God System

God System
Party Tak Terkalahkan



#Like, komen, share, vote, wajib rate 5 juga, dan tekan tombol favorite agar tidak ketinggalan notifikasi update, nikmati!


***


"Tuan Carl, Kenapa kita harus pergi ke tempat seperti ini? Bukankah area dalam terlalu berbahaya bagi kita?" Tanya seorang pria tak dikenal yang mengikutinya dari belakang.


Bukan hanya dia, delapan orang yang mengikuti pria tampan itu juga memiliki wajah dan ekspresi yang serasi, sama-sama ketakutan.


"Jangan kawatir. Selama ada aku disini, kita akan baik-baik saja." Carles Von Julius berbicara dengan nada santai.


Ia menambahkan dan berkata, "Kita harus menyelidiki apa yang terjadi pada hutan ini. Serta alasan mengapa gunung raksasa yang muncul beberapa waktu lalu tiba-tiba menghilang. Namun, kita juga harus menyelediki fenomena aneh itu, aku bisa merasakannya dengan jelas. Rasanya seperti suara penderitaan dan keputusasaan. Sayangnya, aku tidak tahu apa itu. Tekanannya menghilang bahkan sebelum aku bisa menemukan sumbernya. Semua peristiwa ini datang dan pergi begitu saja, apakah kalian berpikir ini hanya kebetulan?"


Kelompok itu saling menatap dengan bingung.


"Jadi?"


"Ja~diii... Itu artinya ini tindakan yang disengaja! Mari berhenti membuang waktu. Cepat! Perasaan ini semakin kuat dan aku pikir kita akan segera sampai sebentar lagi."


Orang ini cukup pintar, dia bisa menebak semuanya dengan akurat. Namun, dia tidak akan pernah tahu makhluk apa yang sedang menunggunya.


"Tapi, jika nanti kita diserang oleh monster kuat, apa yang akan kita lakukan? Kita tak memiliki pengalaman tempur yang sebenarnya. Bahkan jika kamu bisa keluar hidup-hidup dari hutan ini, bagaimana dengan kami?" Seorang perempuan cantik berambut crimson dengan armor lengkap menyahut. Namanya Curtius Lumina.


Ketika dia menanyakan hal ini, wajahnya menunjukkan kekawatiran. Kelompok Lumina hanya diisi oleh ksatria perempuan berlevel rendah.


Memasuki hutan ini sama saja mengantarkan nyawa mereka.


"Tidak masalah. Kita semua petualang rank S disini. Memangnya siapa yang bisa menghentikan kami? Party Tak Terkalahkan kita tidak pernah kalah! Selain itu, aku adalah pahlawan yang mengalahkan baj*ngan Sepiroth! Bahkan raja iblis tidak akan bisa lolos dari pedang suciku." Kata Carl tersenyum bangga seraya memasang ekspresi percaya diri.


Dengan kata-kata itu, parti Tak Terkalahkan mulai mendapatkan kembali kepercayaan diri dan keyakinan mereka.


"Humph! Kenapa kalian takut pada hutan kecil ini? Kalian benar-benar pengecut! Kalau ada musuh yang kuat, maka akan kuhajar dia sampai hancur berkeping-keping!"


"Hei! Beraninya kamu menyebut kami pengecut?!"


Arogansinya menyebabkan yang lain menjadi marah.


Carl buru-buru menghentikan mereka kemudian berkata dengan tegas.


"Sudah-sudah, berhenti berkelahi! Ayo kita lanjutkan perjalanan kita!"


"Di-dipahami!"


Seluruh kelompok itu langsung menegang dan secara bersamaan menyuarakan kekompakan mereka. Daripada menghabiskan waktu untuk omong kosong, mereka lebih memilih untuk fokus pada tujuan.


Selanjutnya, mereka pun menuju ke tempat yang telah di tentukan sesuai dengan arahan Carl. Benar saja, semakin mereka mendekati lokasi, terlihat penampakan bangunan besar dari jauh.


Mereka jelas melihatnya sebagai ke-estetikan yang unik. Begitu mereka sampai, mereka semua terkesiap dengan mulut tercengang.


"Apa-apaan?!"


.....


Di waktu yang sama, dengan Yuuto di pelukannya, Yue berbalik dan mengalihkan pandangannya ke kerumunan. Semua orang menggigil tak terkendali dan dengan cepat mundur.


Bahkan keberadaan seperti raja iblis hanyalah semut di matanya.


Beberapa saat yang lalu, sebelum Lord Dog memasuki benteng, seluruh regu raja iblis mengepung Yue karena mengira bahwa dia adalah penyusup.


Mereka tanpa pikir panjang menyerangnya, dan hasilnya mereka dipukuli sampai menjadi babi. Untungnya, Yuuto tidak tahu hal ini. Kalau tidak, mereka harus menanggung malu seumur hidup mereka!


Hanya mengingat momen itu menyebabkan mereka merasa kedinginan. Bahkan setelah mereka menyatukan kekuatan, Yue dengan mudah menangkisnya seolah-olah sedang menampar lalat.


Mereka awalnya ingin menolong tuan mereka, tapi begitu Yue mengambil alih, semua orang dengan cepat berubah pikiran.


