God System

God System
Chap 6 - Penyerangan Bandit (3)



Arc - Kota Twilight Flowers


Qian yang terjatuh langsung mencoba untuk bangkit, Namun para bandit langsung menemukan nya dan langsung menyerang Qian. Dan disaat keadaan terdesak itu. Dia langsung membuat perisai Qi untuk melindungi diri nya 4 arah.


*Sring..


"HOI!!" Teriak salah satu bandit.


"Slash!


*Ting!


*Slash!


Para bandit itu langsung saja menyerang dan berpikir untuk menghancurkan perisai Qi itu. Namun, Qian yang sudah berdiri dari langsung melompat lagi dan mencapai atap rumah dibelakangnya. Dan disaat itu...


"Ah! Walikota datang!!" Teriak salah satu penduduk setelah melihat walikota datang dari balik gerbang.


Harapan pun datang dan membuat seluruh warga senang, Namun...


"Tcih! Apa yang kalian lakukan?..." Ucapnya setelah turun dari kereta kudanya.


"Ah! Maaf Tuan! Rencana kami dihalangi oleh bocah teng*k ini!" Ucap salah satu bandit yang membuat seluruh warga keheranan.


"Apa maksudmu?..." Tanya Qian sambil menodongkan pedangnya kearah walikota itu.


"Ha? Kalian tidak paham juga?!..”


"Kalian itu akan ku jual sebagai budak agar aku menjadi kaya kau tau?!” Ucap nya sambil melotot ke arah Qian dengan wajah menakutkan.


"Apa?...” Ucap Qian


"Eh?.. Apa.. Apa maksudnya...?" ucap salah satu warga.


"Tcih! Cepatlah Bunuh anak itu dan ambil seluruh jarahannya!!" Teriak Walikota menyuruh para bandit.


Dan mendengar hal itu, Para bandit tidak menahan diri lagi dan langsung melompat kearah Qian dengan cepat dan menyerangnya dengan teknik beladiri mereka masing-masing.


*Slash!


*Wush!


*Slash!


"Hiyaahhhh!!!"


Qian terus menghindar sambil melawan para bandit itu sambil berlari dari satu atap ke atap rumah lainnya. Pertarungan sengit terjadi dan Qian sudah hampir kehabisan energi Qi nya dan akhirnya saat mencoba untuk menghindari serangan salah satu bandit, Dia tergelincir dari atap rumah dan akhirnya jatuh didepan para sandera atau warga.


*Buk!


"Tcih!" Ucap Qian dan langsung berusaha bangun, Namun dari atas atap rumah, datang bandit yang langsung menyerang Qian sambil melompat turun


"Hiyahhhh!!!!"


Qian yang melihat hal itu langsung menggelinding kan tubuhnya ke samping agar tidak terkena serangan itu, Namun dikarenakan seluruh Luka yang berada ditubuh Qian, Dia kesulitan untuk bergerak dan akhirnya terkena sedikit serangan itu.


"Tcih! Itu sakit! Tetapi.." Ucap Qian dalam hati dan langsung menusukkan pedang nya kearah jantung bandit itu dan langsung berdiri untuk pergi dari posisi itu.


*Wush!


"Tck! Apakah tidak ada yang bisa kulakukan?!" Ucap Qian yang sudah mulai terpojok.


...[Peringatan! Anda akan memasuki Mode Sleep]...


"APA?!" Teriak kaget Qian dan langsung saja menutup matanya.


...---...


*Ting!


"Emm.. mm.. Dimana ini?" Ucap Qian setelah melihat dirinya berada diatas air yang sangat datar dan diatasnya terlihat langit biru yang dipenuhi awan putih.


Qian pun bangun dari posisi tidurnya dan melihat sekitar, Namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda makhluk hidup.


"Sebenernya dimana ini?!.. Aku harus melawan para bandit itu sebelum mereka membunuh ku!" Ucap Qian kesal, Namun tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang menginjak air.


*Ting *Ting *Ting!


"SIAPA ITU?!" Teriak Qian setelah mendengar suara itu dan langsung menengok kebelakang.


"Ya...” Sapa seorang gadis kecil.


"Eh?... Raja iblis musim panas?..." Ucap Qian


...---...


"Mengapa kau ada disini? dan... dimana ini?" Tanya Qian kepada Xiatian sang raja iblis musim panas.


"Hm.. Ini?.. Ini adalah yah... Bisa dibilang ini adalah alam bawah sadar mu" Balas Xiatian sambil memperlihatkan sekitar nya.


"Alam bawah sadar ku?.."


"Ya!.. Alam bawah sadar mu!.. Dan.. Aku disini yah.. aku ingin memulihkan keadaan tubuh fisikku terlebih dahulu" Ucap Xiatian dengan nada lembut dan senyum manis.


"Hah?!.. Kenapa kau berada disini?!"


"Yah.. nanti saja kuberi tahu, Tetapi... Kau butuh sebuah kekuatan untuk memenangkan pertarungan ini bukan?" Ucapnya dengan nada menggoda.


"Yah.. Itu benar, Tetapi.. Mengapa kau menanyakan hal itu?.. Apakah kau ingin memberi kekuatan seperti itu?..." Ucapnya Qian dengan penuh ketidakpercayaan.


