God System

God System
Murid Baru di Pagi Buta?



[Baca doang gk ngasih like]


#BUKANMAEN


***


Sejak Yuuto kembali dari Spirit Great World, dia tidak melakukan apa-apa sama sekali. Meskipun masalah token surga ada di pikirannya, dia tidak tahu lokasi spesifiknya.


Tetapi, dia dapat menemukan token itu dalam sekejap melalui indra persepsinya untuk menentukan koordinatnya. Namun, masalah lain datang dari lokasi itu sendiri.


Jika itu berada di tempat seperti keluarga kaya, atau bahkan perumahan kompleks, ini akan menjadi sedikit lebih rumit. Yuuto tidak mungkin membuat keributan acak hanya karena sekeping token.


Terkadang, kehidupan akan bekerja dengan cara yang paling aneh. Semakin banyak orang mencoba dan berencana untuk mendapatkan sesuatu, semakin ia akan terhindar darinya.


Dengan kata lain, tidak mudah untuk mengambil barang ini jika itu dimiliki seseorang.


Dibanding cara kekerasan yang benar-benar tidak efisien, berbicara dari mulut ke mulut mungkin akan jauh lebih menguntungkan.


Sayangnya, Yuuto sedang tidak ingin mengurusi problematika itu saat ini. Dia ingin melepas beban pikirannya sejenak.


Jika dia menjalani kehidupan sehari-hari dengan tekanan seperti itu di benaknya, bukankah itu akan menjadi kehidupan yang tersiksa? Dia ingin menjalani hidup secara normal walau hanya dalam waktu yang singkat.


Oleh karena itu, kehidupan pribadi Yuuto benar-benar santai saat ini. Seluruh perhatiannya terfokus pada layar monitor di depannya.


"Dasar sampah! Apa yang kamu lakukan?! Serang matanya! Jika kita kalah disini, usahaku menaikkan rankmu akan menjadi sia-sia!"


Bang!


Bang!


Bang!


Apanya yang santai?! Aku benar-benar tegang sekarang! Di saat yang sama, aku sangat marah!


Click click click!


Dengan serangkaian suara ketikan super cepat, avatar gamenya terus melaju dengan gerakan ulet yang benar-benar lincah.


Namun, meskipun statistik karakternya mencapai level 187, semua itu menjadi tidak berguna di bawah serangan BOSS ini!


Satu serangannya saja mampu melumpuhkan seluruh Healt Point yang dia punya.


Seperti yang diharapkan dari final boss.


Berkat kesulitannya yang terlalu tinggi, Yuuto tidak bisa menahan diri untuk tidak mengutuk.


Bagaimana tidak? Tim yang membantunya mengalahkan boss ini sama seperti sampah!


Kerja sama mereka sangat buruk, bahkan tidak lebih buruk dari para newbie.


Sejujurnya, Yuuto ingin menendang orang-orang ini dari Friend List. Tetapi, dia tidak bisa melakukan hal itu karena dia berhutang pada mereka.


Setiap kali dia ada titik kritis, party yang tidak berguna tersebut telah membawanya seperti sekarang. Menjadi player yang benar-benar kuat.


Meskipun begitu, orang-orang ini sangat menjengkelkan! Beban tim yang tidak ada seorang pun dapat menandinginya!


"HAHA… Akhirnya aku berhasil!"


Yuuto berteriak dengan gembira di kamarnya. Setelah bermain sebanyak 13 match selama 5 jam, dan Lose streak sebanyak 12 kali, Yuuto akhirnya mendapatkan Win streak di saat-saat terakhir, kemudian mengalahkan final BOSS dari game tersebut.


Yah, meskipun sebagian besar kekalahan berasal dari timnya, Yuuto sangat bersyukur bahwa ia akhirnya menyelesaikan penyesalan terakhirnya.


Hal pertama yang ia lakukan setelah bermain game yaitu tidur. Seolah-olah waktu bergerak sangat cepat, matahari sudah terbit di ufuk Timur. Menandakan bahwa hari sudah berganti.


Kita akan melewatkan seluruh detailnya. Hari ini, Yuuto mendorong pintu rumahnya dan melangkah maju, melewati Space Quarantine dengan mudah.


Kemudian, Yuuto menutup matanya, berdiri tegak di antara Surga dan Bumi. Jubah putihnya bergoyang mengikuti angin.


Tiba-tiba, matanya terbuka. Saat dia melakukannya, indra persepsinya telah mencapai puncaknya. Dengan itu, seluruh dunia berada dalam genggamannya.


Yuuto menarik nafas dalam-dalam ketika dia memikirkan ini, 'Tenang, santai! Tidak ada yang hebat tentang ini sama sekali! Ini hanya petualangan mencari harta pada umumnya. Aku pasti bisa memenangkan ini! Jika lebih buruk menjadi lebih buruk, aku hanya akan mendapatkannya diam-diam, itu saja!' Yuuto menghibur dirinya sendiri.


