
...π·π·π·...
dua bulan berlalu, kini kandungan Dara sudah menginjak angka lima bulan..
bukan main, ternyata Dara mengandung anak kembar tiga.. karena memang gen kembar ada dari silsilah keluarga nya. dan kabar itu menjadi sebuah kejutan untuk kedua mertua nya terutama nyonya Diana. beliau tdk menyangka akan mendapatkan tiga cucu sekaligus.. bayangkan saja nanti jika ketiga anak itu lahir..? mereka akan ramai memanggilnya nya dengan sebutan nenek...
bahkan hari yg ditunggu sang suami pun tiba, hari wisuda nya berakhir kemarin.
Dion akan terjun langsung keperusahaan ayah nya, ia tdk akan melanjut kan s2 atau selebihnya. karena sudah mendapatkan gelar itu pun ia telah puas.
menjabat sebagai CEO muda bukan sesuatu yg mudah, itu merupakan tanggung jawab besar dan masih harus didampingi tuan David.
..
>> pukul menunjukan 18:00
" tumben sekali mas Dion belum pulang.." gumam Dara yg mondar mandir di depan pintu seperti setrikaan saja. padahal sekarang ini Dara tengah sendirian, sedangkan ART mereka telah pulang jam empat sore tadi.
tdk seberapa terdengar suara pintu terbuka..
"ceklek"
"Assalamualaikum " itu Dion
"wa'alaikum salam !! " Dara segera salim dengan suami nya dan mengambil tas jinjing yg dibawa Dion.
"Baru pulang mas...??" tanya Dara. ia telah mengubah panggilannya, karena dirasa kurang pas memanggilnya kaka . sebab mereka suami istri, bukan kakak beradik.
"iya nihh ... ahh ya ampun cape banget yang !!! kerjaan aku banyak banget hari ini " keluh Dion seraya melonggarkan dasi yg mengikat lehernya. memang ayah nya telah menumpukan segudang berkas yg harus di tanda tangani dan Ditinjau nya hari ini.
"cuuppp !! mencium perut buncit Dara.
"hayy triplets ... bagaiman kabar kalian??? gk buat mimi susah kan ?? " bertanya kepada calon anak anak nya.
tiba tiba dughh...
"aawww" pekik Dara, ternyata anak mereka merespon ucapan ayah nya.
"Oww oww ya ampun sayang jangan main bola didalam sana " pekik Dion melihat beberapa pergerakan diperut istri nya itu..
"hahaha mas apa-apaan sihh, mana ada mereka main bola..! bisa aja kaget nya " uca Dara ,, karena ia sudah terbiasa dikejutkan.
"heyy anak pipi, jangan nendang mimi o.k !! kasian mimi pasti kesakitan "
Dara tersenyum melihat kelakuan Dion.
"Mandi dulu mas !! habis itu kita makan bareng..."ajak Dara kepada suami nya, mereka berjalan . Dara menyiapkan air sedikit hangat untuk suami nya itu.
setelah mandi mereka langsung menuju meja dan menyelesaikan acara makan nya.
"huhh kayaknya aku perlu sekretaris deh yang... apa coba masa kerjaan aku yg handle semua... !! Daddy juga coba sebelum aku menjabat sediakan dulu asisten atau sekeretaris. kalo gini kan aku yg repot.." ucap Dion masih mengeluh.
memang di jam seperti itu saat nya mereka bersantai dan apa nama nya Emm exchange opinion gitu lah !!..
"memang nya mas sudah dapat yg cocok..? " tanya Dara sedikit tdk mengerti.
"belum sihh sayang.. tapi perusahaan sudah membuka lowongan .. dan akan ada pelamar yg hadir besok, kalo gk salah sekitar 52 orang.." ucap Dion lalu menarik kepala Dara agar bersandar di dada nya.
"ohh ya ampun, banyak banget mas..!! terus kalo cuma satu yg diterima, kasihan dong yg gagal ..." ucap Dara heran.
"ya gk lah sayang .. kita kan membuka untuk beberapa bagian. seperti staf managerial, marketing karir and bagian sekretaris. kan dilihat dari apa jurusannya ..." Dion menjelaskan panjang lebar. sedangkan Dara hanya ber oh ria, memang ia tdk mengerti urusan kantor sama sekali..
