
#Like, komen, share, vote, wajib rate 5 juga, dan tekan tombol favorite agar tidak ketinggalan notifikasi update, nikmati!
***
"Apa yang terjadi? Mengapa beberapa eksistensi yang lebih rendah tidak mendapatkan gift seperti makhluk dari eksistensi yang lebih unggul?"
Melihat data karakter bawahannya, Yuuto menjadi bingung.
Seingatnya, memberikan nama pada makhluk panggilan akan memungkinkan karakter mendapatkan berkah dari tuannya. Tapi setelah diperhatikan lagi, ternyata tidak semua orang bisa mendapatkan hal seperti itu.
Sistem pun menjawab,
Ding!
[Entitas tersebut tidak memenuhi syarat minimum untuk mendapatkan gift dari anda. Tubuh mereka tidak akan mampu menampung kekuatan yang anda berikan. Sebagai gantinya, kapasitas karakter telah diperbesar untuk pemakaian berkala yang jauh lebih tinggi]
Kata sistem dengan suara serius.
Ternyata seperti itu!
Yuuto akhirnya mengerti.
Pada dasarnya, dia memiliki semua jenis kekuatan menakutkan yang melampaui realitas, yang diperkecil dengan rantai pengekang yang disebut segel.
Meskipun segel ini sangat membantu, itu belum tentu bermanfaat bagi orang lain.
Semua hal yang dia miliki bukan sihir atau semacamnya, itu murni kekuatan sejati. Yang artinya, orang biasa tidak cukup kuat untuk menampung kekuatan seperti itu!
Hanya mereka yang telah mencapai tingkat pelepasan duniawi yang dapat menerimanya, misalnya raja iblis, dan eksistensional yang telah mencapai gelar raja iblis.
Namun demikian, itu masih hanya sebuah gelar. Syarat lain agar seseorang memenuhi syarat untuk mendapatkan gift darinya adalah seseorang harus mampu memiliki daya tahan tubuh yang tinggi, serta level tier di atas tier 7-C.
Jika kurang dari itu, siapa yang tahu apa yang akan terjadi? Hanya dua kata yang mewakili itu, hidup atau mati!
Itulah sebabnya mengapa yang lain tidak mendapatkan gift darinya, ada pro dan kontra jika seseorang memaksa untuk mendapatkan kekuatan jenis ini. Sebagai gantinya, mereka hanya akan mendapatkan perubahan berupa evolusi.
Untuk yang telah berevolusi sampai ke puncak sejak awal tidak akan ada perubahan yang terjadi pada mereka, hanya mereka yang lebih lemah yang akan mendapatkan evolusi.
Dengan fakta ini, pengetahuan Yuuto telah diperluas.
"Namun, apakah mungkin bagiku untuk memanggil entitas dari dimensi yang lebih tinggi? Seperti dewa misalnya."
[Tidak. Ada batasan untuk makhluk yang bisa kamu panggil. Kekuatan anda masih berada di level fana, yang artinya sudah disesuaikan dengan level kekuatan dari dunia ini. Kecuali jika anda mau membuka segelnya, anda bisa naik level menjadi makhluk yang berdimensi lebih tinggi, melampaui semua batasan yang telah ada. Hal ini juga berlaku untuk segel yang lain. Semakin banyak segel yang di terbuka, semakin kuat pula makhluk yang dapat anda panggil]
"Masih belum. Ini belum waktu yang tepat untuk itu. Aku masih harus membuat beberapa persiapan sebelum melakukannya. Lebih jauh lagi, aku sangat menikmati dunia ini. Menambahkan lebih banyak kekuatan berarti menambah lebih banyak masalah dan tanggung jawab. Aku terlalu malas untuk mengurusnya. Tidak hanya itu, masih ada banyak tempat yang ingin kukunjungi, mengapa terburu-buru?" Kata Yuuto dengan lembut.
Sistem pun terdiam dan tidak mengatakan apa-apa lagi setelahnya.
Suasana menjadi tenang dengan beberapa suara mendengkur dari para serigala yang tertidur, di tambah dengan bantal lembut dari ekor mereka dan hembusan angin sepoi-sepoi hangat yang menerpa seluruh tubuhnya, Yuuto menutup matanya dan akhirnya benar-benar tertidur.
Tapi tiba-tiba,
"Baj*ngan! Aku menghabiskan waktuku untuk menghancurkan seisi kota dan menjadi buronan semua orang tetapi kamu masih punya waktu untuk bersantai? Sangat menjengkelkan! Di mana ayam Tuan Anjing ini?!"
Raungan kemarahan bergema dengan keras di atas langit, seekor anjing gemuk yang tampak megah meludahi kepala Yuuto dengan air liurnya yang kental, nadanya dipenuhi kekesalan dan kekesalan.
