
Door
sebuah tembakan yang bukan berasal Dari Dirnya kini membuat jonathan kaget
' Apa ada sniper? tapi pihak mana? ' gumam ku yg melihat situasi & bertanya²
Dooor (musuh)
Dooor (musuh)
Dooor (musuh)
Musuh Ternyata sudah paham bahwa mereka terjebak disituasi yang salah
" Bos. Seperti nya Rekan kita dibunuh oleh seorang sniper " kata Anak buah musuh
" Bodoh. aku sudah tahu itu. Cepat cari Dimana Sniper itu dan kamu(menunjukkan bawahan lainny) cepat tembaki polisi sialan yg menganggu kita. Dan aku akan segera membunuh bedebah yang menganggu ini " Titah Bos Musuh tersebut
Terlihat muka dari bos nya itu sangat amat kesal tentang posisi nya yg tidak terlalu bagus dirinya berjalan mendekati posisi orang itu(jonathan) dan tiba²
Dooòòr
" Arrrghhh " teriak seorang Musuh
Jonathan melihat kembali siapa sniper ini dan ternyata peluru kali ini mengenai bos musuh
" BOS " Teriak Musuh yang terkejut
" Cepat Pergi dari sini " titah bos
para musuh pun segera membawa bos nya ke mobil dan polisi yg melihat aksi itu segera menembaki mobil nya tersebut. Hidup atau mati kelompok itu polisi tidak peduli
Jonathan yang melihat situasi tersebut segera melakukan Rencana alias Kabuuur
salah seorang polisi yg mengetahui pihak lain(jonathan) kabur segera polisi itu menembaki orang tersebut
Doooor
Dooor
Dooor
Dooor
polisi itu menembaki (jonathan) secara membabi Buta yang dimana itu sama saja bisa membunuh para sipil
" Oy Diam. Jangan bergerak agar saya bisa menembaki mu " polisi itu berkata sambil mengejar & menembaki Jonathan
" Apa aku peduli dasar polisi sialan. Jika Diam itu Beda hal lainnya. Bodoh " kata aku berteriak tanpa menoleh
Jonathan menggunakan Pistol nya dan melihat bahwa peluru yang ia dapat tinggal 10 dan mungkin bisa menembaki polisi satu ini karena dia sudah keluar dari kelompok kepolisian lainnya
Jonathan menggunakan Mata Dewa nya tersebut untuk membidik lawan
Doooor
" Arrggh Sialan Kaki ku " kata polisi itu berteriak kesakitan
Jonathan tersenyum melihat polisi itu sekarang sudah berhenti dan sudah saat nya dirinya kabur
saat dirinya kabur kini ia melihat sebuah mobil berjalan bersampingan dengan dirinya yg berlari
" Cepat masuk. Tuan Jonathan " kata supir mobil itu
Jonathan mendengar bahwa seperti nya ini mobil dari Rasyid maka Tanpa babibu jonathan segera melompat ke mobil hitam tersebut dan mobilnya langsung tancap Gas
Supir itu mengambil sebotol Air Putih dan menawarkan nya untuk kepada Jonathan akan tetapi Jonathan mencurigai Air tersebut
" Tuan Jonathan. Mohon Minumlah Air Botol Ini. tenang saya berada di pihak anda. saya Yuji dan saya berada naungan Komandan Nave " kata Supir itu menjelaskan
mendengar Nama Nave disebutkan maka Jonathan mencoba mempercayai Air pemberian Dari supir nya itu
Drrrt
Drrrt
" Tuan Jonathan. Ada Panggilan Dari Tuan Rasyid. saya perpikir bahwa Komandan Nave telah memberitahu kalau anda sudah Aman bersama saya " kata Yuji itu
Yuji Pun memberikan ponsel nya kepada Jonathan
Jonathan: Halo Rasyid
Rasyid yg menelpon dari gedung putih & mendengar suara tuan nya itu sedikit gembira sekaligus curiga bahwa ini mungkin seseorang yg menyamarkan suara Tuan nya
Rasyid: siapa Kamu. Jangan mencoba² menyamar suara dengan Tuanku itu
Jonathan mendengar hal itu sedikit kesal apa yg dikatakan oleh Rasyid dan ingin melemparkan ponsel ini akan tetapi Jonathan ingat bahwa ponselnya ini milik Yuji jadi harus sedikit bersabar
Jonathan: Rasyid Am Amrid. seorang Asisten Presiden. kau sudah membangkang dengan Tidak Percaya Kepada ku? Apa Kamu mengingin kan Aku Mati? AH?
