God System

God System
Sumika Family



[Budayakan Like sebelum membaca. Nikmati!]


***


'Setelah semua kesulitan yang kulalui, aku akhirnya mendapatkan tiket masuk!'


Pada saat ini, hati Yuuto benar-benar menyenangkan. Meskipun dia merasa sedikit bersalah karena orang tua itu, dia telah memutuskan akan membayarnya kembali di masa depan.


Mendapatkan kepercayaan mereka bukanlah hal yang mudah. Tentu saja, Yuuto harus mendoakan 'kambing hitam' yang ia bunuh beberapa waktu lalu. Dia sangat berterima kasih karenanya.


Kalau tidak, persentase kegagalan rencananya akan segera mencapai puncak. Dengan kata lain, kegagalan total! Dengan demikian, ia tidak punya pilihan selain menggunakan Probabilitas setelah itu.


Katasuke pun menatap Yuuto tanpa henti, "Karena anda setuju, saya akan membawa anda kepada Tuan. Dia pasti akan senang mengetahui ada ahli kuat mengunjunginya."


Katasuke tersenyum gembira saat dia mengatakan ini. Ia tidak menduga Yuuto akan menerima tawarannya. Awalnya kata-kata itu hanya sebatas basa-basi. Tapi kemudian, Yuuto menerimanya dengan mudah.


Siapa yang bisa mengira hal seperti itu bisa terjadi?


"Ta-tapi paman... Dia..."


Mendengar percakapan keduanya, Rui angkat bicara dengan mulut yang tergagap.


Apa yang sedang terjadi disini?!


Rui benar-benar bingung. Secara alami, dia kesulitan memahami situasinya. Bagaimana mungkin Katasuke tiba-tiba menjadi sopan dan begitu ramah kepada laki-laki ini?


"Diam! Kamu anak nakal! Jangan menyela saat orang dewasa berbicara! Aku masih belum menyelesaikan skor diantara kita. Setelah kita kembali, aku akan meminta Kakak Besar menentukan hukuman! Berkeliaran tanpa seorang pendamping, menyinggung seorang master di jalanan acak, ditambah kau secara tak sadar diburu oleh Organisasi Liga Pembunuh. Dengan semua kejahatanmu, hukumanmu akan di tambah 3x lipat!" Wajah Katasuke menjadi sedikit marah.


"A-aku....."


Rui tidak tahu harus berkata apa. Kali ini, dia benar-benar dimarahi dengan kejam.


"Humph! Cukup! Jangan coba-coba berdalih di atas kesalahanmu!" Katasuke mendengus dingin. Ia tidak berharap hal seperti ini akan terjadi.


Sebagai pengawalnya, tindakan keterlaluan yang dilakukan anak ini memberi banyak masalah bagi dirinya.


Sedikit saja ia lengah, gadis kecil ini akan hilang dari pengawasannya dalam sekejap. Meski agak kejam, tanpa hukuman yang tegas, anak nakal ini tidak akan pernah bertobat dan menyesali setiap tindakannya. Bahkan ayahnya sangat frustasi ketika berurusan dengannya.


"....."


Rui yang berdiri di depan Katasuke benar-benar terdiam setelah mendengar ucapannya. Ekspresinya sangat sedih saat kepalanya menunduk ke bawah.


Melihat Rui yang diintimidasi oleh Katasuke, Yuuto merasa bahwa; sejak ia menjadi guru bagi orang lain, dia tampaknya juga harus bertindak seperti itu.


Yuuto terbatuk ringan dan berkata, "Jangan terlalu keras pada anak kecil. Kapan kita pergi?"


Seketika, Katasuke yang masih sibuk memarahi tertegun setelah mendengar kalimatnya. Lalu berbalik dan melihat Yuuto. Ekspresinya segera berubah menjadi senyum sopan.


Katasuke berkata, "HAHA! Tentu saja! Tentu saja! Aku sudah menyiapkan mobil disana. Karena kediaman kami sangat jauh, kami akan menggunakan pesawat pribadi setelah itu. Masalahnya, perjalan akan memakan waktu 2 jam."


Yuuto mengangguk dengan santai, "Tidak masalah."


Ini akan menjadi pengalaman pertama dalam hidupnya. Berapa banyak orang yang menginginkan peristiwa seperti ini? Keberuntungan? Itu mungkin.


Tapi itu tidak berlaku bagi dirinya. Karena dia dapat memanipulasi Probabilitas/Keberuntungan itu sendiri.


Di Dunia Roh Agung, tidak ada transportasi modern. Hanya kereta kuda dan hewan terbang yang menjadi kendaraan umum di dunia itu.


