
1 minggu minggu kemudian
Pembangunan Tempat Ibadah berlangsung cepat akan diperkirakan Mulai selesai pembangunan sekitar 1 atau 2 tahun karena bagi Jonathan itu adalah hal yg tercepat karena Jonathan memakai bahan premium dan kualitas tinggi. dirinya tidak mau tempat ibadah yg notaben nya adalah seseorang yang menemui Tuhan Mereka tapi Tempat Rumah Tuhan nya itu sangat tidak enak dipandang. maka dari Itulah Jonathan membuat semuanya itu berusaha tapi terlihat sederhana. Jonathan tidak mempubliskasikan tentang berapa perkiraan yg dihabiskan dana untuk pembangunan 3 tempat umat agama. Banyak Publik perfulkasi tentang hal itu tapi Jonathan mengatakan kepada Rasyid untuk tidak mengatakan kepada apapun ke publik tentang Pembangunan 3 ibadah tersebut. lakukan operasikan perusahaan layaknya normal pada umumnya. Rasyid sangat patuh karena Hidupnya sudah berjanji akan setia kepada Jonathan sebagai Tuannya. sekaligus Rasyid Berterimakasih anaknya diberi kesempatan hidup dan diselamatkan oleh Jonathan saat perang 4 tahun lalu.
" Rasyid. Bagaimana perkembangan Anak² ku dan Perusahaan? " Tanya aku yg bersiap² menggunakan Jas Favorit ku yaitu Bawahan Biru. suit berwarna Biru. Dasi Putih. Kacamata hitam.
" Tuan. Perkembangan Anak Anda mulai Terdeteksi. apakah Tuan Ingat anak perempuan pertama Tuan? Kini dirinya di asuh oleh sebuah keluarga pedagang eskrim dan penjual Hot(nama hewan). Tentang kesehatan & ekonomi Keluarga orang tua angkat untuk anak perempuan pertama berjalan baik " Kata Rasyid menjelaskan Anak Perempuan ku
" Jessica Rasuna Ahmad. Dimana sekarang? Rasyid? dan berapa umur nya sekarang " Tanya aku yg berkaca melihat penampilan ku sedikit berantakan
" Anak Perempuan Pertama Anda kini Tinggal Di eropa barat tepat nya Prancis. Tidak jauh rumah mereka dari tempat banyak wisatawan sekitat 3 jam dari Menara Ifeel yg baru saja diperbaiki itu " Rasyid menjawab dengan penuh detail
" Agama Anak pertama ku? " Tanya aku balik
" Agama anak perempuan Pertama Tuan Adalah Kristen Prostestan " Jawab Rasyid
Jonathan mengambil sisir sambil mendengar penjelasan Rasyid tersebut
" Lalu Bagaimana Keadaan Anak Kedua ku? " Tanya aku kembali sambil merapikan Rambut ku yg sudah diklimis rapi
Rasyid lalu memutarkan sebuah kertas nya kembali
" Anak Perempuan Kedua Anda. kini Hidup di keluarga Pendeta Dan Keseharian keluarga bekerja di minimarket & Resturant selain hari minggu. mereka memfokus kan diri kepada Tuhan Nya mereka " Jawab Rasyid penuh Detail
" Lalu Agama Anak kedua ku? " Tanya aku sambil menatap taman kecil ku di luar sana
" Agama Anak Kedua Anda Adalah Kristen Katolik " Jawab Rasyid
" Lalu Ketiga. bagaimana? " Tanya Aku yg masih menatap taman dengan minum Teh
" Anak ketiga Laki-Laki Anda? Kini Dirinya berada di bagian Eropa Timur tepat nya Georgia. Dirinya diadopsi oleh Keluarga kalangan Militer. Kini Keluarga Angkat anak ketiga anda mendidikasi diri mereka untuk anak ketiga untuk menjadi pria yg kuat & Tidak Naif. Ini Tuan Foto Anak Anda saat berlatih semi Militer " kata rasyid dengan menyerahkan foto yg terlihat anak kecil yg berotot dan kekar tersebut
" Anak ku yg diumur 6 tahun tapi sudah menerima kenyataan hidup. tidak buruk. apa Agama anak ketiga ku? " Tanya aku sambil masih menatap foto anak ketigaKu
" Sayangnya. Menurut Laporan. Anak Tuan mempercayai sebuah Aliran yg tidak saya atau tim saya tidak ketahui. tapi menganggap Anak Tuan mungkin Seorang Atheis? " Kata Rasyid sedikit akan takut kenyataan tersebut
Tapi Rasyid melihat Tuannya yg tidak memiliki ekpresi marah tapi hanya senyum biasa
" Tidak usah takut. Rasyid. biarkan anak itu memilih apa yg menurutnya benar. baiklah katakan kepada ku Tentang anak terakhir ku? " Titah aku
Rasyid yg mendengar titah Jonathan mengenai anak terakhir Tuannya itu langsung bergemetar
" Tu--Tuan. Maafkan saya. Saya kehilangan Jejak Saat memantau Anak Terakhir Tuan " Kata Rasyid menunduk ketakutan
BRAK
sebuah meja tergemetar ketika dipukul oleh Jonathan dan Rasyid juga mengalami hal yg sama. Keringat mulai berucuran. seakan² dirinya ingin mengubur dirinya