Rasyid Yang mendengar Nama Lengkapnya di sebut maka ia langsung ketakutan bahwa itu Tuannya Yg Asli
Rasyid: Tuan Jonathan. Ma--Maafkann saya. Saya Percaya itu Anda. Akan tetapi melihat Situasi. siapapun bisa menyamar. Akan tetapi Mohon Maaf Tuan Jonathan. Jika itu Adalah Anda maka Temukan Jalan Rahasia Ke Gedung Putih yang hanya diketahui oleh seorang presiden dan asisten presiden
Jonathan yang mendengar sedikit sadar apa yg dilakukan Rasyid ada benarnya
Jonathan: Baik
-Sementara itu Di Kantor FBI
Seorang Pelaku Sniper pada beberapa jam lalu kini mulai menandakan kesadaran nya
"Pak. Pelaku Sudah Sadarkan Diri Apa selanjutnya? " kata Seseorang dengan Rank Sergant Law
" Hmm. 15 menit kemudian bawa dia keruang Interogasi. selama 15 menit ini. beri dia makan & Minum. dan beberapa waktu nya untuk istirahat " Titah Chief of staff
" Baik Pak " kata bawahannya
(disini saya tidak begitu menginginkan Nama karakter baru dari rank bawah tapi kemungkinan hanya Seseorang yang pemimpin FBI yg dikenalkan Nanti)
Pelaku itu secara Data dipanggil Dengan Cold(kode nama nya) dan Cold Juga Masuk dalam Blacklist yang Paling Dicari oleh FBI & CIA
" Tapi Tak Aku sangka Cold ini mengincar orang sekelas Presiden Juga. Aku penasaran siapa yang berani² nya menyewa mahal orang ini " ???
"Kalian. Amankan seluruh Tempat Pelaku Beristirahat. Jangan Sampai Ada Kerugian Yang Mendalam dan Jangan sampai kejadian Presiden hampir tertembak mati oleh seseorang ini terdengar oleh Media " Titah ???
" baik Pak ! " kata para bawahanya(fbi)
??? sungguh membenci Media Masa yang selalu ikut campur dalam Urusan internal FBI disaat dalam mengejaran Blacklist. bukan FBI yg saja kesal tapi instasi nasional sekelas CIA Pun sama.
"Tunggu Rejin. Apa yang akan kamu lakukan dengan Pelaku ini? kau Tahu CIA Juga memperlukan Informasi orang ini " Kata seorang Perempuan
"Menurut Mu Apakah FBI ku itu tidak melakukan hal yg sama? Angelina? JANGAN Bodoh. Anggota ku menangkap pelaku ini maka jangan menghalangi ku " Kata Rejin
Pertarungan FBI & CIA sudah dilakukan sejak Perang Dingin. Kedua instasi ini beribut dokumen² Agen musuh atau negara lain yg kemungkinan berkelompok Pada USSR pada kala itu. akan tetapi setelah Perang Dingin Selesai. FBI & CIA Tetap melakukan tradisi lama yaitu mencari Siapa duluan yang menangkap pelaku & Informasi Rahasia
perkataan Rejin Membuat Angelina Terdiam seribu bahasa. Kini Rejin Melewatin Angelina dan Rejin Menuju Ruangan nya
… TBC …