I Found You

I Found You
Bab 13



Cantika yang mengikuti lang kaki Mikhayla langsung memberi beberapa dokumen yang sudah di pegang nya sedari tadi.


Ia meletakan dokumen dokumen tersebut di meja kerja Mikhayla.


"Mik,ini beberapa dokumen penting yang harus kamu baca dan tanda tangani.Ini untuk perjanjian kerja sama kita dengan merk x, ini untuk kerjasama dengan Model iklan yang akan kita pakai untuk mempromosikan Produk baru kita,dan ini untuk laporan penjualan kita minggu ini."


Ucap Cantika sembari menjelaskan lebih banyak kepada Mikhayala.


"Okey, Terimakasih Cantika


Aku akan segera mengecek nya dan menyelesaikan,nanti aku panggil kamu lagi kalau sudah selesai."


Ucap Mikhayla seraya tersenyum menatap ke arah Cantika.


Cantika pun permisi meninggalkan ruangan Mikhayla.


Mikhayla yang sudah menerima beberapa dokumen,langsung memeriksa satu persatu mengenai isi nya.


Setelah menyelesaikan nya,Mikhayla memanggil Cantika untuk kembali membawa dokumen dokumen tersebut.


"Ini Can,aku sudah menyelesaikan dan menandatangani nya."


Mikhayla memberikan dokumen tersebut ke tangan Cantika.


"Setelah ini aku ada jadwal lagi gak Can? atau ada dokumen yang harus aku kerjakan gitu?" Ucap Mikhayla sambil mengangkat kedua bahu nya,dan memegang pena di tangan kanan nya.


"Udah gak ada lagi Mik,semua nya udah aku beresin.Produk baru kita juga sudah mulai di kerjakan oleh pabrik untuk membentuk pakaian nya.


"Ooh begitu.


Oh iya can,3 hari lagi ulang tahun ku.Papa sama mama minta supaya ulang tahun ku di rayakan,jadi aku mau undang kamu sama yang lain nya untuk datang ke pesta ulang tahun aku.Nanti lokasi dan waktu nya aku kirim sama kamu.Soal nya aku belum nentuin di mana acara nya di buat."


Ucap Mikhayla.


"Oh okeh. Nanti kamu kabarin via Wa ya,biar aku bisa kabarin yang lain melalui grup WA perusahaan kita."


Ucap Cantika sambil tersenyum lebar.


"Kalau ngak ada hal yang penting lagi,aku pamit ya buat lanjutin kerjaan aku" Ujar Cantika.


"Oke. Makasi Can"


Ucap Mikhayla sambil tersenyum.


Merasa tidak ada yang mau di kerjakan lagi,Mikhayla pun membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur yang ada di ruangan nya.Mikhayla juga mengeluarkan hp nya dari tas.


"Apa aku hubungi dokter Rayhan saja ya? setidak nya aku harus mengundang dia,datang atau tidak nya yang pemting aku mengabari nya." Gumam Mikhayla sambil menggengam Hp nya.


Mikhayla pun membuka aplikasi hp nya.Ia hendak mengabari Rayhan Via WA saja,karena ia masih merasa malu jika harus menghubungi Rayhan melalui telpon.


πŸ—¨"Han? kamu sibuk?"


ketik Mikhayla pada pesan Wa nya.


Pesan Wa yang di kirim oleh Mikhayla tidak langsung mendapat balasan dari Rayhan.


Mikhayla pun melihat layar ponsel nya yang belum menerima balasan dari Rayhan.


"Hmm...mungkin dia sedang sibuk menangani pasien.Ini kan masih siang.Pasti dia sangat sibuk sekarang.Lebih baik aku tunggu saja"


Gumam Mikhayla yang seolah mengerti kesibukan Rayhan.


"***Eh..apa aku juga kabari Hans saja ? tidak mungkin Hans tidak aku kasih tahu kan**! setidak nya aku harus mengundang nya.Dia kan sudah jadi teman ku sekarang*."


Gumam Mikhayla sambil mencari kontak Hans.


πŸ—¨"Hans? kamu sibuk?" Ketik Mikhayla di pesan WA nya.


Tidak seperti Rayhan,5 menit kemudian Hans langsung membalas pesan Wa Mikhayla.


Melihat Hans memberi nya respon cepat Mikhayla tampak senyum senyum sendiri menatap layar hp nya.


