God System

God System
Hiruk Pikuk Penduduk Bumi



Sebelum membaca, ingatlah untuk selalu memberikan Like, komen, gift dan vote untuk mendukung author semangat berkarya, nikmati!


***


'Ugh... Jadi maksudmu... Semua ini adalah salahku?' Yuuto bertanya dengan ekspresi suram.


[Ya]


Jawaban singkat itu telah menyebabkan dia menjadi malu, frustasi, dan ada jejak penyesalan di hatinya.


Untuk mengurangi perasaan ini, Yuuto menutupi setengah wajahnya dengan tangannya. Kemudian mendesah dengan berat saat dia memperhatikan sekeliling sekali lagi.


Itu hancur... Benar-benar hancur!


Bahkan jika itu bisa diperbaiki, itu akan memakan waktu yang sangat lama. Yuuto tidak tahu seberapa parah kekacauan yang dia timbulkan. Atau bahkan kerugian dan jumlah korban akibat bencana ini.


Tiba-tiba, dia langsung teringat keluarganya. Seluruh raut wajahnya berubah drastis saat dia dengan gelisah menyebarkan persepsinya ke seluruh kota. Setelah menemukan bahwa keluarganya selamat di tempat pengungsian, dia pun menarik nafas lega.


Sebagian besar orang selamat. Tapi ada juga beberapa yang tidak beruntung hari ini. Melihat begitu banyak orang bergumul di satu tempat dengan kondisi yang memprihatinkan, Yuuto tidak bisa menahan diri untuk tidak bersedih.


Dia ingin menghindari akhir yang seperti ini.


Dengan satu gerakan tangan, dia membalikkan seluruh ruang dan waktu. Sentakan Kausalitas telah mengubah segalanya di bawah telapak tangannya.


Segera, seluruh dunia mulai berderit.


Bumi terkoyak seolah berkumpul di tengah angkasa. Lautan yang menenggelamkan beberapa wilayah bergerak menjauh saat bangunan-bangunan diterbangkan, dan orang-orang tanpa sadar melayang di udara.


Dan pada saat itu, tiap partikel, materi, dan segala jenis benda mulai mendapatkan bentuknya kembali setelah dihancurkan.


Puing-puing mulai bersatu, membentuk satu-kesatuan dan menciptakan sebuah bangunan pencakar langit yang benar-benar cantik. Proses ini terus berulang- ulang ketika seluruh dunia dipulihkan seperti pada awalnya.


Gunung-gunung, tanah, lautan dan daratan, semuanya berangsur-angsur kembali normal seolah-olah tidak ada yang terjadi. Semua orang mulai menjalani aktifitasnya seperti biasa.


Namun, kehebohan dunia tentang makhluk yang tampil di ruang angkasa masih menjadi topik hangat. Meskipun Yuuto telah memutar waktu dan mengubah nasib dunia ini, dia masih tidak dapat menghentikan pikiran orang-orang.


Semua orang memelototi sosok di atas kota dengan takjub. Alih-alih melarikan diri dengan ketakutan, mereka tampak asyik saat mereka meraih ponsel mereka, memotret dan memposting sosok misterius itu ke internet.


Sekarang, dia benar-benar terkenal. Yuuto mulai mendapatkan julukannya di internet.


'The One', 'Immortal', atau bahkan 'Heavenly God', kata kunci ini akan terlihat di paling atas laman pencarian.


Jumlah orang yang menelusuri kata kunci ini sudah tak terhitung banyaknya, bahkan mengalahkan views terbanyak di dunia.


Tetapi, jika seseorang mencoba memahami kejanggalan dan keanehan pada hari ini, jelas mereka tidak menyadari betapa menakutkannya kekuatan Yuuto.


Mungkin setelah dia merubah dunia ini, tidak ada yang dapat mengingat peristiwa beberapa saat yang lalu. Mereka hanya ingat Yuuto menjadi viral ketika dia berdiri di luar angkasa.


Hanya itu yang ada di ingatan mereka.


Tentu saja, itu persis seperti yang dia inginkan.


"Anjing busuk! Seperti inilah dunia yang ku maksud. Karena kesalahan kita malah menghancurkannya. Tanpa Yang Mulia ini, kamu tidak akan pernah melihat keindahan dunia ini untuk selamanya!" Yuuto menaikkan dagunya dengan bangga.


"Tunggu... Kemana dia pergi?!"


Yuuto tertegun. Saat dia berbicara, Lord Dog benar-benar menghilang.


"F*ck!"


Dia tiba-tiba memiliki dorongan untuk memuntahkan seteguk darah. Kekesalan memenuhi seluruh hatinya.


Siapa yang mengira bahwa dia akan ditinggal sendirian? Yuuto bersumpah dalam hatinya jika dia tidak memukuli anjing itu sesaat setelah dia bertemu dengannya lagi, dia akan berhenti menjadi manusia!


Menyingkirkan pikiran ini sejenak, Yuuto mendekat dari kehampaan dengan mantap. Ketika dia melayang 3 meter di atas di jalanan kota, dia melihat kedua sisi.


Mereka yang ada di bawah memandang sosok Yuuto dengan kagum. Mereka tidak peduli bahkan jika lalu lintas kacau balau. Ada selebritis paling terkenal saat ini, siapa yang peduli tentang itu?


