MR.POLITIK

MR.POLITIK
berita



seminggu Kemudian. 15 Mei 2017


Berita Penangkapan Laras & Michael telah sampai ke negara Indonesia & telah sampai didesa yang ditinggal oleh Kedua orang tua laras & Michael. Akibat Berita yang disiarkan secara gencar & hot. membuat keluarga itu tersebut malu oleh para Tetangga merudungi(membully) dan menganggap mereka adalah Keluarga koruptor.


"Pak. Berita penangkapan kedua anak kita telah tertangkap. dan banyak tetangga menggunjing anak kita terang²an di depan aku. Pak. Aku Malu sebagai ibu nya" kata Ibu yang sudah rentan Berumur 67 Tahun yang bernama sanjita


Seorang pria memijat dahi karena pusing


"Bu. Bapak juga Malu anak kita malah berbuat tercelah seperti itu. Entahlah bu. seperti nya Tuhan memberi kita cobaan" kata Arta yang berumur 70 tahun


Kedua pasangan itu adalah orang Tua dari Michael & laras. Keduanya tinggal di pedesaan. walaupun tertinggal dari Canggihnya dunia. tapi desa itu tidak terlalu ketinggalan. akses internet & Tv Masih terjangkau oleh desa tersebut.


Berita Penangkapan Korupsi didalangi oleh Putra & Putri nya membuat Sanjita & Arta selaku orang Tua merasakan malu nya & menyesal belum dapat mendidik anak-anak nya


TOK TOK


sebuah ketukkan terdengar di pintu mereka. Dan Arta adalah pria Tua yg berumur 70 dan Arta pun membukkan Pintu Dan alangkah terkejut jika ia melihat tamunya adalah Polisi


" Mohon Maaf Menganggu. Apakah Bapak orang tua dari Laras & michael?" kata Pak polisi tersebut


bertanyaan itu sangat mengejutkan Arta. Ia masih merasa sesali atas kurangnya didikan kepada anaknya tersebut


" Benar. saya sendiri. ada apa ya? Pak Polisi? " kata Arta Bertanya


"Begini Pak. Atas pengakuan Keluarga Pelaku. Rumah yang bapak Tempati ini dibeli dari Hasil uang Panas(korupsi) lalu Pihak Pelaku Perempuan(laras) membelikan Rumah ini kepada bapak sekalian. Maka kami atas negara Reupblik Indonesia & Polres jakarta Timur akan menyita Rumah ini karena termasuk dikategorikan Money Laundry karena Bapak Menerima Hasil Uang Panas Dalam bentuk properti(Rumah) dan Rumah ini Akan kami sita. dan negara mengajak kepada Bapak & sekeluarga bahwasan Negara siap merawat dan menampung bapak & sekluarga sekalian" kata Pak Polisi itu


Duuuaar


Tidak geluduk memang. tapi Perkataan Polisi Itu membuat Arta terkejut. tidak pernah menyangka. Rumah senyaman ini terbuat dari api dan dirinya tidak pernah nyadari hal tersebut


"Pak. siapa yang datang?" kata Sanjita yang baru menyelesaikan Teh Hangat buatannya


sudah kebiasaan lumrah bagi penduduk desa. Kalau ada yang mampir. Teh Harus Disiapkan sebagai Tuan Rumah. berbeda dengan Orang Kota yang harus ditawari terlebih dahulu.


"Maaf. Apa Anda Ibu Sanjita?" kata Polisi Itu bertanya


"Benar?. pak(suaminya) ini ada apa ya? kok ada kepolisian datang kerumah kita" kata Sanjita Bertanya


"Bapak bisa jelaskan kepada istri nya? atau kami yang menjelaskan?" kata Pak Polisi itu bertanya


"Bu. Rumah ini Akan disita oleh Negara karena Rumah ini hasil dari uang panas milik Laras dan kita akan pindah ke penampungan Milik Negara" kata Arta Menjelaskan secara perlahan


PRING!


Suara Gelas pecah terdengar oleh kedua pihak(polisi & Arta).


