God System

God System
Penutup [Volume 1 End]



#Like, komen, share, vote, wajib rate 5 juga, dan tekan tombol favorite agar tidak ketinggalan notifikasi update, nikmati!


***


"Aki-chan, coba cari apakah salah satu dari mereka merupakan temanmu atau tidak." Yuuto melirik Aki dan berkata dengan nada lembut.


Mendengar ini, Aki bergegas dengan panik saat dia berteriak di depan kelompok anak-anak itu, "Dimana?! Dimana mereka?! Clue-chan, Akemi-nee san, Ryou-kun, dimana kalian?!"


Seruannya tidak di jawab. Namun, dua anak laki-laki dan satu perempuan maju ke depan sebagai gantinya, itu adalah Clue Takamaki, Akemi Nakajima, dan Ryousei Satoshi.


Aki tidak bisa menahan kegembiraannya saat dia melihat orang-orang yang dia kenal. Sontak dia pun melompat dan merangkul mereka bertiga sekaligus sambil menangis keras.


"Fuaaa... Syukurlah.. Syukurlah kalian selamat! A-aku... Aku sangat menyesal telah meninggalkan kalian semua sendirian, maaf! Maafkan aku! Semuanya salahku!"


Aki terus meneteskan air matanya di pelukan mereka sambil menyalahkan dirinya sendiri. Mulutnya berkedut-kedut ketika dia berbicara dengan nafas yang terisak-isak.


"Siapa kamu?"


Suara ini sangat hampa, kosong seolah-olah tidak memiliki jiwa dan nadanya terdengar seperti robot.


Aki akhirnya menyadari bahwa ada sesuatu yang salah. Sejak awal, tiga anak itu tidak mengeluarkan sepatah katapun ketika bertemu dengannya, ia lalu melihat masing-masing dari anak itu dan menemukan bahwa mereka memiliki tampilan seperti mayat hidup. Wajah Aki pun berubah pucat setelah melihat ini.


"Siapa... Kau?" Anak laki-laki yang lain bertanya dan mengulangi nada yang sama seperti sebelumnya.


Bukan hanya dia tidak mengenali gadis kecil itu tetapi dia bahkan tidak mengenali dua yang lain. Faktanya, dia bahkan tidak tahu siapa dirinya sendiri, dengan kata lain, hilang ingatan!


Mereka bertiga menyaksikan bahwa gadis kecil itu berdiri diam dengan ekspresi membeku. Mereka hanya menatapnya dalam kebingungan.


"I-ini bohong kan?"


Nadanya bergetar saat dia mengucapkan itu, tangannya gemetar hebat ketika sudut bibirnya tersenyum pahit dengan wajah suram, seolah-olah dentuman palu yang keras baru saja menghantam hatinya hingga hancur.


Dia kemudian menoleh ke arah Yuuto dengan seluruh tubuhnya gemetar, berkata dengan senyum kaku disertai air mata keputusasaan, "Paman... To-tolong katakan padaku... Bahwa... Semua ini... Bo-bohong kan?"


Sebagai wanita, Yue tidak tahan lagi dan dia bergegas menenangkan Aki dengan pelukannya. Meskipun dia dingin sedingin es, Yue masih memiliki hati nurani, yang dibesarkan dengan kasih sayang dan juga cinta.


Dia juga tidak ingin orang lain menjadi seperti dirinya, ia mengerti betul perasaan Aki. Saat-saat seperti ini, Aki sangat membutuhkan orang lain sebagai teman curhat. Dia akan menjadi orang itu dan sebisa mungkin mencoba menenangkan gadis kecil itu, yang hampir menjadi gila.


"Bagaimana itu bisa terjadi?"


Yuuto yang melihat adegan ini menarik nafas dalam-dalam, bahkan Lord Dog tidak mengharapkan hal seperti itu.


Ia lalu berjalan mendekati tiga anak itu dan menyentuh kepala mereka dengan hati-hati untuk di periksa.


'Sistem, analisis...'


Jawaban cepat dari sistem segera merespon,


Ding!


