God System

God System
Chap 11 - Menara Obat



Arc 4 - Menara Obat


"Terimakasih karena sudah menerima ajakan kami, para penyelamat" Ucap orang itu yang terlihat seperti pemilik dari mansion ini.


Setelah itu dia mengenalkan diri nya, Dan dia bernama Ling Xao. Pemilik dari rumah lelang itu dan merupakan ketua dari asosiasi dagang. Dan alasannya memanggil Qian dan master lainnya adalah untuk berterimakasih karena sudah mengalahkan para pencuri itu.


Dia juga memberitahu bahwa dia akan memberi sebuah hadiah sebagai tanda terimakasih. Dan isi dari hadiah nya adalah beberapa uang, obat-obatan tingkat tinggi, dan senjata yang lumayan bagus.


Awalnya para master itu tidak ingin menerima hal itu, Tetapi mereka terus dipaksa oleh Ling Xao agar menerima hadiahnya. Dan Qian pun ikut mengambil hadiah itu. Dan setelah itu, Para master sudah selesai dengan urusan nya dan langsung keluar dari mansion itu.


Namun Qian saat itu tidak keluar terlebih dahulu, dan memanggil kembali Ling Xao untuk berbicara. Qian mendapatkan saran dari Alice untuk mengenalkan produk dari dunianya, Seperti Coklat, Ice Cream dan Kopi.


Qian pun menawari hal itu kepada Ling Xao, Dan Ling Xao pun langsung terkagum dan ingin membeli ide dari Qian. Dan Qian pun langsung menjual idenya kepada Ling Xao, Dan Alhasil, dia mendapatkan banyak sekali uang.


Dan setelah beberapa saat, Qian pun terdaftar sebagai rekan bisnis. Yang membuat nya mendapatkan perlakuan khusus jika berada di salah satu cabang asosiasi dagang itu.


Qian merasa senang dengan hasil itu dan langsung meminta Ling Xao agar menyiapkan sebuah kereta kuda untuknya agar bisa ke kota obat yang berada di sebelah kota ini. Dan Ling Xao menyetujui itu dan Qian pun berangkat Langsung setelag urusan nya selesai.


...---...


Beberapa jam kemudian, Di dalam kereta kuda...


"Hufhthh... Itu melelahkan untuk menawarkan harga yang lumayan tinggi kepada Ling Xao" Keluh Qian.


[Yah... Tapi kau sudah berusaha keras, Dan kau juga mendapatkan koneksi. Hal itu merupakan hal bagus jika kau ingin membeli sesuatu di luar sana]


"Ya.. Ya.. Itu memang bagus, Tapi itu sangat melelahkan untuk menyepakati harga yang pas agar aku mendapatkan keuntungan"


[Ahaha.. Tapi itu semua sepadan dengan hal yang akan kau dapatkan di masa depan]


"Iya. Iya... Hufhthh...."


...---...


Setelah beberapa jam, Akhirnya Qian pun sampai di kota obat dan menuruni kereta kudanya dan langsung bergegas ke menara obat yang berada di tengah kota.


...[Menara Obat]...


...[Adalah salah satu Sekte dari 7 Sekte besar yang berada di Kekaisaran Golden Lotus, Dan yang akan Qian datangi adalah salah satu cabang utama yang berada di kota obat]...


"Oohh.. 7 Sekte besar yah.." Ucap Qian kagum.


[Yup! Dan kau bisa membeli obat dari racun ini disini!]


"Hee... Tapi, Jika ini adalah cabang utama, Bukankah kita akan lama mendapatkan obatnya dikarenakan banyaknya orang?" Tanya Qian yang khawatir jika dia akan mati sebelum mendapatkan obat.


[Tenang saja, Dengan koneksi mu dengan asosiasi dagang, Kau bisa melewati orang-orang itu dan mendapatkan Otoritas utama]


"Hee.. Itu sangat berguna sekali, Dan... Ini sudah akan malam, Dimana kita ingin menginap?"


[Bukankah kau bisa menggunakan koneksi mu?]


"Oh ya.. Hehehe, Hubungan dengan asosiasi ini ternyata lebih menguntungkan daripada yang kuduga"


[Tentu saja! Siapa lagi jika bukan aku yang menuntun mu!]


"Iya.. Iya... Kau sangat hebat Alice" Ucap Qian dan langsung memasuki salah satu bangunan yang sangat mewah.


Terlihat sebuah bangunan dengan 7 lantai dan didalamnya terdapat banyak sekali ukiran dan hiasan mewah lainnya berwarna emas.