Mengabaikan massa, dia kemudian menuju perlahan dan mendarat di trotoar.


Dia berjalan dengan santai sementara publik memberi jalan tanpa berani mendekat.


Semua orang tersentak saat dia mengatakan sesuatu, "Sepertinya tidak ada disini..."


Bang!


Dia pun melompat ke udara. Dengan itu, sosoknya melintasi langit di bawah tatapan terkejut semua orang.


Siapa yang dia cari?


Apakah dia memiliki seorang kenalan?


"Itu pertunjukan yang hebat! Bukankah itu artinya alien benar-benar ada?"


"Benar, bukti ini diperkuat mengingat dia berasal dari luar. Ini mematahkan teori ilmuan selama berabad-abad."


"Ngomong-ngomong, dia sangat tampan!"


"Sial, jika aku bisa memiliki bayi dari sang Immortal, bukankah cerita fantasi ini akan terwujud? Betapa mengasyikkan!"


"Tsk tsk tsk Immortal ini dan itu hanya omong kosong. Aku tidak percaya bahwa hal seperti itu benar-benar ada. Mungkin, dia memakai semacam alat agar bisa terbang seakan-akan dia adalah ir*n man. Pembodohan publik yang begitu jelas!"


"Idiot! Apakah teknologi manusia saat ini mendukungnya? Apakah manusia bisa terbang dengan kecepatan yang luar biasa seperti itu? Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa dia tidak berasal dari dunia ini, apa yang membuatmu ragu?"


"Aku penasaran. Siapa yang begitu beruntung sehingga dia memiliki kenalan seperti Dewa Surgawi? Itu terlalu mengesankan!"


"Ya, dia mungkin akan menjadi blablabla..."


Semua orang terus membicarakannya.


Tentu saja, Yuuto tidak menyadari hal ini. Dia sibuk mencari keberadaan orang tuanya.


Setelah menentukan tujuannya, Yuuto memutuskan untuk mencari di tempat kerja ayahnya dulu, Ultimatum Enterprise!


.....


Bam!


Bunyi gedebuk terdengar, disertai tangisan nyaring.


Orang yang di pukul jatuh ke tanah sambil memuntahkan darah. Matanya dipenuhi dengan kebencian.


"Humph, sampah! Bos menyuruhmu untuk angkat kaki dari sini, beraninya kamu bersikap tidak hormat?! Itulah balasan atas tindakanmu." Seorang pria berotot dengan pakaian serba hitam memandang dengan dingin. Dan bibirnya melengkung dengan jijik.


Kelompok berbaju hitam yang sama mengelilinginya dan tertawa, "Kapten, mengapa bos membiarkannya hidup?"


"Oh, itu karena mereka masih berguna. Tentu saja, sebagai tas tinju lebih tepatnya. Eh? Yah, kita telah membunuh beberapa pembangkang dalam dua tahun terakhir. Mari kita bersenang-senang."


Yang lain tertawa dengan gembira, "Kapten, kamu harus menahannya. Tinggalkan beberapa untuk kami!"


"HAHA... Tentu saja, tentu saja!" Seorang Kapten dengan nama Tiger Brother itu tertawa gila, dia melihat tas tinju yang di maksud dengan ganas, "Kenapa? Apakah kamu marah? Dasar sekumpulan sampah!"


Pria malang itu memelototi Tiger Brother dengan api yang mengamuk. Tapi, apa yang bisa dia lakukan?


Dia hanya bisa hidup sampai sekarang karena belas kasihan mereka.


Komplotan Tiger Brother lebih kejam daripada siapapun. Tak satupun dari mereka menganggapnya sebagai manusia.


Selama masa-masa yang menyedihkan ini, tas tinju 'Hazuki Yuuichirou' terus diintimidasi oleh rekan kerjanya. Dia telah bertahan selama mungkin demi menghidupi keluarganya.


Namun, saat dia mendengar berita bahwa dia tiba-tiba dipecat, Yuuichirou mencoba memohon kepada bosnya agar membatalkan pemecatan. Dia berharap kalau dia mungkin terhindar dari bencana ini.


Tapi sekarang, tindakannya benar-benar terbalik seperti peluru meriam yang meledak di tempatnya. Yuuichirou dipukuli oleh bawahan orang itu hanya karena si bos kesal. Itulah sebabnya dia berakhir seperti ini.


"Ambil ini!"


Bam!


Yuuichirou telah menyerah pada hidupnya ketika pukulan itu mendarat.


Tapi pada saat itu, ekspresinya tiba-tiba berubah.


"Kamu... Baj*ngan! Wah?"


Duar!


Pria itu dikirim terbang saat sesuatu yang keras menghantam perutnya.


Melihat sosok yang berdiri di depannya, Yuuichirou sangat terkejut.


"Ayah! Kamu baik-baik saja?"


Dia adalah Hazuki Sana. Sepertinya pahlawan sudah datang.


Apa yang akan terjadi selanjutnya?


.....


Kukuku... Saya cukup yakin bahwa novel 'God System' memiliki alur yang benar-benar sulit di tebak. Bukankah begitu readers?