Mars Vs Venus

Mars Vs Venus
MARS VS VENUS 011



Telpon off 📱


"Mars bangun hiks hiks" tangisan Venus mendayu-dayu di telinga Mars. "Mars tega ninggalin Ve? Kitakan baru tiga Minggu pacaran nya"


30 menit kemudian datanglah Bunda Mentari bersama seorang dokter lelaki. Dokter yang di panggil Bunda Mentari adalah dokter pribadi keluarga Venus.


"Bram calon mantu ku kenapa?" tanya Bunda Mentari pada Dokter Bram.


"Sepertinya dia belum makan dari malam tadi, jadi asam lambungnya naik. Nanti saat dia bangun harus hati-hati, karena bisa saja dia memuntahkan apa yang nanti dia makan. Saat selesai muntah barulah dia akan lebih enak kan" jelas Dokter Bram.


"Jadi kira-kira berapa lama Mars akan bangun om?" tanya Venus.


"Mungkin sekitar se-jam-an lagi" jawab Dokter Bram. "Baik kalo gitu saya permisi dulu.


"Mari aku antar, Ve jaga Mars!" titah Bunda Mentari.


Bunda Mentari segera mengantarkan Dokter Bram keluar dan langsung berlanjut pulang ke rumah nya yang berjarak sekitar 3 rumah dari rumah Mars.


Sedangkan di rumah Mars, Venus masih menunggu Mars sadar sambil terus menangis menatap Mars yang belum juga sadar-sadar.


"Lo kok ngga pernah bilang sama gue kalo lo punya asam lambung sih Mars?" lirih Venus. "Kalo tau bakal kayak gini gue ngga bakalan nolak ajakan lo dinner malam tadi. Maaf Mars hiks hiks"


Flashback On.


Malam Minggu ini rencananya Mars akan mengajak Venus untuk dinner. Tentunya di tolak dengan segala cara oleh Venus.


"Ayo lah Ve, kita kan pacaran sekali-kali Napa sih kita dinner bareng" ajak Mars.


"Gue ngga mau Mars! Lo paham ngga sih? GUE. NGGA. MAU. DINNER. SAMA. LO!" tegas Venus.


"Yaudah! kalo lo ngga mau dinner bareng gue, gue ngga bakal makan malam ini" ancam Mars.


"Serah lo!" acuh Venus.


Flashback end.


SEJAM KEMUDIAN.


"Eughh" rintih Mars yang langsung membangunkan Venus yang tertidur di sampingnya.


"Mars udah sadar?" tanya Venus girang. Mars hanya mengangguk dan menatap datar ke arah Venus.


"Mars makan ya?" tawar Venus. Sedangkan yang ditawarkan hanya menggeleng cepat.


"Makan yaa Ve suapin oke? abis itu Mars minum obat biar ngga sakit. Besok kita sekolah loh" ucap Venus terus menawarkan. Mars hanya menggeleng.


"Kenapa hmm?" Venus masih berusaha membujuk. "Mars masih marah yaaa? maaf Ve ngga tau kalo Mars punya penyakit asam lambung" Venus merasa bersalah.


"Apa sih emang nya yang Ve tau tentang Mars"


"Maaf Mars hiks hiks se.....sekarang Ve ja....nji ngga hiks hiks ngga bakal no....no...lak ajakan Mars makan. Ta...tapi hiks Mars jangan marah lagi sama Ve" melihat Venus menangis terisak-isak akhirnya Mars pun tidak tega dan langsung memeluk tubuh kecil sang kekasih ahhh kekasih? lebih tepatnya hanya pura-pura menjadi kekasih.


"Sekarang Mars makan yaa?"


"Tapi Ve suapin yaa"


"Iyaaa. Buka mulutnya Aa"


Dan terjadilah suap-menyuap manja ala Mars dan Venus. (Jiwa jomblo ku meronta-ronta)


...---------------...


Keesokkan harinya Mars sudah sehat kembali dan akan berangkat sekolah. Sama seperti kemarin Venus datang membawa rantang untuk sarapan pagi bersama dengan Mars.


"Yang masak?" tanya Mars


"Apa?" bingung Venus


"Siapa?"


"Ihh Mars ahh Ve kan nanya apa?" kesal Venus karena Mars nanya ngga selesai.


"Ngga usah desah gitu sayang" goda Mars.


"Ihh tau ahhhh" Venus cemberut dan memajukan bibirnya yang membuat Mars tersenyum menggoda.


"Ini bibir mau aku kasih obat yaa?" Mars mengusap bibir ranum Venus dengan lembut.


"Hah?" Venus kebingungan. emang ada yaa obat buat bibir gue?. batin Venus.


Cup


Mars menempelkan bibirnya ke bibir ranum milik Venus. Venus yang mendapat serangan mendadak hanya bisa terpaku dan menegang. Entah mengapa di perutnya seakan ada ribuan kupu-kupu yang berterbangan di dalamnya.


Mars hanya menempelkan bibirnya sekitar satu menit. Lalu menjauhkan tubuhnya. Mars melihat Venus yang masih terpaku hanya tersenyum penuh kemenangan.


"Udah kali bengong nya" Mars mencolek dagu Venus.


"A-apaan sih ihh. Ini nih sarapan dulu. Mau pake apa?" tanya Venus terus berusaha menetralkan racun cinta yang di sebarkan Mars lewat bibirnya tadi. Serius tadi gue di cium Mars? first kiss gueee. Ratap Venus dalam hati.


"Ohh jadi gini yaa rasanya sarapan bareng istri. Makanan di ambilkan, minum di siapkan. Asik juga yaa ternyata" ucap Mars yang melihat Venus mengambilkan sarapan untuknya.


"Dihh apaan jijik!" cetus Venus.


"Jangan jijik nanti Ve ketagihan" goda Mars.


"Udah makan ini" Venus menyodorkan piring ke pada Mars.


"Ngga ahh tadi udah sarapan" tolak Mars.


"Loh... kapan Mars. Kita belum makan loh" tanya Venus.


"Udah tadiiii"


"Kapan Mars?"


Cup


"Udah kan?" tanya Mars.


"Ihh Marsssss itu bukan sarapan tapi ciuman. Ayo dong makan, ntar sakit kamu kambuh lagi" gerutu Venus yang mulai kesal.


"Ngga papa asal yang rawat aku kamu" Mars membelai lembut rambut Venus.


Venus yang di perlakukan seperti itu hanya diam terpaku.


~


~


~


Auuuu udah mulai-mulai bucin ini guys. Ini mars sebenarnya memang tulus atau hanya taktik agar Venus luluh? Hanya Ika yang tau (Ha-ha-ha senyum jahat😈)