Love At The First Sight

Love At The First Sight
Bab 34



Waktu terus berlalu, Vera dan Brian semakin disibukkan dengan persiapan pernikahan mereka. Mereka ingin mengurusnya sendiri, jadi mulai dari gedung, cattering, souvenir, undangan dan segala hal yang berhubungan dengan pernikahan akan mereka tangani bersama.


Saat ini keduanya sedang berada di Mall untuk membeli cincin pernikahan. Karena memang mereka memilih pergi ketika weekend sehingga mereka bisa memiliki banyak waktu untuk memilih.


Mereka sudah tiba di tempat dimana menjual perhiasan yang cukup terkenal. Vera dan Brian masuk ke dalam dan memilih-milih yang cocok untuk mereka.


Tetapi ternyata ada seseorang yang sedari tadi mengikuti mereka. Karena penasaran orang tersebut terus mengikuti hingga Vera dan Brian belok ke tempat yang menjual perhiasan.


"Bukannya itu Brian? Yang cewek bukannya adiknya? Tapi masa iya Kakak Adik pegangan tangan kayak orang pacaran?" gumam Eveline yang saat itu juga ada di Mall tersebut.


Eveline mengikuti Vera dan Brian dari belakang tentu saja tanpa sepengetahuan mereka. Begitu Vera dan Brian sedang memilih-milih, Eveline sengaja menghampiri mereka.


"Hai Bri, lagi ngapain sama Adik kamu?" tanya Eveline sengaja memegang lengan Brian, karena begitu melihat Vera dan Brian memilih cincin pernikahan Eveline sudah bisa menebak bahwa Vera sebenarnya adalah pacar Brian bukan Adiknya.


Tentu saja Brian terkejut dengan kedatangan Eveline apalagi dengan sengaja memegang lengannya didepan Vera. Dan Vera hanya diam saja melihat Eveline dan Brian. Vera sengaja akan diam saja apakah kali ini Brian akan diam saja seperti waktu itu.


Ternyata seperti harapan Vera, Brian dengan kasar melepaskan tangan Eveline yang ada didepannya. Kemudian beralih berdiri disamping Vera sehingga kini Vera dan Brian berdiri berhadapan dengan Eveline.


"Masih tanya lagi ngapain? Kamu gak lihat kita lagi milih cincin kawin?" kata Brian dengan menekankan kata cincin kawin.


"Masa iya kamu mau nikah sama Adik kamu? Bukannya kemarin waktu kita ketemu kamu menyebutkan dia Adik kamu?" tanya Eveline sambil menyedekapkan tangan didadanya dengan senyum smirknya. Sengaja, Eveline berkata seperti itu sengaja ingin membuat mereka berantem.


"Adik? Siapa bilang dia Adik ku? Dia adalah calon istriku!" jawab Brian tegas dengan kembali menekankan kata calon istri dan merangkul bahu Vera sambil mengecup sekilas pelipis Vera.


Tanpa banyak kata Eveline segera meninggalkan mereka dan pergi begitu saja. Melihat kepergian Eveline, Brian menghela nafas panjang kemudian menoleh ke arah Vera yang ada disampingnya. Ternyata sedari tadi Vera memperhatikannya tetapi hanya diam saja.


"Yank." panggil Brian. Karena Brian takut Vera akan salah paham lagi seperti waktu itu dan membuat mereka berantem lagi.


Tetapi apa yang ditakutkan Brian tidak terjadi. Justru Vera tersenyum kepadanya.


"Ayo kita pilih cincin lagi Yank." ucap Vera sambil balik badan untuk melihat etalase yang terdapat begitu banyak contoh model cincin.


Begitu Vera balik badan, Brian mengusap dadanya perlahan sambil menghembuskan nafas lega.


"Huuuhh untung gak ada acara marah-marahan lagi. Syukur deh." batin Brian bahagia.


Kemudian dia segera menemani Vera untuk memilih cincin kembali. Dan beberapa saat kemudian mereka sudah menemukan cincin yang pas untuk mereka. Karena mereka ingin cincinnya diberi nama pasangan masing-masing sehingga keduanya harus menunggu untuk diproses terlebih dahulu selama beberapa hari.


...****************...


Tetap semangat 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