MR.POLITIK

MR.POLITIK
nyeselkan?



sebelum terjadi nya inflasi dunia.


malam hari nya garasi Jonathan skrg sangat penuh bahkan diparkir di di samping dan kanan (parkir paralel) dari pintu rumah ke gerbang keluar


saat ini Semuanya sudah bersiap² ada nya rapat penting bagi para direktur² tersebut.


" Bagaimana menampilan ku? dek " tanya ku kepada limea


" mas sudah tampan " jawab limea dengan memerah


Cluppp


tidak pernah terpikirkan oleh limea bahwa jonathan akan menciumnya.


Jonathan melepaskan kenikmatan itu mengingat malam ini adalah hal penting untuk bertemu dengan Para direksi Bank


" Kamu sangat Cantik Malam Ini. Dek " kata ku dengan tersenyum


" T-Terimakasih " gugup limea


jonathan hanya tertawa kecil akan kegugupan istrinya.


Jonathan menuruni tangga dan samar² dia melihat dan ternyata itu adalah Mantan nya tapi tidak menghiraukan nya lalu berjalan keruangan.


Perempuan itu melihat Jonathan.


perempuan itu berusaha mendekati jonathan dan istri nya


" Jonathan. apa kau itu? " ucap perempuan itu


" Ya benar " ucap Aku menjawab


perempuan itu melirik dri atas hingga ke bawah


" Penampilan mu lumayan. colong dimana kamu? " tanya sisnis perempuan itu


" Aku tidak mencolong. aku membeli nya. apakah kamu tidak melihatnya atau mata mu yg begitu buta? Adinda " kata ku dengan sinis


Adinda kesal tetapi kekesalannya harus berakhir ketika melihat pacar nya datang


" Halo sayang " pacar adinda


" juga sayang " adinda.


adinda niat memaperkan kemesraannya pada pacar brunya


" Siapa mereka? " tanya pacar adinda


" ini tadi aku masuk kedalam dan aku melihat mantan ku membuntuti ku (stalker). aku takut sayang " Adinda memfitnah


" Mohon Mba. Jaga ucapan anda. Suami Saya Tidak pernah melakukan hal bodoh seperti yg mba ucapkan " ucap Limea yg sudah tidak tahan melihat tingkah Adinda


" oh orang miskin ternyata bisa bicara juga? " kata adinda sinis


" Sayang. bisa kamu usir orang ini. aku takut " pinta adinda


Jonathan ingin di usir? Iblis aja yg dineraka pasti tertawa. bagaimana bisa seorang pemilik rumah di usir dri rumahnya?


" Sudahlah Adinda. Jgn memfitnah aku yg tidak ada dasar bukti. lagian apa keamanan disini berani melakukan mengusiran untuk aku ? " ucap Aku yg sedikit menantang


" sayang. jgn dengarkan pria miskin ini. Kamu usir aja ya. aku takut melihat nya " ucap adinda


" aku bersyukur bisa putus dengan mu ternyata lebih baik. hey bro. kamu sudah berapa banyak di habiskan untuk nya? " Tanya ku sinis


" Eh jaga mulut kamu ya. " adinda ngegas


" Adinda. Kamu Kaya Raya pun Dari Pacar mu. jgn jdi benalu dihidupan orang lain " ucap Aku


" Tuh sayang. mereka menghina ku " ucap Adinda playing victim


pacar itu dari tdi hanya terdiam. kenapa terdiam? dia menghitung berapa banyak uang telah di habiskan oleh perempuan ini? 1M? tidak. 10 M dia habiskan hanya untuk 1 hari saja tapi dia tidak bisa memarahi Adindanya karena Dia selalu saja menggoda nya dengan kecantikannya


" sayang kamu kok diam saja? " ucap Adinda bingung


" Ah sudahlah sayang. biarkan saja " ucap Pacar nya


" Kok gitu sih sayang? kamu harus balas dia " ucap Adinda sedikit kecewa


" Jangan buat keributan disini. Apakah kamu tidak pernah melihat dimana kita sekarang? " ucap pacar adinda