Yue pun mengabaikan yang lain kemudian pergi dengan Yuuto. Lord Dog mendapatkan kembali pikirannya dan dengan cepat mengikutinya.


Setelah itu,


Orang-orang berangsur-angsur tenang setelah mereka memasuki istana utama. Semua orang bubar untuk melaksanakan tugas mereka masing-masing. Keadaan benteng yang semula kacau pun kembali tenang.


Sementara itu di kamar Yuuto, beberapa waktu telah berlalu. Yuuto akhirnya terbangun dan mendapati bahwa dirinya sudah berada di tempat yang dikenalinya.


"Kamu sudah bangun." Wajah cantik yang penuh kekawatiran datang ke pandangan Yuuto.


Siapa lagi kalau bukan si brutal Kirasaka Yue? Dia duduk di sebelahnya dan menemaninya. Sepertinya dia sudah ada disini sepanjang waktu.


Di sudut ruangan, seekor anjing gemuk dengan malas mendengkur, sepertinya tidak peduli dengan mereka selain pada makanan.


Yuuto menatap Yue dengan lembut kemudian mengangguk, "Terima kasih. Aku tidak tahu apa yang terjadi tetapi sepertinya beberapa hal lebih baik tidak diingat, aku bahkan tidak berani mengingatnya lagi."


Tatapannya akhirnya berubah dingin bersamaan dengan tanggapannya, "Bisakah kamu berhenti melakukan itu? Jangan berpura-pura menjadi kuat dengan melakukan tindakan berbahaya seperti itu!"


"Berpura-pura?" Yuuto mengungkapkan senyum yang dipaksakan, "Itu akan mempermainkan hidupku. Hanya satu kesalahan yang akan mengakhiri semuanya."


"Betulkah?" Yue menyindir, "Memangnya hal berbahaya apa yang tidak pernah kamu lakukan? Hmph, tindakan sembrono seperti itu hanyalah kejadian sehari-hari bagimu."


Yue yang awalnya acuh tak acuh, terlihat bodoh dan juga polos, dingin seakan-akan tidak mempedulikan apapun, saat ini telah berubah menjadi wanita yang bijaksana dan sangat memperhatikannya.


Ini jelas-jelas mengejutkan Yuuto lebih dari yang dia kira, namun, ia juga tidak bisa kehilangan martabatnya sebagai seorang pria yang memiliki hati tak tergoyahkan sekaligus sebagai Cold Fiercest.


Ia pun berkata,


"Apa yang harus kulakukan agar kamu mau memaafkanku?"


Yuuto tersenyum kecut dan berusaha bangkit. Tetapi, gerakan itu mempengaruhi luka-lukanya, menyebabkan dia menggigit giginya karena sakit.


Berkat rekonstruksi pembuatan ulang tubuh abadi, Yuuto harus mengalami rasa sakit yang tak terbayangkan. Sekarang setelah dia mendapatkan tubuh ini, dia masih sedikit kesulitan beradaptasi dengan itu.


Bahkan Auto Recovery tidak dapat membantunya. Yuuto harus perlahan-lahan mengendalikannya.


Yue pun buru-buru membantu sembari memasang wajah merengut, "Kamu sedang tidak dalam kondisi yang baik, jadi berhentilah bersikap sok. Kamu bisa melakukan apapun nanti setelah kamu sembuh!"


Meskipun dia menyuarakan keluhannya, tindakannya menunjukkan sebaliknya karena mereka penuh perhatian.


Yuuto yang tidak punya pilihan selain menurut kemudian beristirahat di pahanya, menatap keindahan beberapa inci jauhnya.


Lalu, dia dengan lembut menghela nafas setelah melihat wajahnya yang sempurna, "Sebagai murid, harus ku akui bahwa kamu sangat cantik. Dan aku menyadarinya baru-baru ini. Sayangnya... Beberapa hal tidak terserah aku yang memutuskan."


Segalanya menjadi sulit karena sistem. Meskipun dia tampak acuh tak acuh di luar, bahkan jika hatinya sedingin es, pada akhirnya dia masih memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis.


Bahkan jika bukan Yue orangnya, akan ada orang lain yang mendapatkan hatinya. Tentu saja, itu tidak mudah. Bagaimanapun, ketidakpekaan orang ini telah memberinya benteng mutlak, dan siapa yang bisa menghancurkan benteng itu, dialah pemenangnya.


Yue menatap Yuuto tanpa ekspresi dan dengan datar berkata, "Jangan mengatakan omong kosong. Itu tidak akan bisa mempengaruhiku."


Yuuto memperlakukan kaki Yue yang semulus giok sebagai bantal dan sudut mulutnya sedikit terangkat, "Aku hanya mengekspresikan perasaanku. Dan aku mengatakan fakta berdasarkan kenyataan."


"Terserah..." Yue mengangkat bahu untuk menyerah.


Keduanya pun terdiam untuk waktu yang lama, menikmati suasana tenang ini dengan nyaman. Yuuto bahkan menjadi lebih rileks dan lebih santai, semua masalah yang membuatnya sangat tertekan telah di lepas. Akibatnya, dia pun tertidur.