
"Dalam 7 Tahun mendatang. Anak Anda akan berumur 18 Tahun. di saat itu saya akan menentukan siapa yang pantas memiliki saya. saya tidak mau berada disisi anda. karena saya rasa anda sudah berkuasa dan di tempat tinggi diantara manusia lainnya. kamu setuju?" kata Aqil
Jonathan tercengang mendengar persyaratan yang diajukan kepadanya. terlebih dia lebih suram ketika dirinya disindir oleh sebuah mata yang berjiwa
'Siapa Anak ku yang kau pilih?' Kata Aku bertanya
"Bukankah sudah saya katakan. 7 tahun kedepan akan saya katakan kepada mu. bukankah itu sudah cukup jelas aku mengatakan kepada ku?" kata Aqil dengan Nada Angkuh
Jonathan sungguh kesal dengan mata jiwa ini yang begitu angkuh kepada nya.
' Kau begitu angkuh dan sombong kepada ku. Aku bisa mematikan mu dalam sekejap dan perihal informasi aku bisa lakukan sendiri melalui otak ku. apakah kamu ingin mati Dengan Orang miliki dirimu? ' kata aku dengan nada mengancam
Aqil tidak berkutik dengan ancaman tersebut. sungguh Ia tidak berdaya
" Anak mu adalah anak yang ke empat. Dia akan menjadi Yang Pria Kuat seperti mu. Dan Dia akan menjadi seorang Pemimpin Hebat. Ada sebuah makhluk Putih Bersayap yang menemaninya hingga saat ini makhluk itu ada dalak tubuhnya untuk melindunginya. Aku tidak bisa masuk begitu saja kecuali dengan jalur mu" kata Aqil
'Makhluk Putih Bersayap?. siapa maksud mu? ini 2017. apakah ada sebuah mitos tentang hal itu?' kata aku bertanya dengan enggan percaya apa yang diucapkan oleh Aqil
" lalu kamu anggap Dewi brengsek dan aku. dan seluruh kekayaan mu ini juga mitos? ketauilah jika kamu mengaktifkan diriku. kamu bahkan melihat Makhluk purba sekalipun" kata Aqil dengan Nada menghina
Aqil tidak terima ektensi dirinya dianggap Mitos oleh seorang manusia. mereka dianggap Mitos karena mereka tidak pernah melihatnya. Jika mereka sudah melihatnya. maka itu akan menjadi tamparan keras bagi Orang yang menganggap mitos
"Bagaimana. Apakah kamu menyetujuinya?" kata Aqil bertanya
'Baiklah. Aku setuju' kata Aku dengan lantang
"Hahahaha. Lihatlah Dewi Brengsek. Tuan mu yang kamu selalu kamu sombongkan kepada ku kini juga menyerah terhadap persyaratan ku" kata Aqil dengan sombong tertawa
Lisc yang mendengar nya ingin sekali membunuh Aqil karena ia terlalu menyombongkan dirinya didepan Tuannya tersebut
[Tuan. anda bisa mencari informasi siapa pelakunya. tapi itu tidak mengubah fakta bahwa Takdir Rasyid ada berada di ujung pisau. Takdir manusia adalah untuk mati disisa Hidup mereka] kata Lisc
Lisc masih tetap merendahkan entitas Seorang manusia. ia masih jengkel dengan manusia yang selalu merusak tapi perbaiki. dan begitu seterusnya
Jonathan hanya tertunduk lesu dengan apa yang ia ketahui
"Oi oi oi Dewi Brengsek. bukankah kamu curang mengatakan hal itu?" kata Aqil
"memang benar apa yang dikatakan Dewi brengsek itu Benar. aku akui hal ini. tapi setidaknya anda tahu siapa pelakunya dan anda dapat membalas dendam mereka" kata Aqil lanjut
"Membalas dendam kematian Sahabat anda adalah Sebuah penghormatan bagi nya di terakhir kali. tapipun jika kamu dapat menyelamatkannya. Apakah kamu bisa menyelamatkannya dilain waktu?" kata Aqil bertanya dengan memanasi Hati Jonathan
'Tidak. Tidak ada yang boleh menyentuh Keluarga ku. sahabatku. dan orang yang ku percayai dan ku sayangi. aku bersumpah aku akan membunuh siapapun yang berani mengusik orang-orang ku!' kata aku lantang
" Hahahaha. itu menarik. oh ya.pelaku nya adalah Pihak Israel. semua bukti percakapan. Video dan lain sejenisnya aku sudah siapkan. kapanpun kamu minta Akan ku keluarkan" Aqil tertawa dan berkata.