Ini adalah pertama kalinya dia merasakan kegugupan setelah sekian lama. Seolah-olah dia sedang menebak hasil dari putaran 'gacha' ini.


Apa hal terburuk yang bisa terjadi? Paling-paling, token itu sudah menjadi milik orang lain.


Tapi tentu saja, hatinya pasti akan tenang jika token itu masih tergeletak di alam liar. Itu akan membuat segalanya lebih mudah.


Yuuto baru saja membuat persiapan untuk yang terburuk.


.....


Di sebuah tempat yang dipenuhi bunga-bunga yang indah, villa putih megah yang memiliki ukuran sebesar kastil berdiri kokoh.


Di sana, cahaya terang bersinar dengan gelisah. Dia mencoba keluar setelah merasakan pancaran energi misterius tersebut. Seolah-olah menemukan pemiliknya setelah sekian lama.


Namun, karena benda itu sepenuhnya terisolasi, ia tidak dapat melarikan diri sehingga hanya bisa menyerah dengan sedih.


"Sepertinya dugaanku benar. Ini memang hasil yang paling disayangkan." Yuuto menghela nafas berat. Ini buruk!


Melalui matanya yang bisa melihat dunia ini, Yuuto mendapatkan lokasi token tersebut. Sayangnya, itu berada di tempat yang benar-benar merepotkan.


Arah Utara Jepang, prefektur Hokkaido kota Sapporo.


Yang merupakan salah satu kota dengan spot wisata yang sangat indah. Di saat bersamaan, gedung-gedung yang mirip kastil berjejer di mana-mana.


Namun, bukan itu intinya.


Keluarga Sumika memiliki token itu!


Yuuto benar-benar jengkel saat ini.


Selain keberadaan token itu yang menyebalkan, ada kemungkinan dia akan di usir sejak pertama kali dia mencoba masuk. Dan jika dia memaksa dan membuat keributan, perang yang tak berarti pasti akan meletus.


Sebagai warga negara Jepang, Yuuto tidak ingin di cap sebagai penjahat oleh masyarakat lokal, apalagi di tanah kelahirannya. Tentu saja, musuh-musuh tetap harus diperhitungkan.


Adapun cara untuk mendapatkan benda itu, Yuuto secara alami tidak memiliki ide. Setiap kali dia membuka jalan baru, itu akan berakhir dengan kebuntuan.


Itulah mengapa dia sangat tertekan saat ini.


Tapi pada saat itulah, seseorang tiba-tiba berteriak.


"Hey! Apa yang kau lakukan disana?"


Yuuto menoleh ke sumber suara. Hanya untuk menemukan seorang gadis berdiri di atas jalan, melihat ke arah Yuuto dengan rasa ingin tahu.


Tubuhnya langsing dan bisa dikatakan subur untuk seusianya.


Alih-alih terlihat menggoda, dia tampak bermartabat juga cantik. Dia memakai pakaian yang sederhana tetapi modis. Matanya sejernih air, seperti mata air pegunungan yang tidak ternoda.


Kulitnya putih seperti boneka porselen, hidung yang tajam, mulut ceri yang kecil, serta memiliki rambut lurus berwarna hitam pendek. Itu menambah energi natural seorang gadis remaja.


Layaknya gardenia yang mekar di pagi hari setelah hujan musim semi, hanya satu pandangan yang cukup untuk membuat seseorang merasa sangat segar dan dengan tulus mengaguminya.


Sungguh manis!


Yuuto diam-diam memuji.


Jujur, dia tidak berharap akan menemukan keindahan yang tidak kalah dengan Yue.


Itu adalah kecantikan yang menentang Surga. Bagaimana mungkin kecantikan seperti itu ada di dunia ini?!


Yuuto benar-benar bingung.


Jika Yue membawa kesan dingin sekaligus sombong, gadis itu secara inheren memancarkan aura ketenangan yang menawan.


Yuuto bertanya-tanya siapa gadis ini dan apa urusannya memanggilnya.


Setelah memeriksa panel karakter gadis itu, Yuuto seketika tertegun, mata kosong, dan mulut yang terbuka lebar.


Nama: Rui Sumika


Ras: Manusia [Tidak Relevan]


Judul: Penerus keluarga Sumika, Reinkarnasi Hukum Kehidupan dan Kematian, Dewa Langit Kontemporer yang Terjatuh


Bertingkat: Tidak diketahui


Level: Tidak ada | Tidak diketahui


Power and Abilities: Tidak ada | Dalam kondisi tersegel


Status: Kandidat terbaik sebagai Fairy Immortal selanjutnya


.....


Ilustrasi Rui Sumika:



Crazy up? Gampang. Vote/Gift yang byk dulu.


Hanya sekedar mengingatkan, jangan lupa untuk menyempatkan like ya guys.