I Found You

I Found You
Bab 17



Sore pun tiba,Mikhayla beserta orang tua nya dan satu pelayan setia mereka yaitu mbok sinem sudah berada di gedung serbaguna yang mereka gunakan untuk merayakan ulangtahun Mikhayla.


Mikhayla terlihat begitu anggun dengan balutan gaun nya yang tidak banyak pernak pernik.



Karena para tamu undangan belum sepenuh nya datang,Mikhayla pun di suruh ibu nya untuk beristirahat di ruang tunggu.


Ia tidak ingin putri kesayangan nya tersebut kelelahan.


"Sayang,sebaik nya kamu tunggu di dalam ruangan aja.Nanti,kalo tamu undangan nya udah pada datang atau teman kamu mau lihat kamu nanti mama suruh si mbok untuk manggil kamu."


Ucap Ibu Mikhayla sambil memegang bahu putrinya.


"Hm..iya ma."


Mikhayla mengiyakan perkataan ibu nya dan berlalu meninggalkan ballroom tersebut menuju ke ruang tunggu.


Di dalam ruang tunggu Mikhayla memainkan gadget milik nya untuk menghilangkan rasa bosan nya.


Ia juga memeriksa beberapa email masuk yang berisi mengenai laporan penjualan produk milik nya.


Tidak lama kemudian,mbok sinem menghampiri Mikhayla.


Mbok sinem membawa pesan dari nyonya besar bahwa tamu undangan nya sudah hadir semua.Termasuk Dokter Rayhan.


"Non,nyonya bilang nona sudah bisa ke ruamg acara untuk menyapa tamu.Nyonya juga bilang dokter Rayhan sudah datang." Ucap Mbok sinem dengan pelan.


"Apa mbok??? Dokter Rayhan? benarkah mbok?


Yasudah aku pergi melihat nya dulu mbok." Ucap Mikhayla yang dengan hati yang penuh kebahagiaan setelah mendengar kedatangan Dokter Rayhan.Ia pun berlalu meninggalkan ruangan tersebut.


Mikhayla pun menghampiri Dokter Rayhan yang terlihat sedang berbincang dengan ayah nya.


"Rayhan.." Sapa Mikhayla dengan senyum hangat nya


"Hay Mik,Selamat ulang tahun" Balas Rayhan sambil memeluk tubuh Mikhayla.


"Terimakasih" Ucap Mikhayla.


"Ini Kado dari ku untuk mu.Mudah mudahan kau menyukai nya."


"Wah..terimakasih banyak Han" Balas Mikhayla lalu kembali memeluk Rayhan.


Mikhayla benar benar senang dengan kedatangan Rayhan,hal itu bisa di lihat dari ekspresi wajah dan tatapan matanya.


Ayah Mikhayla pun menyadari hal itu.Ia menyadari betul kebahagian yang ada di wajah putri nya.


Karena tidak ingin mengganggu reunian putri nya,Ayah Mikhayla memilih meninggalkan Rayhan dan Mikhayla berdua untuk berbincang.


Tidak berapa lama kemudian,karena semua tamu yang di undang sudah pada hadir,termasuk rekan bisnis ayah Mikhayla,dan juga para karyawan Mikhayla pesta ulang tahun Mikhayla pun di mulai.MC mulai mengambil alih acara tersebut.


Namun,Mikhayla masih merasa ada yang kurang.


Ia melihat sekeliling nya,dan ia tidak menemukan sosok Hans di antara tamu undangan yang hadir.


"Apa dia tidak akan datang?" Gumam Mikhayla dalam hati nya. Ia tampak kecewa karena Hans tidak ada di sana.


Ia merasa ada yang hilang saat tidak menemukan sosok Hans.


Acara inti pun dimulai,Mikhayla mulai memotong kue ulang tahun nya.


Suapan pertama ia berikan kepada kedua orangtua nya,lalu pada saat suapan kedua ia benar benar bingung harus memberikan kepada siapa.


Ia melihat sekeliling nya kembali,dan ia memutuskan untuk memberikan nya kepada Rayhan. Lalu suapan ketiga ia berikan ke Mbok Sinem,dan Cantika.Karena,mereka adalah orang yang berjasa serta setia dan mengerti kondisi Mikhayla.


Selesai acara itu,para undangan pun kembali menikmati hidangan yang tersedia.


Sebagian dari mereka juga bersalaman dengan Mikhayla seraya memberikan kado ulangtahun untuk Mikhayla.


Di tengah tengah keramaian itu,pandangan mata Mikhayla langsung teralihkan ke arah sosok yang baru saja datang.