Yuuto terbangun dan mulai mengutuk. Dia mengusap wajahnya yang dipenuhi air liur kemudian mengendus-endus cairan di tangannya. Segera setelah itu, wajahnya berubah hijau, lalu berubah biru, yang terakhir berubah pucat dengan ekspresi ingin muntah.
Byur! Byur! Byur!
Karena tidak tahan lagi, dia langsung berlari menuju danau lalu mulai membasuh wajahnya beberapa kali dengan air. Namun setelah penyiraman secara berkala, baunya tidak hilang. Yuuto tidak punya pilihan lain selain menggunakan skillnya untuk memanipulasi bau itu sendiri.
Setelah itu, baunya pun menghilang.
Melihat anjing yang mengapung di langit, Yuuto tiba-tiba merasakan dorongan untuk meledakkan amarahnya, dia berteriak pada anjing itu sembari menunjuk-nunjuk dengan jarinya.
"Sialan anjing! Apa yang kamu makan sehingga mulutmu bisa memiliki bau seperti bau di neraka?! Tidak bisakah kamu membiarkanku tenang untuk sehari saja?! Persetan denganmu! Apakah kamu sengaja meminta pemukulan?!"
Di kutuk seperti itu juga membuat Lord Dog menjadi marah, dia membalas dengan cara yang lebih agresif, "Kentut ibumu! Apakah kepalamu dipenuhi kotoran anjing?! Aku mencarimu kemana-mana tetapi kamu malah sibuk dengan mimpi-mimpimu? Kemari dan biarkan aku mengigit pantatmu sampai mati!"
Mendengar ini, Yuuto merasakan dorongan untuk memuntahkan seteguk darah.
"Apa? Apakah kamu ingin berkelahi?! Izinkan aku memberitahumu. Aku, Hazuki Yuuto, tidak pernah takut pada apapun! Jika hari ini aku tidak mendaratkan satu pukulan pun di wajahmu sampai wajahmu menjadi babi, aku akan berhenti menjadi manusia!" Teriak Yuuto sembari mengangkat jari tengahnya.
Bang! Bang! Bang!
Perkelahian yang tidak ada artinya pun terjadi. Dengan kecepatan mereka berdua, Lord Dog dan Yuuto saling memukul satu sama lain, aksi mereka menimbulkan tanah-tanah di sekitar menjadi berlubang, debu-debu beterbangan kesana-kemari.
"Apa yang kalian lakukan?!"
Suara itu datang dari arah lain. Duo yang terkejut itu segera menghentikan perkelahian mereka, mereka menatap sosok cantik yang datang bersama seorang gadis kecil bertelinga runcing.
Lord Dog, yang melihat wanita berambut hitam dengan busana gadis miko tersebut tidak bisa menahan diri untuk tidak mencibir dengan jijik, dia berkata, "Itu kamu! Gadis mengerikan sepertimu, kenapa kamu disini?!"
Yue mengerutkan wajahnya dengan ekspresi cemberut saat dia berteriak, "Bah! Kamu yang mengerikan! Seluruh keluargamu mengerikan! Memangnya apa masalahmu? Berhentilah mengatakan omong kosong!"
Pada akhirnya, perkelahian berpindah pada mereka berdua. Yuuto yang melihat ini hanya bisa menepuk jidat dan menghela nafas frustasi.
"Sudah cukup! Berhentilah berkelahi!" Ucap Yuuto dengan tegas.
"Humph!"
Mereka berdua berbalik ke arah yang berlawanan kemudian mendengus, Yuuto yang melihat ini menghela nafas sekali lagi sebelum akhirnya berkata, "Tuan Anjing, apakah kamu sudah menyelesaikannya?"
Lord Dog yang kesal tidak menjawab beberapa saat sebelum akhirnya dia memilih untuk berbicara, "Ya. Meskipun aku sedikit kesulitan menemukan lokasi mereka, itu bukan masalah besar. Tuan Anjing ini mampu menyelesaikannya hanya dengan satu kaki! Oh benar, ada beberapa tikus yang berhasil lolos. Namun, anak-anak telah berhasil di selamatkan." Kata Lord Dog.
Setelah mendengar ini, alis Yuuto terangkat, "Sungguh? Dimana mereka?"
"Disini."
Wuush!
Ayunan kaki Lord langsung merobek ruang semudah merobek daging, dari sana, sepasang tangan kecil pun muncul dan menyentuh celah retakan. Detik berikutnya, kepala kecil keluar darinya, diikuti dengan sosok-sosok yang lain.
'Spasial Room?' Yuuto sedikit terkejut, tapi bukan itu intinya.
Apa yang dia lihat saat ini adalah puluhan anak kecil dari ras yang berbeda-beda berpakaian seperti pengemis dengan kalung rantai di leher mereka.
Lord Dog menambahkan, "Mereka adalah anak-anak yang diculik oleh sekumpulan sampah itu. Apa yang akan kamu lakukan pada mereka?"