"terus kamu mau nya yg gimana... laki laki apa perempuan !! " tanya Dara was was.ia takut bila perempuan suami nya akan tergoda seperti film yg sering ia tonton.
"mau laki laki atau perempuan sebenarnya gk masalah sihhh sayang.. yg penting orang itu bertanggung jawab, disiplin, dan sudah pasti pintar..." jawab Dion .
" gitu ya !!! ya sudah sihh terserah mas saja ..." ucap Dara tersenyum kecut.
Malam ini tdk ada acara unggat unggat apungan, sebab Dion terlalu lelah .. jadi mereka memutuskan untuk langsung tidur saja.
..
rembulan malam yg ditemani awan berbintang telah terlewati, dua insan yg berpelukan sepanjang malam itu terbangun dari tidur nya... adzan subuh berkumandang menyadarkan 2 anak manusia itu untuk segera menunaikan kewajiban sebagai umat.
setelah selesai kedua nya mandi bersamaan dalam satu ruangan..
.
Dion telah rapi dengan stelan jas yg melekat ditubuh nya.. aura seorang bos terpancar dari wajah dan perawakannya.
sedangkan Dara terlihat begitu cantik.. menggunakan dress soft pink selutut,dengan rambut di gulung tinggi dihiasi pita mutiara dilingkarannya menampilkan leher putih jenjang ditambah dengan perut besar yg menonjol sehingga membuat Dion gemas dan jadi malas ke kantor.
"kamu gk lagi godain aku kan sayang............??" ucap Dion seraya memeluk Dara.
"mentang-mentang suami kamu tadi malam gk buat kamu enak-enak jadi pagi nya disuguhi kek gini " ucap nya gombal.
"hi hi.. mana ada?? balas Dara terkikik
"jadi malas ngantor... mau kelonin kamu !!" Dion mulai bergairah ..
Dara tersenyum lalu berbalik" jangan lah... kan hari ini ada pertemuan penting kata nya... " lalu menepuk pelan jas suami nya itu agar terlihat rapi dan tdk kusut.
"tapi sayang, lihat nihh " menunjuk sesuatu dibalik celana nya yg terlihat menggembung itu..
Dara menoel pusaka Dion.. lalu berbisik
"Ntar malam ya sayang.. aku kasih yg spesial buat kamu..." ucap Dara . dan itu terdengar sangat merdu ditelinga Dion , apalagi Dara mengucapkan dengan sedikit mendesah.
"Aww gk tahan dehh " ucap Dion tdk sabaran menunggu malam tiba.
(Baru juga pagi !! yonn ...yoonnππππππ)
..
"kalau sayang mau sesuatu ,jangan lupa hubungi aku..!!" ucap Dion seraya mengecup pipi Dara, lalu memasuki kuda besi milik nya.
.........
cukup 30 menit saja Dion sampai di perusahaan ..
kasak kusuk karyawan riweh melihat kedatangan CEO muda mereka.
apalagi untuk para wanita, mata mereka hampir lepas dari cangkang nya melihat sang atasan.
seluruh karyawan kompak membungkuk dan menyambut nya.
"Selamat pagi tuan !! ". seru mereka serempak.
memang sulit menolak pesona tuan muda mereka ini. seorang laki laki gagah dengan postur tubuh tinggi berisi, darah eropa mengalir dalam nadi nya. ditambah dengan wajah yg tampan seperti pahatan Dewa membuat nya digilai kaum hawa termasuk istri nya sendiri.
"Pagi..." balas Dion ramah.
"apa saja schedule saya hari ini..??"bertanya dengan staf yg mengikuti langkah nya hingga tiba di ruangan kebesaran Ceo.
"ini tuan.." menyerah kan beberapa laporan, Dion menerima dan membaca nya.
"Hari ini ada dua perusahaan yg akan kita temui.. salah satu nya sudah tuan ketahui.
dan untuk pertemuan dengan ZGM Company sekitar jam 11 nanti, membahas tentang tentang bendungan yg akan di bangun di selatan kota.."
"Hmm" Dion mengangguk ..