Sosok yang benar benar Mikhayla tunggu kedatangan.Walaupun baru mengenal nya beberapa hari,tapi Mikhayla merasa nyaman saat berada dekat dengan nya.


"Hans.." Seru Mikhayla sambil berjalan mendekati Hans.


Cantika yang mendengar nama Hans langsung membalikan tubuh nya melihat arah suara itu berasal.


Ia melihat Mikhayla yang sangat antusias menyambut kedatangan Hans.


Cantika mengernyitkan kening nya.Ia menatap dari jauh kedatangan Hans.


"Kenapa Mikhayla begitu antusias melihat kedatangan Hans.Tidak biasa nya"


Gumam Cantika dalam Hati nya.


"Mikha.." Ucap Hans dengan senyum lembut.


"Aku pikir kau tidak datang." Ucap Mikhayla dengan nafas yang tidak teratur.


"Hey..tenang lah .Tarik nafas mu perlahan.Tarik..keluarkan..


tarik ..keluarkan.." Ucap Hans sambil mengelus punggung Mikhayla.


Mikhayla pun mengikuti perkataan Hans,dan perlahan nafas nya mulai teratur.


"Maaf .. maaf kan aku karena datang terlambat." Ucap Hans dengan lembut.


"Kenapa? kau sibuk ? atau kau memang sengaja?" Balas Mikhayla.


"Bukan,aku tidak bermaksud seperti itu.


Aku menanggani pasien yang tiba tiba mengalami serangan jantung."


"Oh..ku pikir kau sengaja melakukan nya.


Kupikir kau membenci karena kejadian kemarin." Mikhayla menatap dalam ke arah Hans.


Pandangan kedua nya saling beradu,mereka berdua saling menatap hangat.


Di kejauhan,Rayhan melihat ke sekeliling nya,mencari keberadaan Mikhayla.Karena sedari tadi ia sedang asik berbincang dengan rekan bisnis ayah Mikhayla.Sebab ayah Mikhayla yang mengajak Rayhan untuk bergabung dengan perbincangan mereka.


Rayhan pun menemukan sosok Mikhayla yang sedang berbincang dengan seorang pria.


Ia memperhatikan dengan seksama sosok pria itu,ia seperti mengenal nya.


Dan benar saja,sosok yang sedang berbincang dengan Mikhayla adalah Hans.Saudara sepupu nya sendiri.


Rayhan lalu melangkah kan kaki nya untuk mendekat ke arah Hans dan Mikhayla berada.


"Hans,Mik.." Ucap Rayhan semangat


"Rayhan.." Balas Hans sambil menepuk pundah Rayhan


"Kenapa tidak memberi tahu ku kalau kamu akan datang ke sini?" ucap Hans.


"Aku ingin memberikan surprise untuk Mikhayla.Jadi aku tidak memberi tahu siapapun." Balas Rayhan.


"Ooh begitu." Tatap Hans dengan senyum


"Kita seperti reuni aja"


Ucap Mikhayla sembari tersenyum lepas.


"Iya memang..


Reuni antara dokter dan pasien nya." Balas Rayhan


Mereka bertiga pun berbincang panjang sambil menikmati beberapa hidangan yang sudah di sediakan.


Tidak lama kemudian,MC kembali mengambil alih acara.


Supaya pesta ulangtahun Mikhayla bertambah meriah,MC memberi tahu kepada para tamu undangan agar mengajak pasangan mereka berdansa.


Mikhayla,Hans,dan Rayhan pun saling bertukar pandangan.


"Mari kita berdansa" Ucap Rayhan menatap Mikhayla.


"Tapi,bagaimana dengan Hans?" balas Mikhayla sembari menatap Hans.


"Pergi lah berdansa dengan Rayhan,nanti setelah dengan Rayhan kita bisa berdansa." Ucap Hans dengan senyum tulus nya.


Akhir nya mereka berdua pun berlalu meninggalkan Hans,dan berdansa.


Tanpa mereka sadari,sedari tadi Cantika sudah memperhatikan Hans.


Ia yang melihat Hans sendiri segera melangkah maju menghampiri tempat duduk Hans.


"Hans" Sapa Cantika dengan senyum nya.


Hans pun menoleh ke arah suara itu berasal.


"Eh Can.Kamu disini?" Tanya Hans


"Iya tentu aku disini Hans,ini kan pesta nya boss ku" Senyum Cantika


"Mau berdansa dengan ku?" Tanya Cantika sembari mengulurkan tangan nya ke arah Hans.