
Sebelum membaca, ingatlah untuk selalu memberikan Like, komen, gift dan vote untuk mendukung author semangat berkarya, nikmati!
***
Masayoshi dan pria berbaju hitam lainnya masih berguling-guling di tanah dengan sedih.
Rasa sakit semacam itu adalah sesuatu yang tidak bisa dibayangkan oleh siapa pun. Itu menyiksa mental seseorang secara langsung. Meskipun kondisi level mereka cukup baik, semua itu tidak ada artinya di bawah sepasang kaki setan Yuuto, yang dapat memutuskan semua keturunan yang mungkin.
Di tambah dengan Crushing Heaven and Earth, rasa sakitnya meningkat tajam berkali-kali lipat daripada sebelumnya.
"B*tch, jangan menyimpan dendam terhadapku. Bagaimanapun, ini semua adalah makanan penutup mu." Kata Yuuto santai.
Menjentikkan jubahnya, semua pakaian pada orang-orang ini terkoyak seketika, mengungkapkan daerah bawah itu, yang sekarang dengan kejam dinodai, untuk diungkapkan di udara terbuka.
Menatap sekilas, Yuuto bahkan tidak tahan untuk melihat lebih lama lagi. Itu memang terlihat sangat menjijikkan.
"Kamu… Kamu… Iblis…!" Pidato Masayoshi serampangan sekarang. Pada saat dia selesai gagap dengan kata-kata itu, dia melolong kesakitan sekali lagi.
"HA…!" Yuuto tertawa dingin.
Untuk berpikir bahwa seorang iblis memanggil iblis, ini konyol!
Yuuto benar-benar ingin menghancurkan mereka sampai mati sekarang. Namun, ini bukan saat yang tepat. Dia akan memberi mereka perlakuan 'nyaman' segera setelah semua ini berakhir. Menyapu jubahnya, dia pun menyimpan orang-orang ini di penyimpanannya.
Untuk sekarang, sudah waktunya untuk melihat pertunjukan lain. Jika Ultimatum Enterprise memiliki koneksi yang besar, dengan asetnya yang mencapai milliaran yen, itu bisa di maklumi. Dia akan menunggu semua kawan-kawan ini berkumpul bersama sebelum dia menjatuhkan mereka semua dalam satu gerakan.
Yuuto tidak sabar untuk melihat betapa jeleknya wajah orang-orang ini nanti. Menyembunyikan keberadaan nya, Yuuto duduk santai di kursi jalan, menonton dengan sabar sambil menunggu mangsa masuk.
"HAHA! Memikirkan bahwa akan ada kesempatan yang begitu baik dari Surga! Sudah lama aku ingin menghancurkan perusahaan ini. Sepertinya mereka hanya menunggu seseorang yang memiliki afinitas untuk datang dan mengambilnya. Lahan ini sekarang milikku!' Seorang wanita tua yang mengenakan jubah hijau tertawa cerah.
"Siapa pun yang menyaksikan ini memiliki andil dalam wilayah ini." Suara mengesankan lainnya menggelegar keluar dari arah lain. Sembilan naga, yang terdiri dari Energi Sejati, melesat secepat angin ketika sosok pria berdiri di samping wanita itu.
Seketika, beberapa sosok lainnya juga muncul.
Dewa Perang Tsushima.
Geng Naga Api.
Samurai Bermata Satu yang tak terkalahkan.
Dan organisasi terkenal lain berdatangan satu demi satu.
Yuuto hanya duduk diam di sana. Dahinya mengerut ketika melihat ini.
Seperti yang diharapkan dari perusahan papan atas di Jepang, bahkan jika mereka memiliki koneksi yang hebat, perusahaan ini juga memiliki beberapa haters serakah diantara mereka.
Setelah menganalisa dengan menggunakan panel karakter, orang-orang berasal dari Mitsubishi UFJ, Hitachi, dan Sumimoto Financial Group.
Dilihat dari level mereka, orang-orang ini jelas merupakan tokoh penting. Meskipun Yuuto tidak tahu kenapa mereka masih berpikir untuk merebut tahta orang lain sementara perusahaan besar ada di belakang mereka, itu tidak penting.
Bibir Yuuto melengkung menjadi senyum.
Dengan mereka ada disana, dia akan membersihkan tempat ini melalui orang-orang itu. Tidak perlu membuang waktu untuk meladeni mereka.
Yang dia cari adalah beberapa orang yang menjadi pendukung Ultimatum Enterprise. Tapi sepertinya, mereka tidak akan datang.
Artinya, dia sudah selesai disini.