πŸ—¨"Aku tidak sibuk,jadwal ku sedang kosong,tumben kamu Kirim aku pesan WA.


Biasa nya kan kamu telpon."


πŸ—¨"hehehe..iya. Aku baru WA temen aku jadi sekalian aja WA kamu juga.


πŸ—¨"Enggak kamu gak ganggu,ada perlu apa Mik? Kamu ada keluhan lagi?"


πŸ—¨"Enggak kok,aku cuma mau undang kamu aja ke pesta ulang tahun aku."


πŸ—¨"Oh iya ? emang kapan ulang tahun kamu?"


πŸ—¨" 3 hari lagi Hans,tapi aku belum tentuin tempat sama waktu nya."


πŸ—¨Ooh yauda kalau gitu nanti kamu kabari aku aja kalau udah nentuin tempat sama waktu nya."


πŸ—¨"Iya,nanti aku kabari lagi ya.


Maaf udah ganggu waktu kamu"


πŸ—¨"Gak perlu minta maaf,aku gak terganggu kok."


πŸ—¨"Yaudah makasih kalau gitu 😊" ketik Mikhayla untuk mengakhiri pesan nya.


Mikhayla mengira pesan WA yang ia kirim ke Hans menjadi pesan terakhir nya berbalas Chat,tapi ternyata Hans malah mengirimi nya pesan lagi.


πŸ—¨"Mik,kamu lagi ngapain?"


Membaca pesan chat yang di kirim Hans,membuat Mikhayla malah senyum senyum sendiri.


πŸ—¨"Aku? aku sedang rebahan di kantor."


πŸ—¨"di kantor bisa rebahan?"


πŸ—¨"bisa,kamu tahu kan kondisi aku seperti apa,jadi aku sengaja buat tempat tidur di dalam ruangan aku,jadi kalau aku kelelahan,aku bisa langsung istirahat di sini"


πŸ—¨"Ooh gitu ya. Yaudah kamu jangan sampai kelelahan lagi.Banyakin istirahat,dan jangan sampai banyak pikiran.Itu juga bisa mempengaruhi kinerja tubuh kamu."


πŸ—¨"Iya iya dokter Hans....


Oh iya kamu lagu ngapain? kok kayak nya lancar lancar aja bales pesan aku?


πŸ—¨"Aku ngak lagi ngapain ngapain.Hari ini aku libur,jadi hanya di rumah saja."


πŸ—¨"Wah enak ya..Kenapa tidak keluar saja? menikmati keindahan kota!"


πŸ—¨"Hmmm...mau nya sih gitu,tapi gak punya temen 😩


πŸ—¨"Ya kamu ajak temen kamu dong Hans."


πŸ—¨"Iya,kamu kan temen aku.Aku ajak kamu aja gimana?"


Membaca pesan teks Hans yang mengajak nya untuk berkeliling membuat perasaan Mikhayla seperti melayang seketika.Ini kali pertama Mikhayla di ajak oleh seorang pria untuk menikmati keindahan kota.


Karena,biasa nya ia hanya pergi sendiri bersama supir,atau dengan kedua orangtua nya saja.


Sesegera mungkin Mikhayla membalas pesan yang di kirim Hans.


πŸ—¨"Kamu mengajak ku?


πŸ—¨"Iya aku mengajak mu. Itu pun kalau kamu mau,kalau tidak juga tidak apa apa.Aku juga mengerti kondisi kamu."


πŸ—¨"iya aku mau kok,aku juga sedang tidak ada kerjaan di kantor,hanya berbaring di atas tempat tidur."


πŸ—¨"Baik lah kalau begitu aku akan menjemput mu"


πŸ—¨"Kamu tahu di mana kantor ku? kamu kan belum pernah ke sini sebelum nya."


πŸ—¨"Ya ampun Mikhaylaaa.. ini udah tahun 2020,udah canggih tahu. Kamu tinggal kirim Lokasi kamu dari Maps ke aku."


πŸ—¨"Oh iya,maaf aku lupa"


πŸ—¨"Yaudah kamu kirim Maps kamu ke aku,biar aku jemput kamu."


Mikhayla pun mengirim kan lokasi nya kepada Hans.Lalu bersiap siap menunggu kedatangan Hans.


Mikhayla keluar dari ruangan nya. Dan menyapa Cantika.


"Can,aku tinggal ya. Nanti kalau ada apa apa kamu telpon aja aku."


Ucap Mikhayla seraya berbalik dan meninggalkan Cantika.