Mars Vs Venus

Mars Vs Venus
MARS VS VENUS 012



Lanjut?


Ya udah ayo!


Happy Reading💚


Seminggu telah berlalu sejak kejadian Mars mencium Venus secara mendadak yang masih ber-efek pada kinerja jantung Venus setiap berada didekat Mars. Dalam seminggu ini pun Mars semakin gencar melayangkan gombalan-gombalan yang membuat Venus seakan-akan ingin melayang. Mulai dari Mars yang sering mengajak Venus dinner bareng, mengantar jemput sekolah, belanja bareng, jalan-jalan bareng dan masih banyak lagi. Termasuk Mars yang menginap di rumah Venus.


Hari ini pun sama. Rencana nya Mars dan Venus akan jalan-jalan ke mall berdua.


Sesampainya di salah satu mall yang terkenal di kota tersebut. Mars langsung memarkirkan mobilnya disana. Lalu membukakan pintu untuk Venus. Dan menggandeng tangan Venus untuk memasuki mall.


"Kita mau kemana dulu nih?" tanya Mars.


"Main dulu aja gimana?" tawar Venus.


"Ya udah sih boleh aja. Aku ikut kemanapun kamu mau" Mars mengedipkan sebelah matanya menggoda Venus.


"Apaan sih Mars" Venus memukul pelan bahu Mars.


"Auu baper jangan?" Mars menampilkan wajah gemoy nya.


"Jijik ahh" Venus memalingkan wajahnya dari tatapan Mars.


"Ih ih ih pipinya merah dong" Mars mencolek pipi Venus.


"Udah ahh jadi ngga nih?" Venus menutup pipinya dengan kedua tangannya.


"Jadi dong ayo"


...------------------...


Setelah puas memainkan berbagai macam game dan memakan es krim di sebuah kedai akhirnya Mars dan Venus berencana untuk makan.


"Kita makan dulu ya Ve?" Venus pun hanya menganggukan kepalanya.


"Kita makan di tempat pilihan aku yaa?"


"Terserah"


"Kok jawabnya singkat sih? kenapa?"


"Gapapa"


"Ya udah. Kalo aku salah aku minta maaf"


"Hmm"


Mendengar jawaban Venus yang menurutnya sangat singkat Mars langsung menepikan mobilnya.


"Kok berenti?" heran Venus.


"Kamu kenapa?" Mars memegang tangan Venus.


"Gapapa" melepas genggaman tangan Mars.


"Jujur aja"


"Kesel"


"Sama aku?" tanya Mars lembut.


"Pikir sendiri!" ketus Venus. "Apaan sih nih cowio ngga peka banget. Peka dong gue nih pengen kek orang-orang yang kalo hari jadinya itu dikasi kado sebel banget gue" batin Venus.


"Ya udah, terus ini kita jadi ngga makannya" Mars bertanya karena ia paham Venus sudah tak mood untuk makan.


"Ngga usah dah kenyang" ketus Venus.


"Ya udah kita pulang" Mars menjalankan mobilnya untuk pulang.


"Dasar cowo ngga peka. Awas aja yaa Lo bkl gue kacangin Lo" teriak Venus dalam hati. "Bukannya ngebujuk gue malah beneran pulang. Padahal kan gue masih mau jalan sama dia hissss"


Sebenarnya Mars tau Venus sedang sangat kesal terhadapnya. Tapi dia harus tetap stay cool. Mars melihat Venus yang sedang memukul pelan kaca jendela mobilnya untuk melampiaskan kekesalannya terhadap Mars.


"Kalo kesel sama aku pukul aku dong. Kasian tuh kacanya ngga salah" ejek Mars.


Cup.


Venus terdiam. Sedangkan Mars senyum penuh arti.


"Apa-apaan sih main nyosor-nyosor aja, ganjen Lo" maki Venus.


Cup.


"Udah ahh fokus aja nyetirnya ntar nabrak gue belum mau mati muda" kesal Venus yang sudah di cium dua kali oleh Mars.


Cup.


"Mars udah!" Venus menutup pipinya yang sudah memerah karena baper. "Ban*sat sih emang nih cowo main nyosor-nyosor aja. Ngga tau apa jantung gue dah mau copot ini." gerutu Venus dalam hati.


"Kenapa diem?" tanya Mars yang masih fokus nyetir.


"Kenapa nyium?" Venus balik bertanya.


"Lupa perjanjian?" Venus langsung mengingat-ingat perjanjian apa yang sudah di buatnya bersama Mars selain pacaran selama lima bulan.


"Aisss bisa-bisanya gue lupa" gumam Venus yang sudah mengingat perjanjian mereka.


"Udah ingat?" tanya Mars sambil terus tersenyum.


"Iya-iya aku lupa" ketus Venus.


Hening untuk sesaat sebelum Mars membuka percakapan kembali.


"Malam nanti kamu ada acara ngga?"


"Ngga ada deh kayaknya. Kenapa?"


"Malam nanti jam tujuh aku jemput. Kamu jangan lupa siap-siap oke"


"Malas ahh, aku mau marathon movie aja"


"Ngga terima penolakan" tegas Mars.


Sesampainya di rumah Venus Mars langsung ikut turun memasuki rumah.


"Loh ngapain ikut masuk sih?" kesal Mars


"Mau numpang makan hehe" cengir Mars.


"Dalam ngga modal" gerutu Venus pelan tapi masih di dengar Mars.


"Ngga papa dong numpang makan di rumah pacar. Ya ngga Bun?" ucap Mars saat melihat bunda Mentari lewat.


"Iya ngga papa. Bunda tu kok kalian pasti belum makan gara-gara Venus pasti kan Mars?" tanya Bunda Mentari.


"Iya Bun Venus ngambek trus minta pulang. Mars belum makan Bun" rengek Mars manja kepada bunda Mentari.


"Ya udah ayo makan" ajak Bunda Mentari.


Di sela-sela makan bersama Mars teringat untuk meminta izin pada Bunda Mentari untuk membawa Vena jalan malam nanti.


"Bun, malam nanti Mars boleh ngga ngajak Venus makan di luar" tanya Mars.


"Boleh dong asal jangan malam-malam banget pulangnya yaa" ingat Bunda Mentari.


"Siap komandan"


~


~


~


Akhirnya selesai juga. Maap baru up, ngga ada ide soalnya ika( jadi bingung mau nulis apa.


Besok lanjut oke? siap komandan