Adinda segera sadar bhwa dirinya dirumah orang yg paling kaya dri pacarnya. niat hatinya ingin menggoda Orang tersebut agar dirinya bisa lebih hidup Dan bisa foya² lebih banyak setiap hari


" baik sayang. Mari kita tinggalkan orang miskin itu " ucap Adinda jalan duluan


pacar nya adinda Memberi Kode morse melalui tangan Dan Artiny


" Tolong Aku. Pisahkan Aku dengan Dia " kode morse tersebut


Jonathan yg memahami itu hanya mengangguk apa yg diinginkan oleh orang itu.


Jonathan segera masuk dan tempatnya duduknya terdapat dua pria Gagah Dan tampan bukan lain adalah Taris & Rasyid.


Adinda yg melihat jonathan duduk disitu hanya kesal lalu berdiri dan mengeprak meja


" tadi kamu membuntuti ku sekarang kamu seenaknya duduk di tempat orang paling kaya. apa kamu ingin mati? " ucap Adinda ngegas


para direksi yg melihat ini bergumam


' Bodoh nya wanita ini. siapa sih Ibu nya? ' gumam para direksi. tidak termasuk Pacarnya adinda


" jika aku duduk sembarangan bukan kah 2 orang ini akan langsung mengusir ku ? kenyataannya tidak. apa ada berkataan lain? " ucap Aku bertanya


para direksi saja sudah mengerti Bahwa Taris & Rasyid yg menjaga kursi itu juga tidak mengusir Jonathan


Adinda yg terkejut juga tapi ia bertanya² kenapa Jonathan tidak di usir? Adinda mendekat dan bertanya kepada Rasyid


" Tuan Rasyid. mengapa anda tidak mengusir orang miskin ini? " tanya Adinda


" Enyallah dari pandangan ku " ucap Rasyid tegas


Adinda yg mendengar itu segera duduk ketakutan


Plok2 - suara tepuk tangan


" Sudah mari kita mulai " aku tidak ingin membuang waktu lagi.


Jonathan berdiri dan berkata


" Aku Jonathan Malik. pemilik Bank kalian Tadi Siang hari " ucap aku singkat memperkenalkan diri


setelah itu semua bertepuk tangan kecuali Adinda yg terdiam sejak jonathan memperkenalkan diri


Limea datang disamping dan sedikit menunjukkan ppkemesraan kepada Adinda


" Bagaimana? Gold digger(perempuan Tambang)? oh mantanmu miskin ya? kok aku lihat tidak ya? " ucap limea mengelus² pipi Merah Jonathan


' Sial. Aku Gagal dapat harta sekarang dipermalukan


.. aku hrus meminta maaf agar Dirinya melupakan yang tad ' gumam adinda


" Maafkan aku jonathan. aku bersedia melakukan apapun asal meamafkanku " ucap Adinda mencoba memeluk


" No. herman bawa dia keruang penjara. Rasyid miskinkan semua keluarga Perempuan itu " perintah ku


pacar nya adinda hanya terdiam membeku ketika perempuannya itu dibawa


" Sayang. Tolong Aku. hei ku peringatkan kalian jgn sentuh aku " ucap Adinda menggila


Jonathan menyuruh herman(bodyguard dri rasyid) untuk segera mungkin membawa adinda agar para tamu tidak bosan dengan acara bodoh yg diciptakan oleh adinda


Jonathan menghitungkan jari nya hingga 3 dan terdrngar di telinga adinda


" Sekarang lu nyeselkan. nyselkan nghina gua. lu yg putusin. dan skrg gua lebih kaya dari lu. nyselkan gk dapat harta " paduan suara


Adinda yg mendengar itu hanya mendengus kesal dan hanya pasrah dibawa ntah kemana


....……… TBC …………


Bye