Jonathan kesal dan Marah ketika orang² yg ia perintahkan tidak bekerja dengan baik pada sebelumnya
" BAGAIMANA Bisa anakku tidak dapat kalian lacak atau kalian lah yg aku penggal " Titah aku dengan penuh Amarah
" Tu--Tuaan. Mohon Tenangkan diri Anda. Saat kami mencari. terakhir yg kami temukan adalah Sebuah Rumah Dan kami masuk ternyata ada tulisan arabic & juga begitu artinya " Jawab Rasyid penuh ke gugupan dan ketakutan
Jonathan sedikit melihat ekpresi Rasyid. apakah yg dkatakannya bohong atau tidak. tapi ekpresinya tidak menandakan apapun²
" Katakan kepada ku. apa yg dituliskan tembok tersebut? " Tanya ku kepada Rasyid dengan nada emosi yg masi tersimpan
" Tu---Tuan. anda Lihatlah Dan cocokkan apa yg ku katakan sama atau tidak dengan kertas yg tertulis hal ini " Kata Rasyid dengan gugup memberikan Sebuah secarik kertas yg bertulisan Arabic
^^^"**QS. Al-Hujurat Ayat 18^^^
Rasyid mengulangi perkataan Yg dipegang oleh Jonathan dari secarik kertas tersebut
" Menurut apa ini? " Tanya aku karena diri ku sendiri tidak tahu apa arti semua ini
" Tuan. Saya sendiri Tidak Tahu tapi saya Tahu siapa yg dapat membantu Anda " Usul Rasyid
" Siapa? " kata ku dengan melirik Tajam
" Ter & Kir " kata Rasyid menyebutkan 2 nama tersebut
" Panggilah mereka berdua " Titah Aku
Rasyid menunduk kepala nya lalu pamit
5 menit kemudian
Tok Tok
" Masuklah " Titah aku
cleek
tiga pria mendatangi office Jonathan itu
" Rasyid. kenapa begitu Lama? " Tanya aku dengan penuh Keheranan
" T---Tuan. Saya mencari kemana² dan saya baru bertemu mereka berdua sedang melakukan ibadah maka dari itu saya menunggu mereka untuk menyelesaikan nya " Kata Rasyid
Jonathan mulai menatap tajam kepada dua orang tersebut
" Lupakan tentang benar atau rasyid berbohong. tapi Ter & Kir. apakah kalian Tahu tentang hal ini? " Tanya aku kepada mereka berdua
Jonathan menyerahkan secarik kertas tersebut dan Ker & Ter awal nya terkejut untuk beberapa saat tapi sesaat dirinya mulai kembali berekpresi normal
" Tuan. Dengan Segala Hormat Saya. Saya memang Tidak Tahu bagaimanapun Ini Adalah Ranah yg hanya Tuhan Kami ketahui " Kata Ter
" Tapi Tuan. saya berspekfulkasi bahwa Anak Anda Dalam perlindungan Allah. Tuhan Kami. seperti nya Tuhan Kami menjaga Anak Anda melalui seseorang yg penuh dengan keimanan dan ketawaqwan nya kepada Allah. Tuhan Kami. Sungguh Anda Tidak perlu mengkhawatirkan Nya Tuan. Kepala kami lah yg menjamin " Kata Kir melanjutkan perkataan dari ter sebelumnya
Jonathan sedikit memasang muka tidak percaya tapi perlahan dirinya teringat secara tiba² bahwa kelahiran anak ke empatnya di hadiri oleh kumandang Adzan pada 4 tahun silam tepatnya 2013. yg berarti kemungkinan Kir & Ter penjelasannya dapat Perlu sedikit dipercaya
" Baiklah. Ter & Kir. Jika kamu mengatakan demikian. saya akan mempercayai kalian berdua. tapi Jika perkataan Kalian berdua menimbulkan kebohongan. saya tidak segan² mengantarkan kalian berdua kepada Tuhan Kalian Itu tersebut. Mengerti? " Kata Aku dengan Nada mengancam dua orang tersebut
Ter & Kir sedikit takut pada awalnya tapi mereka berdua mengucapkan 'Astagfirullah' Dan kemudian mereka tenang setenang daripada sebelumnya
Jonathan mendengar & Melihat itu tapi memilih untuk mengabaikan saja.
" Baiklah. Kalian Boleh Pergi. Dan Rasyid. Datangkan Asep ke Ruangan ku. bahwa jam 1 Siang nanti aku memiliki Agenda. Yaitu Pelantikan Ku Sebagai Presiden As Nanti " Titah aku
" Selamat Tuan " Ter & Kir. Rasyid dengan menunduk sopan dan penuh kepatuhan
" Terimakasih. Tapi semua ini berkat kalian. Tanpa kalian Aku bukan apa². Tiada kalian. aku tidak khawatir terhadap keamanan keluarga ku bahkan aku sendiri. Terimakasih " kata aku dengan senyuman
ketiga bapak² yg bisa dikatakan 30+ keatas lebih dari umur jonathan sekarang. itu hanya meneteskan Air mata disekitar kumis² mereka
" Mohon terus beri perintah kepada kami. Tuan Besar Jonathan" Ketiga itu pun berkata tersenyum lalu pergi dengan menunduk dan mundur perlahan.
… TBC …
Bye