Love At The First Sight

Love At The First Sight
Bab 44



Brian segera membuka pesan yang dikirim oleh Eveline.


"Brian, selamat ya atas pernikahan kalian. Semoga bahagia selalu. Jujur saja waktu kita bertemu lagi di cafe itu aku kira dia beneran adik kamu, karena ketika dia pergi kamu diam saja tidak berusaha mengejarnya. Tetapi ketika kemarin kita bertemu lagi di Mall dan melihat kalian sedang membeli cincin pernikahan aku yakin kalian akan menikah. Dan maaf aku mengirim kamu pesan kali ini karena aku ingin berpamitan. Aku akan kembali ke Amerika. Doakan aku ya semoga aku juga bisa bahagia seperti kamu. Dan aku minta maaf atas kesalahan besar yang aku lakukan terhadapmu. Sekali lagi maafkan aku." tulis Eveline panjang lebar didalam whatsapp.


Brian sedikit tertegun dengan kata-kata Eveline didalam pesannya. Apa maksud Eveline tentang kesalahan terbesar? Apakah cuma tentang Eveline yang meninggalkan Brian? Atau mungkin ada kesalahan lain yang dilakukan Eveline tetapi Brian tidak mengetahuinya.


Karena terlalu fokus kepada ponselnya tiba-tiba saja Vera sudah berdiri dibelakangnya. Tentu saja Vera bisa melihat kenapa Brian sedari tadi melihat ke ponselnya dan Vera bisa melihat siapa yang mengirimnya pesan tetapi Vera tidak mengetahui isi dari pesan tersebut.


"Siapa Pa, yang mengirim pesan?" tanya Vera sambil mengusak rambut basahnya memakai handuk.


Seketika Brian kaget dan meletakkan ponselnya kembali diatas meja nakas.


"Ahh itu teman kerja, tanya kapan aku selesai cuti." bohong Brian. Tetapi dia tidak tahu bahwa Vera sebenarnya sudah mengetahui siapa yang mengirim pesan.


Vera berhenti mematung, dia berfikir kenapa Brian membohonginya. Dan ternyata Brian masih menyimpan nomor ponsel Eveline.


"Uda selesai mandinya? Ya uda ayo kita berangkat." ajak Brian sambil kembali mengambil ponselnya dan dimasukkan kedalam saku celananya.


"I-iya." jawab Vera dan dia segera memakai make-up tipis dan merapikan penampilannya.


Akhirnya Brian dan Vera pun keluar dari kamar hotel. Tujuan pertama mereka adalah mencari tempat makan yang berada disekitar hotel tempat mereka menginap dan setelah itu mereka jalan-jalan disekitar hotel.


...****************...


"Apa aku benar ya meninggalkan Brian? Seandainya dulu aku jujur bahwa aku hamil anaknya, pasti aku dan dia bisa bersatu." gumam Eveline.


Jujur saja Eveline berat melepaskan Brian, tetapi karena saat itu Eveline hidup bersama dengan Mommy nya dan mengetahui bahwa dia hamil, tentu saja Mommy nya menyuruh untuk menggugurkannya karena karir Eveline pada saat itu lebih berarti untuk Mommy nya apalagi Eveline yang hamil diluar nikah itu akan membuat malu keluarga mereka.


"Ahh ya sudah aku harus bisa menerima semuanya dan hidup lebih baik lagi." ucap Eveline sambil bangkit berdiri dan menarik kopernya untuk dibawanya keluar dari apartemen. Karena sudah waktunya dia meninggalkan kota yang penuh kenangan ini dan akan menyongsong kehidupan barunya di Amerika bersama dengan Mommy nya.


...****************...


Maaf ya kak beberapa hari ini tidak up karena lagi tidak enak badan dan anak juga lagi sakit jadi buat mikir gak bisa konsentrasi 🙏


Semoga kita semua diberi kesehatan melimpah ya 🤲


Tetap semangat 💪


Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