Love At The First Sight

Love At The First Sight
Bab 41



Sore harinya Vera dan Brian sudah bersiap untuk berangkat ke bandara. Setelah memasukkan koper ke dalam bagasi dan semuanya masuk ke dalam mobil. Saat ini Brian yang mengemudikan mobilnya dan Papa Vera duduk dikursi samping kemudi sedangkan Vera bersama Mamanya duduk dikursi belakang.


"Kalian hati-hati ya, nikmati aja honeymoon kalian disana nanti." ucap Mamanya Vera memberi nasehat.


"Iya Ma." jawab Vera.


"Ow ya nanti pulang dari bandara Mama sama Papa jadi mampir ke rumah Erni?" tanya Vera.


"Iya jadi, ini tadi anak-anak sudah telepon tanya kenapa kog Oma sama Opa gak datang-datang katanya." jawab Mamanya Vera sambil terkekeh karena merasa lucu, 1 jam yang lalu Sifa dan Leoni menghubunginya untuk bertanya kenapa belum datang ke rumah mereka.


"Masih kangen mungkin sama Mama." jawab Vera.


...****************...


1 jam berlalu, akhirnya mobil mereka pun sampai di bandara. Brian segera turun dan mengeluarkan kopernya dari bagasi. Kemudian berpamitan kepada kedua orang tua Vera.


"Papa sama Mama hati-hati ya nyetirnya. Terima kasih sudah mengantar kami." ucap Brian sambil memberi salam kepada kedua orang tua Vera.


"Iya kalian juga baik-baik ya disana, jangan lupa terus semangat buat cucu Opa!" jawab Papanya Brian dengan diiringi kekehan semua yang ada disana.


"Papa ihh, apaan sih." ucap Vera dengan merona, karena bisa-bisanya Papanya menggodanya didepan Brian. Sedangkan Brian hanya tersenyum saja.


Akhirnya mereka pun berlalu dari tempat itu dan berjalan menuju ke ruang tunggu. Setelah itu mereka menunggu diruang tunggu keberangkatan karena 20 menit lagi pesawat mereka akan berangkat.


Akhirnya 20 menit pun berlalu, suara pemberitahuan bahwa pesawat dengan tujuan bandara Ngurah Rai pun berkumandang. Vera dan Brian segera masuk setelah menunjukkan tiketnya kemudian menuju ke kursi sesuai dengan yang tertera di tiketnya.


Tidak berapa lama pesawat pun terbang dan Vera memilih memejamkan matanya dengan bersandar dibahu Brian. Karena dia merasa capek. Tentu saja karena dihari pernikahannya apalagi banyak saudara yang datang sehingga jam istirahat Vera pun terganggu.


Brian mengelus-elus kepala Vera sambil berbisik ditelinga Vera.


"Sekarang tidur aja gak apa-apa Ma, tapi jangan harap nanti malam bisa tidur kamu." ucap Brian dengan nada yang sedikit menggoda.


Tetapi Vera memilih mengabaikan perkataan Brian, dia kembali menyandarkan kepalanya di bahu Brian. Mau menghindar bagaimanapun juga tidak mungkin bisa karena memang tujuan mereka pergi ke Bali adalah untuk berbulan madu seperti layaknya pasangan suami istri pada umumnya.


...****************...


Di lain pihak, kedua orang tua Vera sudah sampai di rumah Erni. Begitu mobil mereka memasuki halaman Sifa dan Leoni sudah menyambut mereka dengan menunggu didepan pintu masuk. Begitu Oma dan Opa keluar dari mobil Sifa dan Leoni segera berlari menghampiri dan memeluknya.


"Ayo Oma, Opa kita masuk." ucap Leoni sambil menarik tangan mereka.


"Dimana Mama kalian?" tanya Opa.


"Mama di dapur Opa." jawab Sifa.


Bersamaan dengan itu Erni keluar dan menemui kedua orang tua Vera.


"Om, Tante." panggil Erni dan menjabat tangan mereka.


"Vera sama Brian sudah berangkat?" tanya Erni.


"Sudah barusan, ini Om baru saja antar dari bandara." jawab Papanya Vera.


"Mari kita makan dulu Om, Tante. Erni sudah masak banyak." ajak Erni dan membawa mereka ke meja makan.


Kemudian mereka pun makan bersama sambil mengobrol.


...****************...


Tetap semangat yok 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