Love At The First Sight

Love At The First Sight
Bab 53



Di Amerika...


Terlihat seorang CEO cantik sedang fokus dengan apa yang dikerjakan di ruangan kerjanya. Ya, dia adalah Eveline. Eveline sudah mau menuruti semua apa yang dikatakan oleh Mommy nya karena dia berpikir bahwa memang sudah saatnya dia melakukan sesuatu hal untuk Mommy nya dan juga menjadi pewaris tunggal keluarganya yang saat menjadi seorang CEO di perusahaan yang cukup terkenal di Amerika.


Bahkan Eveline pun menuruti sang Mommy masalah perjodohannya dengan seorang pemuda tampan bernama James. Eveline mau menerima perjodohan itu karena Eveline bisa melihat bahwa James memang lelaki yang baik dia mau menerima Eveline apa adanya. Itulah mengapa Eveline mau menerima perjodohan ini.


Dan saat ini keduanya sedang disibukkan mengurus pernikahan mereka yang akan dilaksanakan sekitar 1 bulan ke depan. Mereka mengurus semua hal sendiri, khususnya Eveline karena mereka ingin pernikahan yang bisa dikenang dengan indah.


Ketika sedang fokus dan sibuk dengan pekerjaannya, tiba-tiba saja ponsel Eveline yang dia letakkan disebelah meja kerjanya bergetar tanda bahwa ada pesan yang masuk. Eveline meliriknya untuk melihat siapa yang mengirimnya pesan. Ternyata seseorang dari Indonesia dan Eveline segera membuka pesannya itu.


"Sorry Say, gue gak sengaja ungkapin semua fakta tentang lu ke Brian." tulis Jay.


Ya, Jay lah orang yang saat ini mengirim pesan kepada Eveline.


Eveline mengerutkan kening membaca pesan singkat dari Jay, karena dia tidak tahu maksud Jay.


"Maksud lu apa?" jawab Eveline.


Akhirnya Jay pun menceritakan semua hal yang terjadi, tentang pertemuan Jay dan Brian di bar dan juga tentang Brian yang beberapa hari terakhir mencari keberadaan Eveline di Indonesia.


Jujur saja, saat ini hati Eveline kembali goyah karena kabar berita itu. Mau bagaimanapun masih ada rasa yang tertinggal di hati Eveline untuk Brian.


Eveline memilih berdiri didepan kaca besar yang langsung bisa melihat pemandangan indah di tempat itu. Eveline melamun dia membayangkan saat-saat Brian meratukan dia, padahal James ketika bersamanya pun lebih meratukan Eveline daripada Brian tetapi hati Eveline belum sepenuhnya terbuka untuk James.


Ketika sedang melamun tiba-tiba saja ada tangan besar melingkar diperutnya dan seseorang meletakkan dagunya di bahu Eveline. Tentu saja Eveline terkejut dengan hal itu dia reflek menoleh dan ternyata pelakunya adalah James.


Eveline hanya tersenyum dan mengelus tangan James yang ada diperutnya.


"Apa yang kamu pikirkan, Baby?" tanya James lagi karena Eveline hanya diam saja tidak menjawab pertanyaannya.


James tentu saja bisa berbicara bahasa Indonesia karena Ibunya pun orang Indonesia sedangkan Ayahnya orang Amerika, dan sejak kecil James lahir di Indonesia kemudian beranjak dewasa dia baru pindah ke Amerika.


"Cuma lagi mikirin pernikahan kita nanti, Honey." bohong Eveline.


"Don't worry, Baby!"


"Karena aku punya kabar gembira buat kamu, Sweety." ucap James sambil membalik tubuh Eveline agar menghadap kepadanya.


"Kabar gembira apa?" tanya Eveline dengan penasaran.


Bukannya menjawab James justru memajukan bibirnya, yang memberi tanda agar Eveline menciumnya lebih dulu.


Eveline yang tahu maksud James pun hanya memutar bola mata, karena selalu ada alasan bagi James untuk membuat Eveline menciumnya lebih dulu. Karena itu adalah salah satu cara James agar Eveline menjadi terbiasa dengan dia, karena James sebenarnya tahu bahwa hati Eveline belum sepenuhnya untuk dia.


...****************...


Tetap semangat kak 💪


Tinggalkan jejak dengan cara like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