Mars Vs Venus

Mars Vs Venus
MARS VS VENUS 053



Pagi ini rumah keluarga Bagaskara di ributkan dengan teriakan para bocil A. Mereka telah memasuki umur 2 tahun lebih 6 bulan.


Mereka menjadi anak yang lucu dan juga pintar. Bagaimana tidak pintar di usia 2 tahun mereka sudah bisa berbicara 3 bahasa dan sudah bisa membaca meski ucapan mereka banyak cadelnya.


Kini mereka sedang meributkan pakaian yang akan di pakai oleh Anna - Annatasya Queenzee Bagaskara. adik perempuan mereka yang baru berusia 4 bulan. Yap! Venus hamil kembali saat triple A berusia satu tahun tiga bulan.


"Aban, Dede Na agus ake ni," ujar Anta.


(Abang, Dede Anna bagus pake ini)


"No ban, alo menulut mas, agus walna ilu. walna netlal," bantah Asa.


(No bang, kalo menurut mas, bagus warna biru. Warna netral)


"Iyammm. Alian bicik, nti dede anun. Ebagai Aban Aling uwa. Aban cetuju ma kakak. Walna pink, kalna Dede Anna wewek," final Al.


(Diammm. Kalian berisik, nanti Dede bangun. sebagai Abang paling tua. Abang setuju sama kakak. warna pink, karena Dede Anna cewek)


keputusan Al langsung di sambut bahagia oleh Anta karna pilihannya yang di pilih Al.


Fyi. Al, Asa dan Anta memiliki panggilan tersendiri setelah memiliki Anna. Abang untuk Al, Mas untuk Asa dan Kakak untuk Anta. itu semua pemikiran dari otak kecil mereka bertiga.


Di pintu kamar sudah berdiri Venus yang sedang memegang nampan berisi sarapan triple A. Tadi ia sengaja meninggalkan Anna yang masih tidur bersama mereka. Karna ia tau, kembar tak akan membuat Anna menangis. Kalaupun menangis maka salah satu dari mereka akan berlari mencarinya.


"Jadi gimana triple, menurut kalian Dede pake baju apa hari ini?" tanya Venus setelah meletakkan nampan di atas nakas.


"Pink!" saut mereka serempak.


"Syutt, kaget nih Dede nya," Anna menangis karena para Abang nya berteriak tadi.


"Sekarang kalian sarapan dulu yaa, mommy mandiin Dede dulu,"


"Ciap mom!"


...***...


Setelah meributkan pakaian yang akan di pakai Anna. Kini triple A sedang duduk di depan ranjang bayi milik Anna. Biasanya mereka akan mengganggu Venus yang sedang masak atau Mars yang sedang di ruang kerja.


"Ocen tau!" ucap Anta yang masih menatap adiknya. Seolah Anna akan menghilang jika ia berkedip.


"Iya cih. Api ta au ain apa? Endapat Aban imana?" tanya Asa.


Al menatap kesal adik-adik kembarnya ini. Padahal tadi ia sudah mengatakan jika mereka ingin bermain maka pergilah. Ia tetap menunggu Anna yang sedang tidur.


"Pegi aja ana! Jan acot!" ketus Al yang kini menaiki ranjang bayi adiknya. Untuk saja ranjang ini besar.


(Pergi aja sana! jangan bacot!)


"Oceee!" teriak keduanya.


"Bicik!" Al sangat suka ketenangan. Beda hal nya jika Anna yang sedang mengoceh padanya. Maka ia akan dengan senang hati menjawab meski tak paham.


...***...


Di sebuah ruangan mewah seorang lelaki duduk di kursi kebesarannya. Ia menatap sendu foto seorang gadis SMA yang tersenyum lebar ke arah kamera.


Lelaki itu ialah Lintang Utara Bagaskara. Masih ingat Lintang? Yaa, dia adalah sepupu Mars.


"Seharusnya Lo cari dia kalo Lo benar-benar cinta," ucap seorang lelaki yang sedari tadi sudah sangat kesal menatap sepupunya ini.


"Gue udah nyari kemana pun tapi nggak ketemu," jawab Lintang.


"Bukan nggak ketemu. Lo nyarinya nggak sepenuh hati. Kalo lo cinta pasti Lo usaha. Apalagi kemungkinan besar dia hamil anak Lo bo'doh," sarkas Mars. "Gue tau Lo khilaf waktu itu. Ya walau kalian udah nikah, tapi kalo saat Lo ngelakuin itu di hati Lo ada cewek lain istri mana yang terima. Be'go banget sih!" sambung Mars.


"Gue udah usaha tapi-"


Bugh


Bugh


Dua Bogeman mentah di dapat Lintang yang pastinya itu berasal dari Mars.


"Usaha darimana an'jing! Lo aja sibuk sama dia yang seharusnya nggak Lo peduliin lagi! Ma'ti aja Lo sana!" setelah itu Mars segera meninggalkan ruangan tersebut.


...***...


Hanya ingin mengatakan kalau ika udah selesai USP. Huaaa nggak sekolah lagi hiks😭😭


Dahlah...


...BYE!...