Mars Vs Venus

Mars Vs Venus
MARS VS VENUS 02



Hati ini adalah hari Senin. Hari yang sangat tidak disukai oleh sebagian siswa termasuk Venus. Tapi demi mengalahkan Mars Venus berusaha membuang rasa malasnya.


'****** gue telat!' Venus membatin sambil menepuk jidatnya. "Bisa kecoreng nih nama baik gue hahhh" ucap Venus frustasi.


Venus akhirnya mencari jalan untuk bisa masuk sekolahnya, karena memang upacara telah selesai.


"Lewat mana yaa?" Venus bicara dengan dirinya sendiri.


Tiba-tiba ada lampu menyala di atas kepala Venus pertanda bahwa dia mendapat sebuah ide cemerlang.


"Gue tau.. gue tau lewat gerbang belakang" teriak Venus girang.


Sesampainya didepan gerbang belakang sekolah Venus berusaha membukanya. Namun sayang beribu sayang gerbang di kunci.


"Anjirr emang! giliran gue butuh nih gerbang kekunci" gerutu Venus. Venus terus menggerutu dalam hati nya, namun gerutuannya selesai saat ada suara yang ngalihin pikiran nya.


"Ngapain Lo disini?" ucap seseorang itu.


"Lo punya matakan? jadi pake!" sungutnya.


"Gue nanya baik-baik Ve" jawab Mars. Yaa orang tersebut adalah Mars. Orang yang selalu di anggap musuh abadi oleh Venus.


"Lo daripada nanya-nanya nggak jelas gitu, lebih baik Lo bantu gue masuk nih!" Venus mengulurkan tangannya untuk di tarik agar bisa memasuki sekolahnya.


"Malas ahh ntar jatuh gue lagi yang kena marah"


"Kok Lo gitu sih sama gue?! jahat Lo!" sergah Venus sambil terus memanjat pagar. "Awas Lo ngintip-ngintip! hadap sana lo!" marah Venus masih berlanjut.


Namun sesaat sesudah Venus Menaiki pagar Mars membuka pintu pagar dengan kunci yang dibawanya.


"Lo!"


"Apa?" senyum jahat Mars keluar.


"Punya kunci kok ngga bilang-bilang sihhh gue udah susah-susah manjat dan Lo ngga bilang gue" hardik Venus.


"Ya udah turun cepet!" seru Mars sambil mengulurkan tangannya agar di pegang Venus.


"Ngga Sudi gue di pegang-pegang Lo" tolak Venus. Sesaat kemudian.....


"Au ahhhh sakitttt" rintih Venus saat dia terjatuh dari pagar.


Mars yang terkejut langsung mendekati vanus dan mencoba membantunya.


"Ngga usah pegang-pegang! Gue bisa sendiri" Venus berusaha berdiri namun tetap jatuh lagi. Melihat itu Mars yang geram langsung saja mengangkat tubuh Venus yang kecil ke dekapannya.


"NGGA MAU MARS TURUNIN VE!!!! VE BISA SENDIRI" Teriak Venus dalam dekapan Mars.


"Diem Ve, ntar jatuh mau?"


"Enggak ntar kalo jatuh sakit lagi kan?" rengek Venus mengeratkan pelukannya.


"Iya itu tau makanya Ve diem, ntar kalo Ve goyang mars juga ikutan goyang terus kita jatuh bareng mau?" Mars menakuti Venus.


"Enggak!" rengek Venus lagi.


Yaa seperti itulah mereka berdua, jadi jangan bingung. Kalo Venus manja maka Mars akan memperlakukan nya dengan baik juga, begitupun sebaliknya jika Venus membuat Mars kesal maka Mars akan membuat Venus makin kesal. Sesimpel itu pertengkaran mereka berdua.


__________________________________


"Kaki kamu sepertinya terkilir Venus, kenapa bisa begini?" tanya dokter Vana, dokter yang menjaga UKS di sekolah mereka.


"Tadi jatuh buk! manjat pagar belakang" jawab Mars.