Sanjita terkejut ketika mendengar rumah ini akan disita


"A--Apa? Di--" sanjita ingin menyelesaikan tapi kesadarannya menurun


"istri ku? Sanjita! Sanjita!" kata Arta yang kaget ketika Tiba-tiba istrinya tidak sadarkan diri


"Pak Arta. Istri anda baik-baik saja. Beliau Hanya pingsan karena syok berat. sebaiknya setelah pingsan cukup beri istirahat & minum Air yang hangat agar lebih tenang" kata Pak dokter itu tersebut


15 menit kemudian


sanjita membuka mata perlahan dan melihat sekilingnya. Ia merasakan sakit di kepala. Arta yang melihat istrinya sudah sadar segera ia membantu istrinya duduk


"'Ini Jam Berapa Pak?" kata sanjita bertanya


"sekarang jam 3 sore. bu. Kamu pingsan cukup lama. nih lebih baik minum dulu air putihnya" kata arta


"Pak. Polisi yang tadi siang apakah masih disini?" kata sanjita bertanya ketika ingatan sebelumnya pulih


"untuk sekarang mereka kembali pulang. Bapak udah meminta waktu 2 hari. untuk kita bisa berkemas lalu istirahat 1 hari terakhir kalinya. lalu mereka setuju" kata Arta


Sanjita hanya sedih mendengar ini. entah kenapa Bulir² air mata jatuh di atas selimut tersebut


"Bu. Ada apa? Kok menangis?" kata arta bertanya kepada istrinya tersebut


"Pak. Dosa apa yang kita lakuin di masa lalu? Hingga Tuhan memberikan kita cobaan seperti ini" kata Sanjita Sedih meretapi nasib nya.


"Sabar Bu. Mungkin Inilah Cara Tuhan untuk kita lebih bisa mendidik anak-anak nantinya. atau mungkin Tuhan ingin mendidik anak-anak kita agar lebih sadar" kata Arta mencoba menenangkan Hati Istrinya tersebut.


Malam Harinya


pasangan Tua itu menonton berita selepas setelah berkemas apa saja diperlukan. Arta mengganti Channel Tv ke nomor 8. yaitu Channel NT Tv


"Selamat Malam Kepada Permisa. saya Eric. Yang akan menemani Anda selama beberapa menit kedepan" Kata Erick sebagai prasenter berita


Layar Tv Arta menayangkan wajah Putra Putri mereka yang tertangkap & tertunduk malu. sebenarnya Arta menonton berita ingin melihat perkembangan Kasus yang tertimpa anaknya tersebut.


"Permisa. Laras Darman Darmandi & Michael Z Wiguna Telah tertangkap pada Minggu Kemarinn Hari. Tepat minggu 7 M**ei 2017. Pada Hari ini. 15 Mei 2017. akan ada Persidangan yang dimana sejumlah Tuntutan Dari JL Minning Group Kepada Pelaku. Menurut Laporan Yang Ada. Kedua Pelaku sementara ini akan di vonis Hukuman Penjara selama 50 Tahun Penjara dan sejumlah Denda sebesar USD$ 500 Ribu Dollar atau setara 5 Miliar Rupiah. jika kita konversikan pada kurs mata uang tahun ini**" Kata Erick membacakan berita kembali


sebuah Layar TV menayangkan sesosok wajah Pria. yang tak lain adalah Arta. Yang saat itu pernah dihubungi oleh stastiun TV dengan dalih *Membantu* menyuarakan Belas kasih kepada anaknya


"Ini adalah Rekaman Saat Kami Telah mewawancarai Bapak Arta. pada Tanggal 9 Mei 2017. mari kita dengarkan sama-sam Kata erick menjelaskan dengan menghadap kamera dan tersenyum


Berita: Halo Pak. apakah sudah tersambung ?


Arta: Ya halo. Ya. sudah tersambung


Berita: baik Pak Erika. Berita tentang penangkapan dan Anak anda akan dituntut penjara selama 50 Tahun & Denda ganti Rugi sebesar USD$ 500 Ribu Dollar(5 Miliar) bagaimana tanggapan anda?


Terdengar disambungan itu. Arta Menghelaskan nafasnya sebelum ia berbicara


Arta: Kami sebagai Orang Tua menyayangi tindakan anak-Anak kami yang merugikan pihak lain. kami sebagai Orang Tua. Meminta ada keringanan hukum untuk Anak Kami


… TBC …