
Waktu terus berlalu, Brian masih berusaha mencari Eveline dimanapun tempat yang biasa didatangi oleh Eveline. Tetapi Brian tidak bisa menemukan jejak Eveline, seakan Eveline sudah menutup semua akses agar tidak ada satu orang pun yang tahu keberadaannya. Dan itu semua memang sengaja Maminya Eveline lakukan supaya Eveline bisa fokus dengan perusahaan keluarga mereka di Amerika.
Suatu ketika teman kerja Brian berulang tahun dan mereka merayakan di Bar. Mereka ingin mengadakan pesta kecil-kecilan disana.
"Jangan lupa Bro, nanti kita party!" ucap Andrew, teman Brian yang berulang tahun.
"Gue tanya dulu sama Nyonya, diijinin gak dulu. Gak janji deh gue bisa ikut gak." jawab Brian.
"What?? Lu mesti minta ijin dulu? Come on! Gak tiap hari juga gue ultah masa iya gak diijinin." ucap Andrew.
"Iya bentar gue telpon bini dulu. Gampang deh tar gue kabarin." jawab Brian.
"Awas kalau kasih kabar lu gak diijinin!" ancam Andrew.
"Iya-iya bawel." jawab Brian.
Akhirnya Andrew pun kembali ke ruangannya. Dan Brian mencoba menghubungi Vera untuk meminta ijin, karena memang Brian harus memberi kabar kepada Vera supaya Vera tidak khawatir jika Brian pulang terlambat.
Brian segera mengambil ponselnya disaku celana kemudian mendial nomor telepon Vera yang sudah dia atur. Dan tanpa menunggu lama Vera segera menjawab panggilannya tersebut.
"Halo Sayang. Ada apa?" tanya Vera begitu panggilan tersambung. Karena tidak biasanya Brian akan menelponnya di jam kerja, biasanya Brian hanya mengiriminya pesan saja. Maka dari itu Vera berpikir bahwa ada sesuatu hal yang penting.
"Iya halo, kamu sudah makan siang?" tanya Brian.
"Gini Sayang, aku nanti pulang terlambat ya?" tanya Brian sedikit ragu.
"Lhoh kenapa? Emangnya kamu mau kemana?" tanya Vera.
"Itu si Andrew ulang tahun Yank, dia mau kita semua kumpul-kumpul bersama gitu. Lagian besok kan weekend Yank. Jadi semua bakal ikut." terang Brian, karena memang seperti itu kenyataannya. Dan Vera juga sudah sedikit banyak tahu tentang hampir semua teman-teman Brian karena Brian sering mengenalkannya kepada Vera.
Terdengar Vera menghela nafas pelan. Sebenarnya dia paling malas kalau harus berada dirumah sendirian. Tetapi bagaimanapun Vera tidak mau mengekang Brian semenjak menikah dengannya. Vera memberi Brian waktu untuk bersama dengan teman-temannya sebelum mereka memiliki anak. Karena ketika mereka suatu saat nanti sudah dipercaya untuk memiliki anak maka Brian tidak akan bisa sesuka hati terus-terusan dengan teman-temannya.
"Kalau gak diijinin gak apa-apa kog Sayang. Nanti coba aku kasih tahu Andrew." ucap Brian sebelum Vera menjawabnya untuk memberinya ijin atau tidak.
"Iya gak apa-apa Sayang, kamu boleh kog nanti kumpul sama teman-teman tapi pulangnya jangan malam-malam ya dan jangan aneh-aneh." jawab Vera, akhirnya memberi ijin kepada Brian.
"Tenang aja Sayang, kapan sih aku macam-macam. Makasih ya uda diijinin. Ya uda sekarang kita kerja lagi, kamu nanti hati-hati ya pulangnya." ucap Brian memperingatkan Vera.
Akhirnya mereka pun mengakhiri panggilannya. Dan kembali bekerja masing-masing. Tidak lupa Brian memberi tahu Andrew bahwa nanti dia akan ikut acara pestanya Andrew.
...****************...
Tetap semangat kak 💪
Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