"Apaan sih lo? sok tau!" marah Venus "Itu buk, tadi saya kepeleset waktu mau masuk kelas ehh di bantu sama tu orang" ucap Venus sambil menunjuk Mars dengan dagunya.


"Boong dia buk, mana ada kepeleset sampe terkilir gitu"


"Sudah-sudah kalian ini bertengkar terus, ibu do'akan kalian jodoh!" geram dokter Vana.


"Amit-amit" ucap mereka kompak.


"Tuh kan gini aja udah kompak apalagi besok-besok" goda dokter Vana.


Mars dan Venus saling bertatapan lalu...


"JIJIK!" pekik keduanya. Sedangkan dokter Vana hanya bisa tertawa melihat tingkah laku Mars dan Venus.


"Udah-udah ayo Mars bantu Venus di sini. Ini udah ngga papa kok, lain kali Venus hati-hati yaa ibu permisi dulu" ujar dokter Vana lalu beranjak dari ruang UKS menuju ruangan pribadi nya.


Sepeninggalan dokter Vana UKS menjadi sepi, baik Mars maupun Venus tak ada yang berniat untuk memulai pembicaraan. Namun setelah sekian lama hening akhirnya Venus memutuskan untuk mencari topik pembicaraan.


"Lo ngga mau masuk kelas aja Mars?" tanya Venus.


"Ntar Lo sendiri di sini" jawab Mars.


"Aelah santai aja kali, gue sendiri juga ngga papa kan udah biasa" ujar Venus sambil terus menatap kedepan.


"Lo udah ngga papa kan? kita ke kelas bareng aja ayo! Lo ngga lupakan kalo kita ada ulangan harian sama Bu Anis" ucap Mars mengingatkan.


"Ya udah tapi gendong yaa" pinta Venus dengan mengeluarkan ekspresi andalannya yaitu puppy eyes yang membuat Mars tak bisa menolaknya.


"Depan belakang?" tanya Mars.


"Depan dong! ngga liat nih rok nya Ve pendek ntar ada yang liat gimana?" rengek Venus.


"Ya udah!" Mars pun mengangkat tubuh Venus ala bridal style dan Venus hanya diam dan menatap kagum ke arah Mars yang sedang menggendong nya.


Kalo di lihat-lihat gini mars ganteng yaaa batin Venus. Ahh ngga boleh gila ingat Mars adalah musuh! ETERNAL ENEMY! teriak Venus dalam hati.


DI KELAS🏫


Pelajaran telah di mulai, namun buk Anis merasa ada yang sedikit berbeda karena ia tak melihat dua siswa yang di juluki sebagai Tom and Jerry.


"Abrol! Mars mana?" tanya Bu Anis.


"Ngga tau Bu, tadi sesudah upacara Mars langsung pergi gitu aja" jawab abrol.


"Naina?" panggil Bu Anis lagi.


"Venus belum datang dari tadi Bu! seperti nya terlambat" jawab Naina yang langsung memotong ucapan gurunya karena sudah hafal akan pertanyaan yang akan di berikan.


"Ya sudah, sekarang ibu kasi waktu 15 menit untuk membaca kembali materi yang akan di jadikan ulangan. Kita tunggu Mars dan Venus dulu" titah Bu Anis.


"Iya Bu" jawab jawab mereka kompak.


Sesaat kemudian, Mars dan Venus memasuki kelasnya.


"Assalamualaikum Bu. Maaf Bu kita telat, soalnya tadi saya di telpon sama Venus yang lagi di UKS Bu" kata Mars yang masih menggendong Venus.


"Wa'alaikumsalam, ngga papa silahkan masuk" Bu Anis langsung mengizinkan mereka masuk karena kasian melihat ekspresi wajah Mars yang kecapekan akibat menggendong Venus.


Mars langsung mendudukkan Venus di tempat duduknya. Dan berjalan menuju tempat duduknya pula. Pelajaran di lanjutkan dengan tertib dan lancar. Tak ada yang saling mencontek walaupun ada yang gelisah akan jawaban yang di isi nya sendiri.


~


~


~


~


Oke sampe sini dulu👌 see you next part 😙