Tentu saja, Yuuto dapat membuat kendaraannya sendiri jika dia mau. Sayangnya, sensasi dan perasaan yang di dapat ketika menaikinya akan berbeda satu sama lain.


Sebenarnya, meski dia bisa terbang secepat dan sejauh yang dia inginkan, Yuuto selalu ingin menaiki pesawat di kehidupan sebelumnya. Inilah keinginan kecil yang belum tercapai. Sampai saat ini, dia masih ingin mencobanya.


Mengapa kita tidak menikmatinya sebentar? Itulah gunanya hidup!


Pikir Yuuto dalam hatinya.


Kemudian tanpa mengucapkan sepatah katapun, Katasuke menggiring keduanya menuju mobil. Itu tepat di atas jalan di dekat mereka.


Melihat mobil tersebut, Yuuto sedikit terkejut. Model kendaraan ini rupanya milik Bugatti La Voiture Noire. Yang dikatakan mencetak rekor sebagai mobil termahal di dunia. Terjual seharga 18,7 juta dollar. Menurut informasi, Hypercar ini hanya dibuat satu unit saja di seluruh dunia.


Tapi sekarang, mobil ini tampak tidak berharga di bawah Katasuke. Ia bahkan menggunakannya sebagai alat transportasi jemput. Di tambah, ada beberapa lecet di sekitar body-nya.


Seberapa banyak kekayaan yang dimiliki keluarga ini? Untuk berpikir mereka memperlakukan barang mahal layaknya barang biasa, Yuuto menjadi semakin bersemangat. Dia ingin tahu tempat macam apa keluarga Sumika ini.


Tapi tentu saja, dia tidak akan melupakan tujuannya.


Begitu mereka memasuki mobil, mereka pun langsung berangkat di bawah tatapan kagum semua orang. Tidak ada yang akan melewatkan kesempatan langka ini. Bisa melihat mobil termahal secara langsung, banyak orang menyiapkan ponsel mereka, merekam dan mengabadikannya ke media sosial.


Setelah 1 jam 30 menit, mereka akhirnya sampai di Sumika Mansion. Mereka langsung disambut oleh orang-orang di dalamnya.


Yuuto sedikit kecewa karena ini. Semuanya tampak biasa saja baginya. Karena dia sendiri memiliki fasilitas yang lebih 'WOW' dibandingkan Sumika Mansion.


Pada awalnya, Katasuke meminta Rui untuk tetap tinggal. Alasannya karena dia masih sekolah. Selama dia belum lulus atau menyelesaikan pendidikannya, Rui dilarang meninggalkan Mansion sambil menunggu hukumannya di tentukan.


Namun, Rui bersikeras untuk ikut. Katasuke tidak punya pilihan lain selain membiarkannya selama 1 hari.


Dengan demikian, mereka pun melanjutkan perjalanannya menggunakan pesawat pribadi.


Dalam waktu 24 menit, dengan kecepatan penuh mereka pun akhirnya tiba di tempat tujuan.


.....


Saat seseorang memandangnya pertama kali, kebanyakan dari mereka akan menjatuhkan rahangnya ke tanah setelah melihatnya.


Ini adalah pemandangan yang langka di abad 21. Gaya seni seperti ini sebagian besar menghilang dari peradaban kuno. Dengan penampilannya yang terlihat seperti cerita fantasy, ia akan menjadi salah satu keajaiban abad pertengahan yang paling terkenal di dunia.


Bahan bangunan utama adalah bata, disusun berdasarkan pola dekoratif atau dilapis plesteran mortar.


Denah berbentuk segi empat simetris, dengan perbandingan panjang sama dengan dua kali lebar. Bangunan cukup luas untuk menampung jumlah manusia yang besar.


Bentuk interior seperti lorong panjang, yang memberi pandangan kepada seseorang untuk lurus ke bagian depan.


Interior ruangan terdiri dari sebuah ruangan besar yang diapit oleh "gang" yang yang dibatasi oleh deretan kolom.


Eskterior bangunan memiliki pilar-pilar kolom yang berciri khas gaya Romawi Kuno.


Fitur atap Kubah telah diperkenalkan secara sederhana yang diletakkan diatas bukaan denah berbentuk lingkaran.


Permukaan dinding putih yang berkilau menambah kesan elegan tempat ini, dengan tambahan kolam ikan air mancur beserta patung Kesatria dari bahan Marmer di tengahnya. Menciptakan sebuah perasaan berapi-api hanya karena melihat patung ini.


'Sumika Family. Tidak buruk, tidak buruk memang...'