
pertemuan Perdana Mentri Jepang & President Jonathan. Amerika serikat. telah terdengar oleh wartawan. Para Wartawan dan Jurnalis Washington Post telah mengetahui kemana pertemuan itu nanti.
sisi lain
Jonathan tidak menyadari akan ada wartawan yang akan mengunjungi pertemuan nya nanti
"Dek. setelah ini mas akan berkunjung bertemu dengan Perdana Mentri Jepang. Apa yang kamu ingin lakukan?" kata Aku bertanya kepada Limea
sebenarnya Limea memiliki kegiataan yaitu bertemu dengan beberapa pejabat negara lain tapi Limea Menolaknya dengan alasan Menemani suaminya Tersebut.
"Mas. Jika kamu mengizinkan aku berkeliling sekitar hamburg. apa itu boleh?" kata Limea Bertanya
"Boleh? Tentu saja boleh. selagi itu melanggar Norma & Hukum Manusia. Apapun silahkan saja. Dek" kata aku
"Terimakasih Mas" Kata Limea lalu memeluk suaminnya tersebut.
Jonathan membalas Pelukkan itu dengan Mesra. Bagaimanapun istrinya adalah wanita yg terbaik setelah ibu nya
"Baiklah. Mas Pergi dulu dan kamu. Arciss. Saya Berharap Kamu Menjaga Istri saya. sejengkal saja saya melihat ia terluka. Maka kamu tidak bisa menghirup udara segar" Kata Aku kepada Limea dengan Nada Lembut tapi tidak untuk Arciss.
Arciss yang mendengar itu hanya ketakutan. bagaimanapun perkataan itu langsung dari mulut seorang President. sekaligus atasannya
"Mr.President. saya akan menjaga dengan segenap Jiwa & Raga saya" Kata Arciss dengan Lugas & Tegas
" Bagus. saya juga berharap kalian(Secret Service & Bodyguard milik Limea yaitu Militer Perempuan) dapat menjaga First Lady dengan Aman. saya percaya akan kinerja kalian untuk menjaga Keluarga saya selama saya bertugas" kata Aku
mereka tidak menjawab dengan Mulut tapi dengan menggunakan Hormat senjata. Yang berarti mereka akan menyelamatkan Limea bagaimanapun artinya ataupun nyawa nya.
setelah Jonathan mendengar itu dirinya pun pergi dengan tenang bersama Rasyid yg telah menunggu di luar hotel.
Jonathan Berjalan Menuju Mobil hitam nya tersebut dan Menaiki Mobil Kepresidenanya tersebut
"Rasyid. Apakah tempat pertemuan itu aman dikunjungi?" Kata Aku
Jonathan tentu tidak ingin mati konyol atau pun mati yg membawa Nama Amerika Buruk Nantinya walaupun Kekuataan Jonathan Diatas Rata² bukan berarti ia ingin dikenal lebih dari apa yg dunia tahu bahwa dirinya Hanya Seorang President & bisnisman itu saja ingin Jonathan mau dunia tahu.
"Mr.Presdent saya tahu kekhawatiran Anda. Tapi Tempat itu Aman Dikunjungi" Jawab Rasyid
dddrt
dddrt
Sungguh Rasyid kesal. siapa yang orang yang berani menelpon diacara sepenting ini? Rasyid melihat nomor si penelpon ternyata Adalah Himura. Rasyid sedikit ragu² pun mengangkatnya.
Himura: Tuan Rasyid. Saya sungguh menyesal mengatakan ini. dapatkah kita mengganti tempat pertemuannya?
Rasyid yg mendengar itu sedikit berkedut dan tidak tahu kenapa alasan tersebut tapi Rasyid tahu sesosok himura tidak akan melakukan lelucon aneh disaat dua tokoh penting akan bertemu dan jika ia melakukannya sama seperti Menggali kuburannya
"berhenti terlebih dahulu" Titah Rasyid Kepada Sang supir
Jonathan yang melihat Tindakan Rasyid memberi perintah kepada Sang supir sedikit bertanya² apa yg terjadi
Rasyid: Tuan Himura. Apa yang membuat pertemuan melakukan perubahan?
Himura: Tuan Rasyid. sebelumnya Tuan Haruto Kenzo merencanakan adanya pertemuan di Taman Jenisch Park untuk mengobrol bersama & Memandang wajah keindahan taman tersebut akan tetapi entah bagaimana para Wartawan Mendapatkan Informasi yang rahasia tersebut.
Rasyid sedikit membenarkan apa yg diucapkannya Himura. Pertemuan itu masih bisa dikatakan Adalah Rahasia. Dan tapi Rasyid tidak mengetahui kenapa pertempuan ini harus dirahasiakan Oleh Publik. tapi Bagaimanapun Intervensi Wartawan untuk pertemuan Kepala Pemerintah Sebuah negara itu sama saja menganggu ekstibilitas Negara & Jalannya Politik Dunia. Rasyid tidak melarang akan wartawan memfoto atau memberikkan berita tentang setiap pertemuan seorang pemimpin. tapi apa yg dilakukan oleh para Wartawan kali ini sungguh amat lancang. Mendapatkan Informasi rahasia lalu membocorkan itu sama juga Sebuah kriminal Digital harus ditangani.
Rasyid: Baiklah. Apakah saya dapat menyarankan? jika Pertemuan akan dilakukan di Hotel Tempat Dimana Tuan Kenzo Berada?
Himura yang mendengar itu lalu meneruskan usulan dari Rasyid dan Kenzo pun menerima usulan tersebut
Himura: Tuan Kenzo tidak keberatan. Tuan Rasyid. Tuan Kenzo juga berharap dengan President Anda
Rasyid: begitu pun president saya tidak sabar bertemu dengan Tuan Kenzo
Keduanya pun saling menutup sambungan dengan situasi yang sudah jelas. Bagaimanapun Tlpn tadi itu akan bocor oleh publik wartawan. Karena itu tlpn itu dilindungi oleh Tim Keamanan dari kedua belah Pihak.
Rasyid pun juga menjelaskan kepada Jonathan lalu meminta pendapatnya tersebut
"Baiklah. Lakukan apa yg seperlunya. sebenarnya saya juga malas pertemuan diganggu oleh Flash wartawan" Kata ku
Rasyid hanya sedikit tertawa mendengar jawaban Tuannya tersebut
… TBC …