
Jonathan & lainnya akan kembali ke rumah dan lagipula Jonathan juga menaruh penjaga disetiap sisi kamar DEA. juga memasang sihir pelindung. itu seharusnya tidak menjadi kekhawatiran Bagi dirinya.
" kalian Jaga baik² Kamar ini. siapapun dilarang kecuali mereka menunjukkan Card ID Kedokteran mereka(menunjukkan contohnya) dan aku telah mengirim kalian pesan tentang cara membedakan yang asli & Palsu sebuah Card ID kedokteran. Mengerti? " kata Aku Menanyakan kepada mereka semua
" Paham. Tuan ! " dengan suara yang sedikit lantang
" Baiklah. kalau begitu aku pergi " kata aku
para penjaga kamar itu pun segera membungkuk dan kepergian Jonathan membuat mereka kembali tegak & Mode Fokus Tingkat Tinggi.
Jam menunjukkan sore hari. sekitar jam 7 menuju Adzan Magrib. sementara itu Dea yang sedang asyik menonton setelah 2 menit menangis dirinya pun menghibur diri dengan Menonton TV. Tiba² Disaat acara penting terselip sebuah Adzan Magrib yang menandakan Matahari telah tenggelam dan berganti Bulan malam
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x) - Suara Adzan di TV
Dea yang melihat jam & juga mendengar suara adzan dari tv lantas dirinya pun melakukan tayamun dan Dea pun membaca kan surat Niat untuk Tayamun
^^^^^^“Nawaitu tayammuma li-istibahatis sholaati fardhal lillaahi ta’aalaa”^^^^^^
artinya: Aku berniat tayamum agar diperbolehkan Sholat karena Allah.
(tolong koreksi soal bacaan niat Tayamun nya)
Dea melalukan wudhu tayamun & Niat²an tayamun agar Kesyhuaan dalam melaksanakan perintah Allah dapat dirinya laksanakan dengan penuh Hati.
di akhiri Tayamun Dea pun kemudian bingung dikarenakan di rumah sakit tidak menyediakan Mukena atau sajadah. Ntah darimana datang sebuah ide. Mungkin Allah Mengilhami Dea untuk menggunakan sarung Guling menjadi Jilbabnya dan Selimut untuk menutupi seluruh badan hingga akhir kaki nya. dan Dea pun melaksanan hal itu dengan tentunya Niat didalamny
^^^“Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lilaahi ta’aalaa.”^^^
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu maghrib tiga raka’at dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.
Dea memandang lurus. Dea sadar bahwa pandangannya itu bukan arah kiblat nya. Akan tetapi entah datangnya darimana sekali lagi otak pikirannya terasa di ilhami oleh Allah yang membuat Dea teringat akan Perkataan Syeikh Abdurrahman
" Adapun pada orang sakit, apabila ia tidak mampu menghadap kiblat, maka diperbolehkan. Ini berlaku selama ia kesulitan dan tidak ada orang lain yang bersedia untuk membantu atau mengarahkannya " Syeikh Abdurraman
Dea yang mengingat hal tersebut lantas mengulangi niat sholat magrib dan melanjutkan Sholatnya
Lantunan demi Lantunan ayat suci Al Quran Dalam sholat Dea yg merdu keluar dari ruangan sehingga membuat para penjaga merasakan kesejukkan Hati
" What's is this? (apa Ini?) " tanya salah satu penjaga yang di dekat pintu tanpa sengaja berbahasa inggris
mereka penjaga yang berasal dari luar negeri yg dipanggil Oleh Jonathan untuk menjaga nya selama perjalanan pribadi ini
" I don't know but this sounds good for my heart( aku tidak tahu tapi suara ini begitu bagus untuk hati ku ) " teman penjaga menjawab
hanya sekitar 2 menit mereka mendengar latunan itu dikarenakan di rakaat ketiga. Dea melantunkan doa tersebut dalam Hati nya yang begitu tulus mengatakannya
3 menit kemudian
3 menit sudah selesai dalam melaksanakan sholat Magribnya. segera Dea mengadu tentang kehidupannya Kepada Sang Pencipta
" Ya Allah. Jika 2 minggu kedepan engkau memanggil ku. maka aku menerimanya Allah. Bagaimanapun Aku Adalah Hamba mu yang Hina. dan Penuh Dosa. Maka aku memohon Atas kebesaran & Mu Ya Allah dalam menghapus² lumuran dosa sepanjang kehidupan ku " Kata Dea kepada Allah. sang Pencipta
" Ya Allah. Jika HambaMu ini meninggalkan Dunia. Maka izinkan hambamu ini meninggalkan dunia tanpa rasa beban sama sekali. Hamba ingin selama di akhir hidup dapat melihat adik hamba sukses & tidak kesusahan seperti Hamba. Ya Allah. Berikan & Permudahkan Kehidupan Adik Hamba Ketika Hamba Datang & menghadap kepada Mu. Ya Allah. dan Izinkan Hamba mu Untuk Lebih Kuat dalam menahan semua coba²an mu untuk membakar dosa² hamba mu " kata Dea melanjutkannya dengan Air Mata
Di Luar sana para penjaga mendengar air mata Tapi tidak ada satupun yang menganggu karena itu tidak ada dalam perintah Tuan Mereka.