"Hmp! Siapa dia?... Orang yang meminta donasi?.." Ucap jijik wanita A.


"Hey! Usir dia dari sini!" Ucap marah Pria A.


"Hm... Sepertinya pakaian ku terlihat sangat miskin yah..." Ucap Qian yang tidak menanggapi perkataan orang-orang disekitarnya dengan serius.


Qian pun melanjutkan perjalanan nya dan memesan sebuah kamar. Dan tentu saja, Dia ditanyai oleh resepsionis apakah dia bisa membayar harganya.


"Hm?.. Mengapa kejadian klise Seperti ini bisa menimpaku?.." Gumam Qian.


...---...


Pagi telah tiba dan matahari telah menampakkan wajah nya. Qian bangun dari tidurnya dan berniat untuk langsung pergi ke menara obat untuk membeli obat nya.


Namun, setelah berjalan beberapa menit, Dia langsung melihat panjangnya antrian dari orang yang meminta untuk dibuatkan obat atau pil agar bisa menjadi kuat.


"Eehhh... Apa ini?.. Aku tidak bisa.. Lewat!" Gumam Qian sambil berdesak-desakan.


"hufhthh.." Keluhnya setelah berada di depan menara dan melihat seseorang yang sedang duduk dan didepannya ada sebuah kertas yang berisikan nomor.


"Ambil nomor antrian mu!" Ucap orang itu kepada Qian.


Qian pun mengambil kertas itu dan langsung pergi. Dan disaat dia sudah keluar dari kerumunan, Dia baru ingat bahwa dia memiliki koneksi dengan asosiasi dagang dan bisa membuat nya mendapatkan obat lebih cepat.


"Ahhh... Aku lupa!" Ucap Qian menyesal.


[Haha, kau sungguh bodoh]


"Dan kenapa kau tidak mengingatkan ku!!" Ucap Qian marah dalam hati.


[Yah.. Ada sebuah alasan..]


"Alasan?.. Untuk membuatku kesal?.." Ucap Qian menebak-nebak.


[Tentu saja, Memangnya apa kalau bukan itu, ahahahaha]


"Tcih, Dasar kauu...."Balas Qian geram.


Setelah itu, Qian yang sudah pasrah dengan keadaannya langsung berbalik dan pergi ke penginapan yang dia sewa sebelumnya. Namun, Disaat dia sudah dekat dengan penginapan itu, Dia melihat kerumunan orang yang sepertinya sedang membeli sesuatu.


"Apa itu?..." Gumam Qian penasaran.


Qian pun mendekati kerumunan itu dan melihat, Bahwa ada orang yang katanya menjual obat sekelas menara obat dan dijual murah. Dikarenakan itu, seluruh orang yang sudah lelah mengantri langsung berbondong-bondong untuk membeli obat itu.


"Hee...." Ucap Qian yang langsung mengetahui bahwa itu adalah penipuan.


Dan setelah berdesakkan selama beberapa menit, Akhirnya Qian yang bertujuan untuk melihat apakah dugaan nya benar atau salah. Telah sampai dan siap untuk melihat nya, Namun..


"Ini palsu..!" Ucap salah satu pelanggan yang membuat Qian juga kaget mendengarnya.


"Eh?!" Kaget seluruh orang.


"woah... Dia terang-terangan memberitahu hal itu..."Gumam Qian sedikit kagum.


"HAH?!!!.... SIAPA KAU?!.. JANGAN MENGGANGGU BISNIS KU" Teriak penjual itu marah.


"ATAU APA?!.. KAU IRI KARENA DAGANGAN KU LEBIH LAKU HAH?!" Lanjut nya.


"Hmm.. Kalau begitu buktikan..." Balas pelanggan itu sambil memperlihatkan wajahnya yang tertutup tudung kain.


Dan betapa terkejutnya semua orang, Pelanggan yang protes itu adalah wanita yang sangat cantik dengan rambut biru muda seperti air, Wajah imut tetapi anggun. Dan berwarna mata berwarna kuning seperti emas yang selalu di oles setiap harinya.


Kecantikan nya membuat seluruh pria yang melihat itu langsung terpesona. Dan tidak akan bisa berkata-kata dengan kecantikannya yang setara dengan Dewi itu.


"Woahh...." Gumam Qian yang juga takjub dengan paras wanita itu.


...---...


...Note: Heroine nya ini bos!...



...Note: Ini adalah penampakan dari wujud manusianya "Alice"....


...Yah, Walaupun seharusnya si heroin yg muncul sekarang sih wkwkw...


...[Please like and comment if you have any suggestions]...