[Setelah inpeksi lebih lanjut, sebagian jiwa yang dimiliki target telah menghilang. Secara harfiah, ingatan yang hilang hanyalah salah satu dari dampaknya, mental mereka juga sudah rusak, tubuh, jiwa dan pikiran, kerusakan mereka terlalu parah. Sungguh keajaiban kalau mereka mampu bebicara dan bahkan masih bisa menggerakkan kedua kaki mereka]


Yuuto menghirup udara dingin setelah mendengar ini. Dia pun berkonsultasi pada sistem untuk meminta saran kepadanya.


'Bisakah itu disembuhkan?' Tanya Yuuto.


[....]


Sistem tidak mengatakan apa-apa selama beberapa saat, setelah pemindaian ulang, nada monoton itu terdengar kembali.


[Bisa! Auto Recovery dapat mengatasi masalah ini dengan mudah, namun ingatan yang rusak tidak dapat dipulihkan lagi. Untuk hal itu, harus ada rangsangan dari luar agar efeknya dapat bekerja. Atau... Anda bisa memilih opsi kedua dengan membuka segel pertama, memutar ruang dan waktu untuk kembali ke masa lalu dan menyelamatkan target sebelum tragedi tersebut terjadi]


[Perlu dicatat kalau merubah masa lalu berarti mengubah masa depan, demi menghindari efek butterfly, sistem telah merekomendasikan kalau tuan harus mencegah Albert dan komplotannya agar tidak menyiksa anak-anak itu. Dengan ini, mereka seharusnya baik-baik saja, dan bahkan resiko butterfly effect bisa dicegah]


[Opsi ketiga: membuka segel kedua akan memungkinkan anda untuk memiliki kontrol penuh atas keterampilan yang jauh lebih tinggi, resiko\=0, sesuatu seperti jiwa atau semacamnya hanyalah mainan di telapak tangan anda, bahkan mengotak-atik dunia bawah semudah makan dan minum. Tidak hanya itu, ingatan yang rusak dapat dipulihkan lagi selama serpihan ingatan yang di maksud masih ada, itu bisa di putar ulang dengan memanipulasi ruang dan waktu]


Opsi ketiga jelas yang paling mudah, tapi ketika dia menanyakan apa persyaratannya, Yuuto hampir pingsan di tempat ketika mendengar jawaban dari sistem.


10 Milliar! Itu 10 Milliar!


Dimana dia bisa mendapatkan jumlah ini? Bahkan ahli terkuat di Spirit Great World tidak memberikan poin sebanyak itu!


Kecuali jika dia naik ke dunia dengan sistem hierarki kekuatan yang lebih kuat, itu masih mungkin! Tapi, haruskah dia meninggalkan dunia ini bahkan sebelum dia bisa menikmatinya?


Itu konyol! Siapa juga yang mau menghabiskan waktu membantai di sana sini hanya untuk mendapatkan poin pengalaman? Berapa banyak waktu yang di butuhkan untuk itu? Haruskah dia melenyapkan seluruh planet agar target itu bisa di capai?


Dengan pikiran ini, Yuuto sedikit menyesal. Tidak ada hal baik yang bisa kamu harapkan dari kue yang jatuh dari langit.


Pikiran Yuuto pun beralih ke opsi pertama. Meski efeknya bagus, apa gunanya jika tidak ada ingatan yang melengkapinya? Itu sama seperti seekor siput tanpa cangkangnya, sangat rentan dan mudah terancam.


Oleh karena itu, Yuuto memutuskan untuk menyelesaikan semuanya sekaligus. Dia tidak punya pilihan lain selain membuka segel pertama dan menggunakan Auto Recovery untuk memulihkan jiwa mereka.


Yang kehilangan ingatan bukan hanya mereka bertiga, tetapi seluruh anak-anak yang ada di tempat itu. Jelas bahwa mereka semua telah mengalami masa-masa paling mengerikan sampai ke titik dimana mereka kehilangan kewarasan mereka.


Dan Yuuto ingin tahu apa yang terjadi saat itu.


Setelah jiwa anak-anak itu di pulihkan, Yuuto pun menatap Yue dengan ekspresi serius dan berkata, "Sekarang sudah oke. Tetapi mereka tidak punya ingatan sama sekali. Tidak ada cara untuk menyembuhkan penyakit jenis ini, kecuali dengan cara merangsangnya dari luar. Namun, aku sudah berjanji pada Aki-chan kalau aku akan menyelamatkan mereka. Hanya dengan menyelesaikan tugas ini, misiku dapat dianggap telah selesai. Tolong bawa anak-anak ini ke panti asuhan untuk di rawat secara intensif terlebih dahulu, sudah waktunya aku pergi."


