Love At The First Sight

Love At The First Sight
Bab 6



Sesuai dengan janjinya, Brian pun menggendong Leoni yang masih tertidur untuk dibawa masuk ke dalam rumah. Sedangkan Sifa ternyata baru saja terbangun sehingga dia bisa berjalan sendiri untuk masuk ke dalam rumah dengan digandeng oleh Vera.


Erni dan Siti sengaja menunggu mereka diruang keluarga sambil menonton televisi dan mengobrol ringan.


Begitu mendengar suara mobil Erni sudah bisa menebak bahwa itu adalah Brian, Vera dan juga kedua anaknya.


Dan benar saja begitu Erni membuka pintu terlihat Brian yang sedang menggendong Leoni dengan diikuti Vera juga Sifa dibelakang mereka.


Erni pun membuka pintu dan memberi jalan untuk Brian bisa masuk dengan menggendong Leoni.


"Taruh sofa aja Bri, nanti biar digendong Siti." suruh Erni kepada Brian, karena tidak mungkin menyuruh Brian untuk membawa masuk ke dalam kamar Siti dan anak-anak.


Brian hanya mengganggukkan kepalanya menuruti perkataan Erni. Setelah meletakkan Leoni di sofa dengan segera Siti menggendong Leoni untuk dibawa masuk ke dalam kamar.


"Kakak ganti baju tidur cuci kaki cuci muka dulu langsung tidur ya Kak." ucap Erni kepada Sifa yang sudah terlihat masih mengantuk.


"Iya Ma." jawab Sifa langsung menuju ke kamar untuk melakukan perintah Ibunya.


Begitu anak-anak sudah masuk ke kamar mereka, Brian dan Vera pun duduk di sofa sebentar sekedar untuk beristirahat.


"Kalian gak tahu waktu deh. Uda tau bawa anak-anak kenapa sampai malam gini sih?" omel Erni kepada Vera dan Brian dan duduk didepan mereka. Seolah-olah Erni adalah orang tua mereka yang memarahi karena pulang larut malam.


"Iya maaf Er, tadi anak-anak masih asyik main aku kasihan kalau suruh mereka berhenti." jawab Vera mencoba membela diri.


"Pasti kalian memang sengaja berduaannya biar lama kan?" tanya Erni dengan melihat mereka satu persatu.


"Apaan sih? Beneran kog tadi emang main nya lama, ya kan Bri?" tanya Vera kepada Brian.


Brian hanya tersenyum sambil menggendikkan kedua bahunya.


"Uda gak usah marah-marah cepet tua nanti." ucap Brian santai yang sengaja dia ucapkan untuk Erni.


"Aku cabut ya capek mau persiapan besok malas-malasan mumpung libur." lanjut Brian sambil berdiri berpamitan kepada Erni yang diikuti juga oleh Vera.


"Yee malas-malasan aja pakai persiapan segala. Ow iya kan jomblo, makanya cari pacar donk." ledek Erni dengan sengaja menyenggol lengan Vera yang sedang berdiri disampingnya.


Vera hanya menoleh dan menggelengkan kepalanya.


"Iya ini lagi otw jodohnya, doain aja." jawab Brian sambil melirik ke arah Vera. Sedangkan Vera yang dilirik pun merasa salah tingkah dan mengalihkan pandangannya.


"Uda sana cepetan pulang biar besok bisa kencan berdua gak usah ajak anak-anak. Btw thanks uda buat seneng anak-anak aku." ucap Erni dengan tulus kepada mereka berdua.


"Iya. Kayak sama siapa aja sih. Ya uda aku balik ya Er." pamit Vera sambil cipika cipiki dengan Erni.


Sedangkan Brian hanya memberikan jempolnya saja untuk menjawab perkataan Erni.


Akhirnya keduanya pun sama-sama masuk ke dalam mobil masing-masing dan menuju ke rumah mereka.


Brian sengaja berada dibelakang mobil Vera karena dia ingin memastikan bahwa Vera pulang dengan selamat selain itu dia juga ingin tahu dimana rumah Vera. Selangkah lebih cepat, pikirnya.


...****************...


Tetap semangat 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