Yang Baik Bagi saya. Anda memberikan KEHIDUPAN Layak Untuk Adik Saya. Maka Yang bisa saya lakukan adalah terus berjalan bersama Tuan " kata Wiguna dengan berapi²
" apa kamu bersedia jika aku memberi mu perintah untuk membunuh kedua Adik mu " kata Aku
Rasyid yg mendengar itu sontak terkejut apa yang ia dengar tapi ia sangat penasaran apa maksud nya ini
" Tuan. Saya Bersedia. bahkan Membunuh Adik saya sekalipun " kata Wiguna
" kamu sudah melihatnya Bukan? Rasyid " kata Aku menatap rasyid
Rasyid yg ditatap seperti orang yg ingin mengkuliti kulitnya itu membuat dirinya sedikit takut
" S-Mohon Maaf Mr.Presiden. saya Meragukan Orang pilihan Anda " kata Rasyid Dengan menunduk malu
" BANGUN KALIAN BERDUA " titah aku
Keduanya pun segera bangun dan bersikap tegak sempurna
" Wiguna. Rasyid Adalah orang kepercayaan ku. Dia Adalah Sekaligus Teman ku. maafkan dia yang tidak mempercayai kehadiran mu disini " Kata Aku
Wiguna Tidak menyalahkan Rasyid. Bagaimanapun Hal Yang dilakukan Rasyid Adalah Benar
" Tua- Maksud saya. Mr.Presiden. Apa yang dilakukan Tuan Rasyid Adalah Benar. Tuan Rasyid sangat melindungi nyawa Anda bagaimanapun kondisinya. Tuan Rasyid selalu mencurigai seseorang demi keselamatan Anda. Saya rasa tidak memiliki masalah apabila beliau tidak percaya dengan saya. Bagaimanapun itulah pekerjaannya " kata Wiguna
Rasyid sedikit tersanjung akan pujian dari Wiguna. sungguh Apa yg dikatakan Wiguna memang setiap Hari Rasyid lakukan. baik Makanan. Tempat. dan sejenisnya harus diperiksa sehingga kenyamanan & keamanan beliau tetap terjaga
" Wiguna. Jangan Memanggil saya dengan sebutan Tuan itu sangat menampar di wajah saya di depan Mr.Presiden. Panggil saya Nama ketika berada bersama Mr.Presiden. Karena Dia Adalah Tuan kita " kata Rasyid
" B--Baik T--maksud saya. Rasyid " kata Wiguna
Pada setelah perkenalan itulah Rasyid menjelaskan Rencana yang telah dibuat oleh Jonathan kepada Wiguna. Wiguna orang yg Cerdas. dengan penjelasan Rasyid saja Wiguna dapat menemukan sebuah celah. Kepintaran Wiguna Dalam Bidang Strategi & celah dalam rencana musuh itu bermanfaat Bagi Jonathan untuk harus berada di sisi nya
Wiguna akan sangat diperlukan apabila Lisc sang system melakukan tugas itu selesai. Jika Lisc tiada di dalam Otaknya Jonathan. Maka Jonathan hanya Bisa menjalani Hidup masa Tua dengan penuh kekayaan ini bersama istrinya. Limea.
… TBC …
Bye