
Jonathan berjalan-Jalan hingga Menuju pintu utama. Jonathan membukkan pintu lalu menghirup udara
'Segar' Gumam ku
Jonathan berkeliling-keliling Taman layaknya tanpa beban.
"Mas" suara perempuan memanggil
Jonathan menoleh dan melihat ternyata sang istri memanggil
"Mas. Kok tumben bisa keluar? biasanya mingdep terus di ruang kerja" kata Limea sedikit nada menyindir
Jonathan hanya bisa tersenyum. mau bagaimana lagi. itulah pekerjaannya saat ini
"Kamu udah makan? Dek?" kata Aku Bertanya
limea hanya menggeleng tersenyum
"kamu free dari agenda?" Tanya ku sekali lagi
"Ngak Mas. kemarin terakhir adek sibuk. sekarang lagi senggang. kenapa?" kata Limea bertanya
" mau kencan ngak dek? di New York Ada warung khas Indonesia. Mau ngak kamu kesana? " kata Aku bertanya
Limra yang mendengar kata Kencan membuat limea malu dan memerah. saking malunya hanya bisa menunduk
"Gimana. Dek? mau ngak" Tanya aku sekali lagi
"M--Mau Mas" kata Limea menjawab tanpa mengangkat wajahnya tersebut
Jonathan hanya tertawa kecil melihat tingkah istrinya itu. Jonathan tahu bahwa istrinya pemalu jika mendengar kata hal itu. padahal sudah menikah tetapi tetap saja ia malu.
tapi Gembiranya Jonathan bisa merasakan Hiburan & istirahat sejenak untuk quality time dengan istrinya tersebut.
Jonathan mengambil handphone untuk menelpon Rasyid. walaupun jarak mereka sangatlah dekat hanya tinggal jonathan bertemu dengan Rasyid saja. tapi bukan Jonathan namanya. kalau sudah berada di zona Libur ia bahkan enggan bergerak yang tidak perlu.
Telepon tersebut tersambung
Rasyid: Halo Mr.President? apa yang bisa saya lakukan?
Rasyid Yang mendengar rencana itu segera mengusulkan untuk tidak makan sembarangan di tempat yang belum teruji bahan makanan mereka.
Jonathan: Saya mengerti Khawatiran kamu. Gini aja. saya akan kesana nanti sekitar 3 jam lagi. Dan kamu boyong semua staff yang menguji makanan apalah itu namanya. nanti sekira sudah aman & sudah dikendalikan oleh kalian. Hubungi saya. mengerti?
Rasyid yang mendengar titah Tuannya tidak dapat menolak lagi.
Rasyid: Baik. Mr.President. Saya akan melaksanakan perintah anda
Jonathan menutup sambungan tersebut lalu memeluk istrinya yang masih menunduk tapi memeluk tangannya tersebut
"ayo kita ke kamar. kita siap-Siap" kata aku
Limea hanya mengangguk saja karena sudah terlanjut malu. ia bahkan tidak berani untuk sekedar bicara.
sesampainya Di kamar. Limea melepaskan pelukkan suaminya tersebut dan memilih ke lemari yang terdapat pakaian suami & Istri
"M-mas. emang di Amerika Ada Resturant khas Indonesia?" kata Limea bertanya
4 tahun lamamya Limea tinggal Di Amerika. Dan tidak pernah menyaksikan atau berita Adanya warung khas Indonesia
"Lho. kamu gimana dek. 4 tahun tinggal di amrik. masa gak tau? itu resto namanya. IFI atau disingkat tuh Indonesia Food International. itu cabang Perusahaan Dari JL Food Group" kata aku
"Lagi-Lagi Perusahaan kamu mas. Perusahaan kamu selalu beranak-anak ya. hehe" kata Limea tertawa
"Perusahaan Kita. Kamu kan juga Co Founder dari JL Group dan juga kan sesuai dari Nama singkatannya" kata Aku
"JL Group Ternyata punya singkatan nya. mas?" kata Limea bertanya
Limea pernah dengar desas desus perusahaan JL itu miliki Singkatan dan banyak netizen yang menerka - Nerka apa arti dari itu. ada yang menerka sebagai JL atau Jonathan Lima dan lainnya sebagainya
"JL Group itu singkatan nya adalah Jonathan Limea Group. Nama itu diambil dari nama kita berdua. Tidak Heran bukan?" kata aku santai
Limea terkejut mendengar sekaligus sedikit malu tentang Betapa romantis suaminya tersebut. Nama saja disematkan dalam bisnisnya
"Terimakasih Mas" kata Limea tanpa pikir panjang memeluk Suaminya tersebut
… TBC …