Love At The First Sight

Love At The First Sight
Bab 51



Sedangkan disebuah rumah, terlihat Vera yang sangat gelisah karena menunggu kedatangan suaminya. Karena sejak sore setelah Brian pamit untuk merayakan ulang tahun Andrew, hingga sampai tengah malam Brian tidak bisa dihubungi.


Nomor ponsel Brian tidak aktif, bahkan nomor ponsel beberapa teman yang lainnya pun juga tidak bisa dihubungi. Hal itu membuat Vera semakin gelisah dan tidak tenang karena takut terjadi apa-apa dengan Brian.


Dia hanya bisa mondar-mandir di dalam rumahnya sambil terus memperhatikan luar rumah siapa tahu tiba-tiba saja Brian pulang tetapi setelah menunggu beberapa saat tetap saja belum terlihat oleh Vera kedatangan Brian, hingga dia memutuskan untuk tiduran di sofa ruang tamu hingga beberapa saat kemudian dia benar-benar tertidur.


...****************...


Di cafe...


Beberapa teman Brian yang lain sudah terlihat mulai mabuk dan hanya Brian yang masih cukup tersadar. Hingga dia memutuskan untuk mengajak pulang teman-temannya dan mengantarkannya hingga sampai dirumah, itulah salah satu alasan Brian terlambat pulang.


Satu persatu temannya sudah dia antar sampai ke rumah mereka masing-masing dengan selamat. Dan saat ini Brian sedang menyetir sendiri menuju rumahnya dan pada saat itu dia baru teringat dengan Vera yang pasti sudah sangat khawatir menunggu kabar darinya.


"Oh iya kenapa sampai lupa gak kasih kabar Vera sih." gumam Brian sambil meraih tas nya dikursi penumpang yang didalamnya terdapat ponselnya.


Kemudian Brian coba menghidupkan dengan tangan kirinya karena dia masih fokus menyetir. Tetapi ponselnya tetap tidak bisa menyala.


"Wah mati ternyata, kog bisa gak tahu sih." sungut Brian.


Brian segera mencharge ponselnya didalam mobil sambil menunggu ponselnya terisi daya dia kembali fokus menyetir dan tiba-tiba saja dia teringat percakapannya dengan Jay di cafe tadi.


"Jadi beneran dulu Eveline sempat mengandung anakku? Tapi kenapa kamu justru pergi Ev? Apa kamu gak percaya bahwa aku sanggup menghidupimu dan anak-anak kita nanti." gumam Brian dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


Ditengah-tengah Brian sedang melamun dan menyetir, tiba-tiba saja ponselnya berbunyi tanda ada beberapa notifikasi masuk karena baterainya sudah terisi beberapa persen.


Brian mengambilnya dan membukanya satu persatu. Dan benar saja kebanyakan adalah pesan dan panggilan tidak terjawab dari istrinya, Vera. Brian hanya tersenyum melihat kekhawatiran dan sayangnya Vera terhadapnya terbukti dari beberapa pesan yang Vera kirim untuknya. Dan Brian tidak berniat untuk membalasnya karena sebentar lagi dia akan sampai dirumahnya dan akan langsung memberikan kejutan kepada Vera, pikirnya.


Begitu masuk dihalaman rumah Brian sempat melihat lampu ruang tamu yang masih menyala.


"Kog masih nyala? Vera belum tidur?" gumam Brian sambil memarkirkan mobilnya kemudian dia segera turun dan berjalan menuju rumahnya.


Brian segera membuka pintu dan ternyata tidak terkunci, begitu dia masuk Brian langsung disuguhi pemandangan Vera yang tertidur pulas di sofa sambil meringkuk. Dan Vera tidak mendengar suara mobil Brian sama sekali apalagi ketika Brian membuka pintu, karena memang Vera merasa sangat capek sekali setelah seharian bekerja dan mengambil lembur hari ini.


"Malah tidur disini, kenapa gak tunggu dikamar aja." gumam Brian.


Brian segera menghampiri Vera dan menunduk didepannya sambil mengangkat tubuh kecil Vera, sehingga dengan mudah Brian mengendongnya ala bridal style.


"Trima kasih ya Sayang." bisik Brian ditelinga Vera, begitu Brian menggendong Vera dan membawanya ke kamar mereka.


...****************...


Tetap semangat kak 🙏


Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