GAMMATES

GAMMATES
Keonaran



Gamma membolak balikkan ponselnya di tangan, pemuda itu berada di markas setelah dari rumah Tesla yang membuatnya tegang setengah mati, melebihi ketegangan melawan preman di luar sana. Para sahabatnya sejak Gamma datang menatapnya heran. Wajah babak belur tapi face nya terlihat berbinar.


Sebenarnya apa yang terjadi?


"Bos bibir loe senyam-senyum tapi muke Lo babak belum, apakah ada hikmah di balik muka bonyok?" Ucap Anji yang seperti melihat keanehan di wajah ketuanya itu.


Gamma mendengus kesal, di tendangnya kaki Anji di dekatnya.


Deva tertawa melihat sahabatnya dianiaya. "Mulut Lo berisik Nji, diem napa si bos lagi seneng." Deva menimpali dengan tawanya.


Anji hanya bisa mengumpat dalam hati tanpa bisa membalas perbuatan Gamma.


"HEEYY.... SENANGNYA DALAM HATI, UDAH MAU BERISTRI..SERASA DUNIA ANA YANG PUNYA..." Anji kembali melontarkan nyanyian yang bermaksud menyindir.


Gamma tidak menggubris melainkan mengetikkan sesuatu di ponselnya yang terdapat notif pesan.


Tak lama Dion datang dengan napas ngos-ngosan, pemuda itu langsung menghampiri sahabatnya.


"Gaess gue ketemu Gilang di antek-anteknya, mereka nungguin di tempat biasa." Ucap Dion dengan napas yang masih tersegel, bahkan pemuda itu memegangi perutnya yang habis terkena pukulan.


"Lo di keroyok Ion?" Tanya Deva yang berdiri di samping Dion sambil menyentuh bahunya.


"Gue gak sengaja lewat sana, dan mereka mengejar gue. Gue kalah jumlah." Dion meringis memegangi perutnya.


"Sialan si Gilang, gak kapok!!" Umpat Anji yang sudah berdiri kesal.


"Kita kesana." Gamma langsung berjalan keluar dari markas, dirinya tidak akan diam melihat anggotanya di keroyok.


Anggota Black Tiger langsung mengikuti ketua mereka untuk menyerang anggota Device yang di pimpin Gilang.


"Mereka nggak kapok-kapok bikin ulah." Geram Deva yang sudah duduk di motor besarnya.


Sekitar 20 lebih motor besar melewati jalan yang aman untuk mereka melakukan keonaran, Gamma sebagai pemimpin melaju paling depan sendiri. Hingga lima belas menit mereka sampai di tempat tujuan, di mana sebuah jalan sepi yang jarang dilewati rombongan Device sudah menunggu kedatangan Black Tiger.


"Lo gak kapok cari masalah sama anak-anak Black Tiger." Gamma membuka helm dan masih duduk santai di atas motor.


Dua meter didepanya duduk pemuda bernama Gilang yang selalu memancing kemarahan Gamma.


"Kenapa? ngak suka? apa jangan-jangan Lo pada takut, heh!" Gilang berkata mengejek, tatapannya begitu remeh melihat Gamma.


"Cih, gue takut sama muka lo? sorry muka anjing gue lebih baik dari muka lo." Balas Gamma tak kalah hina, dan memicu kemarahan Gilang.


"Sialan!! Lo pikir gue binatang!!'


Tidak terima Gilang langsung turun dari motornya, pemuda itu menatap Gamma nyalang.


"Cih, teriakin kok diri sendiri." Gamma semakin menyulut kemarahan Gilang, pemuda itu sudah ancang-ancang untuk menyerang Gamma.


"Banyak bacot Lo!!"


Keributan di jalan yang sepi tidak membuat mereka takut akan razia, meksipun Gilang harus beberapa kali kalah menghadapi Gamma, tapi pemuda itu tidak menyerah sebelum pertumpahan darah.


Bugh


Bugh


Bugh


Suara adu tinju dan pukulan terus berlangsung cukup ricuh, anggota Device lebih banyak dari pada anggota Balck Tiger, tapi 6 anggota inti Black Tiger sama saja dengan tenaga 20 orang, bela diri mereka cukup mumpuni terlebih Gamma.


Krakk


Arrghh


Gilang berteriak kesakitan kala tangannya di putar oleh Gamma, menimbulkan suara yang membuat ngilu jika mendengarnya.


"Lo masih punya nyali hah!!"


Krakk


"Arrghh!!" Gilang kembali berteriak membuat anggotanya diam melihat ketua mereka tak berdaya.


"Sampah lo!!"


Akhh


Gamma mendorong tubuh Gilang membuatnya tersungkur ke jalan, anggotanya membentuk ketua mereka untuk berdiri.


"Perbaiki ilmu beladiri Lo, baru lawan gue, cih." Gamma meludah tepat didepan Gilang yang kalah.


Mereka pergi dengan membawa kemenangan yang sebenarnya bukanlah tandingan Gamma.


Sedangkan Gilang banyak mengumpat karena pasti tangannya cidera.


Di kamar Tesla tampak menghela napas saat chat yang dia kirim tidak di balas, jangankan di balas di baca pun tidak sudah satu jam Tesla menunggu hingga membuat dirinya mengantuk.


.


.


.


Semangat untuk yang ikut GIVE AWAY nya.. Dibawah ini yang menduduki rank, kita tunggu sampai tanggal 1 ya sayang 😘😘 JANGAN LUPA LIKE dan KOMEN kalian HADIAH JUGA 😍