"Ya! Itu benar!.. Aku akan memberi mu salah satu keistimewaan ku.. Yaitu, mata mistik iblis [Mystical Demon Eyes], [Eye Of Crimson]" Balas Xiatian sambil memperlihatkan sebuah bola mata dengan pupil berwarna merah darah.


"[Eye Of Crimson] ?... Apa itu?.." Tanya Qian yang tidak mengerti.


"Yah.. gampang nya, itu adalah salah satu dari 12 mata mistik iblis yang ku punya, dan Kekuatan dari mata ini adalah provokasi, dominasi, dan kesombongan" Balas Xiatian.


"Hah??"


"Yah.. Kau hanya perlu memakai mata ini dan seluruh orang yang kau anggap target akan tunduk dibawah perintah mu dan bahkan Kau bisa menyuruh mereka mati jika kau mau" Balas Xiatian.


"Apa?!... Apa-apaan otoritas tidak masuk akal itu?!" Ucap Qian kaget.


"Yah tapi.. Mata ini tidak akan bisa bekerja pada level diatas Golden Core Union"


"Eh?; Bisa sampai situ?!" Teriak kaget Qian yang tidak menyangka bahwa mata ini sangat kuat.


"Oh ya, Jika dipakai dalam pertarungan.. Mata ini juga akan memberikan mu peningkatan sementara dimana itu adalah kekuatan, kecepatan, reflek, ketahanan, dan kecepatan berpikir"


"Eh?! Apa-apaan itu?!... Tapi... Kenapa kau memberikan hal ini kepadaku?..." Tanya Qian curiga.


"Hm..? Yah... Kau tidak perlu tahu hal itu!" Ucap Xiatian dan langsung mendekat ke arah Qian dengan kecepatan yang tidak bisa diikuti oleh mata dan langsung menusuk mata Qian dan menggantikannya dengan mata [Eye Of Crimson]"


"Ggaaahhh!!!" Teriak Qian kesakitan dan tiba-tiba saja dia sudah terbangun lagi di atap rumah.


"Apa?..." Ucapnya sambil melihat keadaan dan menyadari bahwa tubuh nya dipenuhi keringat.


"Hiyahhh!!!... Tebasan gunung api!!" Teriak salah satu bandit yang langsung melesat lurus kearah Qian yang berada di atas atap rumah.


Qian yang melihat hal itu langsung tanpa sadar menggunakan [Eye Of Crimson] dan membuat bandit yang menyerang nya langsung ketakutan dan terjatuh.


Hal itu juga terjadi pada bandit lainnya termasuk walikota itu sendiri. Hal itu memungkinkan dikarenakan Qian menganggap mereka sebagai musuh.


Dan Qian yang awalnya bingung dengan kejadian ini langsung disadarkan oleh suara Alice dan langsung saja melesat kearah bandit dan menebas mereka dengan sangat cepat dan Qian juga mengincar titik vital mereka agar mereka lebih cepat mati.


*Slash!


*Wush!


*Slash!


Dengan pergerakan yang sangat cepat Qian terus menebas para bandit, Dan darah dari para bandit itu membasahi sekitar tubuh Qian dan sekitarnya. Wajah penuh darah dan mata merah Qian membuat seluruh orang yang terkena efek mata itu langsung ketakutan, bak nya seperti melihat sang dewa kematian itu sendiri menghampiri mereka.


Namun disisi lain, Para warga yang dijadikan sandera melihat itu sebagai tarian yang sangat indah dengan darah sebagai media yang membuat tarian yang dilakukan oleh Qian menjadi sangat indah dan sangat cantik seperti bunga mawar di pagi hari, Indah namun berduri.


Dan Qian yang sudah selesai membantai seluruh bandit langsung melesat kearah walikota, dan menebasnya menggunakan pedangnya. Namun... Walikota itu seperti dilindungi oleh sebuah pelindung dan membuat Qian yang menyadari hal itu langsung mundur kebelakang.


"A-A-Ap-Apa kau ti-tidak tahu dan ti-tidak takut dengan siapa di-diriku?!!!" Ucap Walikota itu dengan upaya terakhir nya agar bisa selamat dengan bicara gagap.


"Ha?.. Memangnya aku peduli?.." Ucap Qian yang saat itu matahari sudah mulai tenggelam dan seluruh warga melihat hal itu yang dimana Qian dan walikota itu membelakangi matahari itu dan dengan ucapan Qian, Walikota itu sudah menemui jalan buntu.


*Slash!


Sebuah mahakarya telah terjadi, Itu adalah disaat dimana seorang pemuda menebas sang walikota jahat didepan matahari tenggelam sebagai saksi dan warga yang tertindas akhirnya merasakan kebebasan.


"Woah.."


Seluruh orang terkagum dengan pemandangan itu, Dan tidak bisa berkata-kata. Karena mereka telah melihat adegan dimana sang pahlawan telah terlahir...


...---...


...Note: ternyata... Setelah sy melihat manhua², plot nya sama semua anjirr, Ya Mc nya sampah lah, atau dilukai kah reinkarnasi dari dewa tertinggi kah, dpt sistem kah. Op semua dan selalu cari masalah, bukan masalah yg datengin malah mc datengin masalah. Hufht......


...[Please like and comment if you have any suggestions]...