Mars Vs Venus

Mars Vs Venus
MARS VS VENUS 023



Jadi kali ini ngga perlu bacot-bacotan yaa.



Yaa Allah Mars lagi belajar kok bisa-bisanya masih liatin fotonya Venus. Ahh jadi pengen jadi hp nya ha-ha-ha. Yok ahh lanjut.


...Happy reading ♥️...


Olimpiade akan berlangsung seminggu lagi. Tapi Mars tak terlalu memikirkan nya. Bagaimana mau berpikir jika otaknya hanya di penuhi bayang-bayang Venus seorang. Ahh sudah lah Mars sekarang telah menjelma menjadi pria dingin yang bucin akut.


"Aaargghhhh" Mars mengacak-acak rambut "Gimana gue bisa fokus iniii, kenapa Venus mulu sih yang ke bayang" Mars mencoba untuk memfokuskan diri nya sendiri.


Mars mulai memejamkan matanya, namun lagi-lagi bayangan Venus yang terlihat.


"Gila-gila gue kenapa yaa. Olimpiade bentar lagi tapi gue ngga ada belajar-belajar. Bisa-bisa kalah gue kalo gini" gerutu Mars yang merasa dirinya sekarang terlalu santai.


Mars meraih hp nya di atas meja. Ia kembali menatap foto Venus yang memang banyak ia simpan di galeri hp nya.


"Oke Ve. Kamu liat aja yaa, aku bakal matiin hp ini dan ngga akan nge-chat kamu. Aku mau fokus dulu untuk olimpiade ini. Doa in aku menang I Love You my Queen Venus Arleta Queenzeela" setelah berbicara sendiri dengan hp nya Mars langsung mematikan-nya agar tak tergoda untuk menatap Venus lagi.


Di waktu yang sama tapi tempat yang berbeda. Venus sedang asyik-asyiknya menonton drama lewat laptop nya. "Wahh kasian banget sih cewenya di cuek'in sama cowoknya gara-gara olimpiade sekolah. Ck-ck-ck untung Mars ngga gitu yaa" Venus menggeleng-gelengkan kepalanya sambil terus mengomentari drama yang di tonton'nya.


Author: belum tau aja kamu Venus 😏 Mars bakal cuek'in kamu selama seminggu nanti ha-ha-ha (ketawa jahat😈)


Back to story'


Keesokkan harinya Venus menunggu Mars di dalam kelas. Karena hari ini Mars tidak menjemput nya di rumah untuk berangkat bareng.


"Woiiii bengong-bengong ae. Udah pada ngopi belum, ngopi ngapa ngopi" Abrol datang tanpa di undang oleh Venus yang mengakibatkan Venus terkejut.


"A*jir yaa lo, kaget gue, dasar setan lo" Venus memukul-mukul Abrol dengan tas nya.


"Aduh, aduh sakit sayang. Kalo mau deket-deket sama aa jangan gitu dong, sini biar aku peluk ayo sini" Abrol menggoda Venus.


Venus bergidik ngeri mendengar godaan Abrol. "Ihh jijik gue sumpah mo muntah nih gue. Huekk" Venus menirukan gaya orang yang mau muntah.


"Bangsat Lo Abrol mati aja lo mati" Venus yang geram terus memukul-mukul badan Mars sekeras-kerasnya "Lo yaa ngelunjak a*jing"


"Ahh au sakit woii yaa am-ampun. Gue becanda woii sakit woi" Abrol mengaduh kesakitan.


Nafas Venus memburu akibat terlalu kesal. "Huh huh mati aja lo sana" Venus menoyor kepala Abrol.


"Udah udah ampun sakit nih"


"Mars mana kok ngga bareng Lo?" tanya Venus celingukan melihat ke arah pintu.


"Ngga masuk dia" singkat Abrol.


"Loh kenapa? sakit? ada acara keluarga? atau dia ngga mau ketemu gue? tapi kan kita udah lama baikan" Venus memberondong pertanyaan-pertanyaan kepada Abrol.


"Satu-satu bisa ngga sih. Udah kek kereta aja Lo" jawab Abrol. "Dia ngga sakit juga ngga ada acara keluarga. Dia lagi mo fokus buat olimpiade Minggu depan, dia ngga mau ketemu sama lo dulu takut gagal fokus katanya" jelas Abrol.


"WHAT DIA NGGA MAU KETEMU GUE SAMPE MINGGU DEPAN? TERUS KALO GUE KANGEN GIMANA DONG? KALO GUE MAU JALAN SAMA DIA GIMANA? KALO GUE MAU BARENG DIA TERUS GIMANA DONG" Venus menaikan oktaf suaranya.


Abrol menutup telinga mendengar teriakan Venus yang sangat memekakkan telinga. "YA MANA GUE TAU. TANYA AJA SAMA COWO LO SANA JANGAN TANYA GUE! GUE CUMA NYAMPEIN PESAN DARI DIA DOANG!" Abrol membalas teriakan Venus barusan.


"WOI JANGAN TERIAK DONG SAKIT NIH KUPING GUE"


"LO JUGA TERIAK A"JIR"


"LAH KAN LO DULUAN YANG TERIAK GOBLOK"


"UDAH DIEM BEGO"


"KALO NYURUH DIEM NGGA PERLU NGEGAS JUGA SETAN"


Dan terjadilah saut menyaut teriak antara Venus dan Abrol yang dapat mengundang kelas tetangga untuk melihat aktivitas mereka berdua.