Kemudian Dea Membacakan Al-Fatihah sebanyak 3x. dan jika alfatihah sebanyak 3x telah selesai. Dea akan melanjutkan ke Surat Al-Ikhlas sebanyak 3x. dan Hanya itu Saja yang Dea pahami dalam berdoa & mengadu gundah gelisah sepanjang kehidupan Dea. Dea telah menjadi Mandiri semenjak Orang Tua Dea meninggal Dunia karena tabrak Lari oleh seseorang & membuat Dea & Adiknya berakhir layaknya seorang gelandangan dikarenakan harta warisan direbut seluruhnya oleh Bibi & anakny
Pukul Jam mulai menandakan jam sholat isya. dea pun melanjutkan sholat nya & setelah itu membaca kitab suci Al Quran tapi saat 2 jam telah membaca. akhirnya dirinya merasakan Rasa kantuk yang mendalam tapi Dea berusaha melanjutkan membacakan surat demi surat dan mempertahankan kesadarannya
Dea pun tertidur sambil memeluk Al Quran yg dibawakan oleh Jonathan. Karena Jonathan Paham bahwa kitab ini akan menemani Dea
Ke esokkan hari nya
Subuh hari. Jakarta. 4.30.
sebuah di rumah sakit & sebagian orang sudah terbangun dari Nikmat nya Tidur. mereka bangun pagi sudah harus melaksanakan kewajiban untuk mencari nafkah. begitu pula sebagian mereka bangun untuk bersiap² melaksanakan Sholat subuh.
Dea yang kini berada dirumah Sakit Masih Tertidur dengan begitu nyenyak.
"Nak. Sampai kapan kamu akan tidur? " ?? ucap seorang wanita
Dea kaget ketika melihat & menyadari bahwa itu Adalah Ibunya yang selama ia Rindukan
"Ibu. Ibu. Dea Rindu dengan Ibu. Ibu mengapa Tega meninggalkan aku & adik " kata Dea mengeluh sambil memeluk Ibu nya
"Nak. Bagaimana kabar mu? ibu harap kamu baik2 saja ya(sambil mengelus rambut Dea) Nak. Ibu juga Rindu kepada mu. Bagaimanapun Kamu tetap Anak ibu. Ingat Pesan Ibu Kepada mu Nak. Jangan sekali² kamu membakar tubuh mu Dengan Api Neraka. Dirikan sholat sebagai Perisai mu. jadikan Allah sebagai Pelindung mu. Dan Jadikan Nabi Muhammad SAW Panutan mu. Kamu boleh mengidolakan para Artis di dunia. tapi ingat. bataskan itu hanya untuk dunia. Nabi Muhammad Lah Idola & sekaligus panutan mu yang akan membantu mu nanti kepada syurga Allah. disanalah Ibu & Ayah Akan Menunggu mu " kata Ibu Dea
" Ibu. Sudah Waktu nya kita Pergi. Nak. Ayah juga perpesan kepada mu. Lindungi dirimu. Dan Menikahlah ketika kamu sudah mendapatkan yang terbaik & dapat menjaga mu " kata Ayah Dea yang tiba² berbicara
"Oh sudah Yah? Nak. Sudah saatnya kamu bangun. Laksanakan Lah sholat subuh. Malaikat telah melebarkan sayapnya menuju langit pertama untuk melihat hamba² Allah mendirikan sholat subuh mereka " kata Ibu Dea
" Ibu. Ayah. Aku mohon Jangan Tinggalkan aku ! " kata Dea berteriak
sontak Teriakan itu membangunkan Para Penjaga Yg di luar sana dan membuka Pintu
" Hey. Hey. Bangun. Kenapa kamu? " kata Pria kekar bertanya yg memepegang Tangan Dea agar sadar
Dea pun bangun dalam air mata berlinang & sekaligua terkejut
" S--Siapa kalian? " kata Dea yang ketakutan
" Tidak perlu khawatir. Kami adalah penjaga mu yg diperintahkan oleh Tuan Jonathan. Orang yang menjaga mu selama kemarin. ingat? " kata Pria Kekar lainnya
" Oh. Baiklah. Terimakasih. Boleh kalian keluar? aku ingin beristirahat kembali " kata Dea dengan alasan agar pria² kekar ini keluar dari tempat nya
mereka pun mengangguk tanpa membantah apapun.
" Mohon katakan lah sesuatu ketika kamu membutuhkan pertolongan. kami berada tepat didepan pintu mu " Pria kekar sebelum menutup pintunya
jam 4.35.
Dea yang telah merasa bahwa mereka telah Keluar. dirinya kembali berlinang air mata dkarenakan ia merindukan kembali kedua orang tua nya & mengingat pesan² kedua orang tuanya
" Ayah. Ibu. Aku Mohon Doakan aku disini " lirih Dea
" Wahai Hamba Allah. Menangislah Kepada Allah dikala sholat mu terpenuhi " ???
sebuah suara yang begitu menyejukkan hati kembali terdengar oleh Dea. Dea melihat jam bahwa jam akan mendekati waktu subuh. maka ia kembali menaruh Al Qurannya di atas meja & melalukan Tayamun kembali dengan Niat² nya
… TBC …
Bye.
edisi episode dikhususkan oleh para pembaca setia Author. Author bukan Lah Guru tapi izinkan Author untuk mengingatkan kembali Untuk kalian untuk tetap teguh menjalani kehidupan & dapat selalu singgah atau memberi waktu untuk berhadapan Tuhan kalian. di cerita diatas bukan untuk islam saja. melainkan seluruh agama yang memiliki ikatan antara Tuhan & Hambanya melalui Ibadah. semoga Kita dapat lebih dekat kepada Tuhan dari Apa yang sebelumnya
Terimkasih.