Semakin lama dia ada disana, polisi pasti akan datang. Dan kehancuran Ultimatum Enterprise akan menjadi berita terheboh selama beberapa minggu.
Tentu saja, Yuuto akan berpura-pura tidak mengetahui hal ini.
Dia akan menganggap pandangan publik sebagai sepotong sampah yang bahkan tidak ingin dia lihat.
Yuuto adalah tipe orang yang akan melakukan apapun yang dia mau. Tapi jika dia harus berhubungan dengan polisi, politik, apalagi urusan negara, atau segala sesuatu di luar kesukaannya, dia lebih baik mengambil langkah aman.
Para pejabat tinggi pasti tidak akan tinggal diam jika Ultimatum Enterprise, yang mana merupakan penghasil sintesis terbesar kedua tiba-tiba runtuh, negara akan mengalami kerugian yang tidak sedikit.
Tidak perlu membicarakan tentang mereka. Jika mereka berani melewati garis bawahku, Flying Dragon Kick akan menerbangkan kalian semua ke Surga!
Menggelengkan kepalanya karena kecewa, Yuuto berdiri tegak. Meninggalkan TKP diam-diam kemudian menghilang dari pandangan.
.....
"Ya Tuhan! itu Dewa Surgawi!"
Kerumunan meletus dalam keterkejutan saat pria berjubah putih berjalan melewati mereka.
Pada awalnya, tidak ada yang menyadari sosok ini. Tapi setelah seseorang meneriakkan namanya, semua orang meraih ponsel mereka dan mencocokkan wajah sosok itu dengan yang ada di gambar.
Dan itu 100% mirip! Tidak, itu memang dia!
"Oh f*ck! Aku tidak berharap akan melihat Immortal di tempat seperti ini!"
Seketika, semua orang menghindarinya. Memberinya jalan dengan tatapan kekaguman.
Sebaliknya, Yuuto hanya mengabaikan mereka dengan acuh tak acuh.
Tujuannya adalah penginapan. Dia harus beristirahat sejenak sambil memikirkan rencana esok hari.
Namun, dia tidak bisa menemukan tempat yang cocok. Bukan karena dia tidak mampu membayar biaya sewa, tapi dia jijik ketika para penjilat mencoba mendekatinya.
Seperti lalat yang mengganggu, orang-orang ini pertama-tama akan memujinya secara berlebihan. Dan dia membenci perlakuan seperti ini.
Terkadang, menjadi terlalu populer tidak membantumu keluar dari masalah. Tapi pada saat yang sama, Yuuto tidak tertarik untuk menyembunyikan apapun.
Setelah menghabiskan banyak waktu untuk menemukan hotel ataupun penginapan, Yuuto memutuskan untuk membangun rumahnya sendiri.
Di bawah kolong jembatan dekat sungai, dia diam-diam memisahkan dimensi area kecil, yang akan membuat orang lain tidak dapat melihat apa yang ada dibaliknya.
Dalam sekejap, Smart House berukuran kecil berdiri kokoh. Di dalamnya, segala macam kebutuhan tersedia. Dan Yuuto tidak kekurangan apapun tergantung imajinasinya.
Rumah ini memiliki 1 kamar 5x5 meter, 1 dapur seluas 10x5 meter, kamar mandi kecil, dan beberapa ruangan lainnya seperti ruang tamu. Rumah ini memiliki dinding yang setinggi jembatan di atasnya. Atapnya datar sepenuhnya.
Meski kecil, rumah ini benar-benar nyaman dan memuaskan. Setelah membersihkan diri, Yuuto mengambil sebuah apel dari kulkas, lalu memakannya sambil duduk di sofa.
Kemudian, dia tiba-tiba memikirkan sebuah komputer. Jika ini adalah bumi, bukankah ini artinya dia bisa menyelesaikan game favoritnya?!
Yuuto menjadi bersemangat. Setelah membeli cetak biru dari sistem, dia menggunakan manipulasi materi untuk mengubah perak dan tembaga menjadi komputer yang dia inginkan.
Mulai dari perakitan PC, nirkabel, software, hardware, serta keperluan lain yang dibutuhkan agar komputer nya bisa menyala.
Setelah serangkaian uji coba, usahanya membuahkan hasil. Jadilah komputer Powerfull Processor 16 Core ram 786 GB, kualitas terbaik tentunya karena itu buatan tangannya sendiri.
Jika ada orang lain yang melihatnya, dunia pasti akan menjadi gila.
Menghubungkan komputernya ke internet, Yuuto mengunduh game yang dulu ia mainkan; Glory of God!
.....
Manifestasi energi di bumi terdiri dari Energi Sejati, Life Source, dan True Qi.