"Pergi? Kemana kamu pergi?" Yue sedikit terkejut. Dia mulai menebak-nebak apa yang akan pria itu lakukan dan berkata, "Jangan bilang kamu akan..."


"Ya. Aku akan pergi ke masa lalu untuk menyelamatkan anak-anak itu. Kamu tetaplah disini untuk mengawasi aktifitas mereka."


"Biarkan aku ikut!" Yue enggan di tinggal pergi, meskipun dia tidak asing dengan memutar ruang dan waktu karena dia juga bisa melakukannya saat itu, dia tidak tahan jika dia hanya berdiam diri saja, jadi dia memohon agar dia bisa ikut.


"Tidak." Yuuto dengan tegas menolak, matanya berubah dingin saat dia berkata, "Ini darurat. Berhentilah bersikap seperti anak kecil! Sebagai muridku, bagaimana bisa kamu begitu pembangkang dan sulit untuk di atur? Jika kamu tidak mau melaksakan tugas ini, jangan pernah berpikir untuk melangkahkan kakimu di tempatku dan kamu bisa pergi."


Kata-kata itu membuat seluruh tubuh Yue menegang, dia menundukkan kepalanya seperti anak kecil yang baru saja dimarahi oleh ayahnya, terdiam dan mau tidak mau harus menerimanya meskipun dia sangat enggan.


Sebenarnya, kata-kata itu hanya basa-basi saja agar Yue bisa mengerti situasinya. Dia tidak punya pilihan selain melakukan ini. Lagipula, bahkan jika dia mau, sistem tidak akan membiarkan Yue pergi. Oleh karena itu, ancaman ini merupakan tindakan yang dilakukan karena alasan terpaksa.


Sementara itu, Lord Dog menertawakan keadaan Yue dengan riang, sangat puas hanya karena melihat bagaimana Yuuto memarahinya.


Sejak ribuan tahun, dia sangat membenci wanita ini. Tapi sekarang, secara tidak langsung dia bisa membalaskan dendamnya, hal ini membuatnya merasakan kesenangan yang tak ada habisnya.


"Apa yang kamu tertawakan? Persiapkan dirimu dan ikutlah denganku!"


Seketika, Lord Dog yang mendengar ini tiba-tiba menegang dengan ekspresi membeku, tawa riang yang sebelumnya benar-benar menghilang dan digantikan dengan wajah mengerut, "Persiapan? Persiapan untuk apa?"


Yuuto tidak bisa membantu tetapi memutar matanya dengan malas saat dia berkata, "Apa lagi? Kita akan pergi ke masa lalu!"


...***...


Akhir dari volume 1. Bagaimana? Maaf jika part ini hambar, terutama di adegan sedihnya. Maklum lah author gk ahli kalo bikin hal-hal yang seperti itu. Author lebih ahli di adegan pertarungan. Tapi jangan kawatir, seiring dengan meningkatnya pengalaman author, novel ini akan menjadi semakin baik dan semakin baik, tentu dengan saran dan kritikan kalian juga.


Oh benar, di volume 2 dan seterusnya, ceritanya akan semakin dark dan akan ada lebih banyak tragedi terjadi, drama di mana-mana, serta adegan action yang pastinya lebih seru. Kedepannya, banyak pertarungan yg gk masuk akal yg tentunya melampaui semua novel op di NovelToon, mc di novel ini udh pasti masuk kategori karakter tier teratas, contohnya rimuru (tier 1-A+void god azathoth) anos voldigoad (tier 1-A+venus donor atau apalah itu, tapi sekarang kena downgrade jadi 2-B sih. Bodo amat lah, yg penting mc novel ini masuk tier teratas wkwkwk, ada juga sai akuto yg udh nyampe tier H1-A.


Kalo saya kerja sama dengan pihak VsB (Vs battles) novel ini tentunya bkl ada di wiki. Tapi gk ah, terlalu males saya untuk melakukannya, ribet!


Dan untuk episode selanjutnya akan up seperti biasa, jadi akan lanjut terus tanpa hiatus kecuali kalo ada halangan tertentu.


Sampai jumpa di chapter selanjutnya!