Love At The First Sight

Love At The First Sight
Bab 15



Sore hari pulang bekerja, Brian segera meluncur ke rumah Vera karena dia tidak ingin terus berlarut-larut dengan kesalahpahaman ini. Setelah menempuh perjalanan yang cukup macet pada sore itu akhirnya dia sampai juga dirumah Vera. Tetapi memang belum rejekinya ternyata Vera belum pulang bekerja itu semua terlihat dari lampu yang masih padam dan rumah yang terlihat sepi seperti tidak ada penghuni.


Akhirnya Brian pun memutuskan untuk menunggunya sebentar didalam mobil.


"Tunggu dulu aja lah, cuma itu yang bisa aku lakukan sekarang. Mau telpon juga gak bawa ponsel." gumam Brian.


Setelah menunggu beberapa saat karena merasa sangat lelah akhirnya tanpa sadar Brian pun tertidur didalam mobil. 30 menit berlalu akhirnya dia terbangun tetapi ketika melihat ke arah rumah Vera masih seperti tadi, sepi dan gelap.


"Wah aku ketiduran!" seru Brian sambil meregangkan otot-otot ditubuhnya.


"Kog belum pulang ya? Jam berapa ini? Kog tumben banget?" lanjut Brian sambil menatap arloji ditangannya.


Tetapi karena Brian merasa sangat lapar akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke rumah dan nanti akan menghubungi Vera melalui telepon. Brian pun kembali melajukan mobilnya menuju rumah.


Tanpa Brian tahu ternyata sore itu Vera sedang lembur, karena pekerjaan yang akhir-akhir ini menumpuk dan dia harus benar-benar fokus dengan pekerjaannya kali ini sehingga membuatnya harus menonaktifkkan ponselnya. Dan Vera baru pulang ke rumah hampir larut malam.


Brian yang sudah sampai dirumah pun segera membersihkan diri tetapi sebelumnya dia sudah memesan makanan lewat aplikasi sehingga ketika dia selesai membersihkan diri nanti bisa langsung segera makan.


20 menit berlalu Brian sudah selesai membersihkan diri bertepatan dengan itu benar saja pesanan makanannya datang dan dia segera menikmati makanannya itu.


Tiba-tiba saja dia ingat tentang ponselnya yang seharian mati karena diisi daya. Brian segera masuk ke dalam kamar dan mengambil ponselnya untuk segera dia aktifkan kembali.


Sambil menunggu Brian kembali menikmati makanannya. Begitu ponselnya menyala disana terlihat banyak sekali pesan dan panggilan tidak terjawab dari Erni dan juga beberapa teman lainnya. Tetapi tidak ada satupun pesan ataupun panggilan dari Vera. Jujur saja Brian merasa kecewa tetapi hal itu tidak membuat Brian membenci Vera karena memang dia juga merasa bersalah terhadap Vera.


Tanpa menghiraukan pesan dan panggilan dari Erni, Brian pun segera mendial nomor Vera untuk menghubunginya. Tetapi setelah mencoba beberapa kali tetap saja nomor Vera tidak aktif.


Brian pun menghela nafas panjang, Brian jadi mengingat kejadian di cafe kemarin. Seharusnya dia mengejar Vera, seharusnya dia menjelaskan kepada Eveline tentang siapa Vera, seharusnya Brian bisa tegas kepada Eveline dan seharusnya seharusnya yang lain lagi.


Memikirkan tentang itu semua membuat nafsu makan Brian jadi hilang. Brian tidak menghabiskan makan malamnya padahal sebelumnya Brian merasa sangat lapar.


Brian kembali melihat ponselnya dan menghubungi Erni karena terlihat sangat penting. Setelah nada panggilan ketiga akhirnya suara Erni terdengar diseberang sana.


"Eh kemana aja sih kamu Brian! Aku cariin daritadi telepon gak aktif dichat juga gak bisa. Kamu ganti nomor? Trus kenapa aku gak dikasih tahu? Cuma Vera aja gitu yang kamu kasih tahu?" omel Erni terus menerus.


"Uda selesai ngomongnya?" tanya Brian dengan nada yang terdengar lesu.


Erni pun sudah bisa menebak bahwa benar Vera dan Brian sedang ada masalah.


"Kalian ada masalah?" tanya Erni yang tentu saja ditujukan kepada Vera dan Brian.


Dari pertanyaan Erni, Brian bisa menebak bahwa Vera tidak bercerita apa-apa kepada sahabatnya ini. Kalau misalnya Vera sudah bercerita pasti Brian akan langsung dimaki-maki oleh Erni.


"Kamu cuti kemana sih? Aku tadi ke ruangan kamu. Kenapa sampai lama?" tanya Brian mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Aku ke Bali sama anak-anak sama Siti. Iya sorry aku lupa kasih tahu kamu." jawab Erni akhirnya.


"Ow pantesan." gumam Brian tetapi masih bisa didengar oleh Erni.


"Trus masalah kerjaan tadi gimana? Sorry tadi ponsel aku ketinggalan dirumah dan mati karena aku charge jadi gak bisa dihubungi." lanjut Brian menjelaskan tentang ponselnya.


Fix, sekarang Erni yakin 100% bahwa Vera dan Brian sedang ada masalah. Karena tadi Vera seakan tidak tahu apa-apa tentang Brian dan berbohong bahwa Vera sudah teleponan dengan Brian. Sedangkan Brian berkata bahwa ponselnya mati sedari malam kemarin.


"Uda beres masalah kerjaan tadi, aku uda telepon Diah buat beresin semua."


"Sekarang kalian ada masalah apa? Ayo cerita!" ucap Erni memaksa.


Brian menghela nafas pelan sebelum menjawab pertanyaan Erni. Dia tidak mungkin bisa bohong kepada Erni apalagi ini menyangkut masalah sahabatnya.


...****************...


Jeng.. Jeng bakalan kena ceramah panjang lebar ni si Brian nanti 🤭


Tetap semangat 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