"ini laporan tentang beberapa karyawan yg sudah direkrut, dan satu orang yg berhasil menempati posisi menjadi sekretaris anda. silahkan Cek dulu tuan" sambung staf itu
"Cukup.." Dion tdk ingin membaca laporan yg terakhir. ia sudah percaya dengan pilihan mereka.
"Apa orang itu kompeten..?"
"Menurut hasil laporan, sangat tuan. orang jg ini pernah ikut berkontribusi di perusahaan orang tua nya. dan sudah pasti mengerti dengan masalah disini dan dapat diandalkan.
"laki-laki atau wanita..??"
"wanita, Tuan ..!!"
"Apa kamu yakin dengan orang ini..? bukankah bahaya jika kerjasama dengannya, bisa jadi ia mata mata yg dikirim perusahaannya.
"Saya rasa aman tuan. sebab semua Data perusahaan Masih dalam kendali tuan besar, dan sudah ada petugas yg mengawasi nya. jadi tdk akan ada kecolongan.
" hhmm bagus. jadi kapan orang itu akan bekerja ...??"
"besok tuan. tapi setelah metting selesai orang itu akan mendatangi tuan untuk perkenalan..
"mengenai tugas dan tanggung jawab. saya sudah menjelaskan semua nya. dan seperti nya dia sudah paham..
"Good !! atur saja.." ucap Dion, yg masih fokus ke layar komputer nya.
"Baik tuan. kalau begitu saya permisi" staf itu undur diri lalu meninggalkan Dion seorang diri..
..skip..
........
metting selesai.
"tring" ponsel Dion berbunyi, ia meraih dari saku jas mahal nya, nada pesan dari dara berbeda dengan nada pesan orang lain.
senyum nya mengembang, istri nya mengirimkan sebuah foto yg begitu lucu dan menggemaskan dimata nya..
Dara berpose dengan menenteng 2 potong paha ayam goreng si masing masing tangannya ditambah pipi menggembung .. membuat nya seperti si gundul film kartun anak
Dion membalas dengan merimkan foto selfie dengan pose menganga Lalu ditambahkan caption.." Bagi dong sayang !!! " bermaksud minta disuapkan.
dan balasan Dion berhasil membuat Dara tertawa menggelegar.. sampai ART yg tengan membuat minum untuk nya sendiri terkejut dan menggelengkan kepala melihat tingkah nyonya Muda itu.
"pasangan yg romantis.. gadis baik untuk laki laki baik" ucap bibi tersenyum....
.........
sedangkan Dion yg tengah asyik chattingan dengan Dara dikejutkan oleh ketukan pintu dan dibuka. ia menengadah melihat siapa yg membuka pintu itu !! Dion hampir ternganga lagi melihat seorang wanita masa lalu nya datang dengan penampilan yg terbilang berubah, bahkan ia pangling dibuat nya.
( Bukan pangling dalam arti takjub ya)
"Mirra.." gumam Dion lirih. mantan nya terlihat kurus dengan baju yg sedikit kebesaran. apakah Mirra sakit pikir nya.
"Hayy.. Dion !!" sapa Mirra lalu mengulurkan tangan
"eehh Hayy !! " menyambut uluran tangan Mirra.
"Kamu apa kabar..? " tanya Dion heran, mengapa Mirra bisa sampai ke perusahaan nya.
"ya gini lah, semenjak ditinggal menikah oleh kamu..."balas Mirra telak, membuat Dion menelan ludah tdk enak.
"hehe bercanda kok !!" Ucap Mirra lgi.
"ada perlu apa Mirr.." tanya Dion to the point.
"lohh .. memang nya kamu gk tau..?pekik Mirra
"tau apa ??" tanya Dion bingung.
"aku dan kamu jadi partner kerja !! aku berhasil direkrut menjadi sekretaris Ceo.. " ucap Mirra berbinar..
"serius...? aku gk tau loh.. oohh ya aku belum sempat baca laporannya " jelas Dion lalu menepuk jidat.
"kalau begitu selamat bergabung..."ucap Dion biasa saja.
dan respon yg diberikan Dion membuat Mirra kembali merasakan sakit. sebelum masuk keruangan itu ia telah berkhayal bahwa Dion akan terkejut bahkan berlari untuk menyambut nya. ternyata hayalan nya hanya angin lalu semata, Dion berubah ..tdk seperti yg dulu lagi.
...**...