Friend Or Love?

Friend Or Love?
Drakor Vs Film



Setelah drama Farah dan Kena yang menye-menye tentang permintaan maaf Farah pasal rumah hantu dan diganti free dinner dari Epun, mereka berempat memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.


Ardan mengantar Kena ke rumahnya yang disambut Amor


"Bu, Kena pulang" Kena


"Iya sayang" Amor


"Tante, Ardan ijin pulang" Ardan


"Ngapain? Nginep sini aja Dan" Amor


"Whatt? Ngapain Bu?" Kena


"Udah malem Ken lagian Ardan di rumah juga sendiri" Amor


Ardan hanya manggut-manggut


"Tapi kenapa harus nginep disini?" Kena


"Kayak gak pernah aja. Dulu tidur di kamar yang sama ranjang yang sama sambil pelukan gitu" Amor


Apa kabar Ardan dan Kena? Wajah mereka merah padam karena malu, Kena karena kepergok ibunya sedangkan Ardan karena kepergok calon mertua eee calon mertua katanya padahal belum halal


"Ya Bu. Yok Dan" ajak Kena


Ardan mengikuti langkah Kena ke kamarnya


"Stopp. Jangan macem-macem. Mata ibuk di rumah ini banyak"


Ardan terbelalak kaget dan Kena hanya tertawa melihat kelakuan ibu satunya itu. Masak ibu ada dua sih Ken


Mereka berdua duduk di lantai dan bersandar di tepi ranjang


"Kita ngapain Dan?"


"Hh-Hah?"


"Pasti pikirannya nyeleneh"


"Eng-enggak"


"Kenapa gagap?"


"Gapapa"


"Nonton Drakor yuk"


"Gak suka gue"


"Suka-sukain aja lah"


Akhirnya mereka berdua nonton Drakor berjudul Goblin. Posisi mereka sekarang? Ardan tidur di pangkuan Kena sambil nonton Drakor. Sebenernya Ardan gak tau Drakor. Kata Kena Drakor itu drama Korea ada banyak genre kayak romantis, action, thriller, crime banyak lagi. Kali ini mereka berdua melihat Drakor bergenre romantis dan fantasi


"Astaga Oppa Gong Yoo" mata Kena berbinar-binar


"Tua itu Ken. Masih cakepan gue malah"


Pletakk. Kena menyentil dahi Ardan


"Aww" erang Ardan


"Meski tua tapi damage nya gilaa"


"Gitu doang aja"


"Awww. Kiss scene dong" Kena menutup matanya dengan tangann kanannya. Tangan kirinya menutup mata Ardan


"Ngapain Ken?"


"Jangan liat. Nanti khilaf"


"Mana?" Ardan menyingkirkan tangan Kena dan melihat Drakor kembali. Ardan membulatkan matanya tatkala melihat pemeran utama yang berperan sebagai Kim Shin mencium panas pemeran utama wanita Kim Go Eun setelah dari bandara


"Panas gue Dan"


"Gilaa. Bukan kaleng-kaleng" kagum Ardan


"Padahal cuma akting itu"


"Kaya beneran aja"


"Tapi yang gak gue suka. Mulutnya udah gak perawan lagi kayak Lo Dan"


"Gue disangkutpautkan"


"Tapi beda sih. Dia buat cari uang Lo buat nyoba mulutnya cewek-cewek kan?"


"Gak Ken"


"Halah. Apa gak enek Lo sama rasanya gitu"


Ardan menggeleng


"Tuh kan suka. Katanya eng...."


Mulut Kena langsung dibungkam oleh bibir Ardan. Ardan melu*** bibir Kena. Kali ini ciuman Ardan sungguh panas dan lama. Setelah sekian lama, akhirnya dibalas oleh Kena dengan mengalungkan tangannya ke leher Ardan


"I Love You Kena" bisik Ardan


"Me too" balas Kena


Merekapun berlanjut berciuman dengan posisi Kena duduk di pangkuan Ardan


"Huft huft huft Hahh"


"Ya lah nope gue gak pernah kayak gitu gak kayak Lo"


"Gue gitunya ke Lo aja Ken"


"Dasar maniak"


"Bibir Kena aja hehe"


"Awas aja Lo cium cewek lain. Gue plintir bibir Lo nanti"


"Jangan Ken"


"Camkan itu"


"Gue gak sabar pengen lulus kuliah cari kerja dan nglamar Lo Ken"


"Masih lama. Fokus sekolah dulu Dan"


Ardan mengangguk


"Gue ganti ya Ken"


"Ganti apa?"


"Film Horror"


"Gak mauu!"


"Takut?"


Kena mengangguk


"Nanti merem aja"


"Ishhh"


"Gue mau liattt Conjuring 2"


"Valak?"


Ardan mengangguk


Kena langsung duduk di pangkuan Ardan menghadap ke Ardan


"Kaya gini gimana gue mau liat Ken"


"Salah sendiri"


"Naik ke atas ranjang sana"


Kena menggeleng


"Kalo dia masuk selimut gimana?"


"Ya gak lah Ken. Masak masuk selimut valaknya"


Kena tetap menggeleng


Kena tidur di dada Ardan sambil duduk di pangkuannya


"Menggoda saja. Udah sah gue terkam Lo Ken Ken" batin Ardan


Sesekali Ardan menggoda Kena untuk melihat ke arah TV, Ardan bilang gak ada valaknya. Pas Kena menoleh Valaknya di dalam T


"Akhhhh. Ardan Lo ya"


Baggh. Bagggh. Baggh


"Ampun-ampun Ken"


"Gue gak bisa tidur ini alamat"


"Masak gak bisa tidur?"


"Gak bisa. Kebayang-bayang terus Dan"


"Tidur di sini aja" Ardan menunjuk ke dadanya


Kena mengangguk dan mulai tertidur


"Lo cantik banget Ken kalo tidur"


"Gombal. Lo gak apa-apa gue tinggal tidur Dan?"


"Emang ngapain?"


"Gak takut?"


.


"Gini doang mah. Lo tidur dulu aja. Nanti gue nyusul"


Kena mengangguk


Terik matahari masuk menyusup lewat celah-celah jendela kamar Kena. Membuat Kena terbangun dari tidurnya. Ketika ia membuka matanya, Kena melihat Ardan sedang tertidur memeluk dirinya dengan kepala yang ia jatuhkan di tepi ranjang. Ia memandangi Ardan mulai dari alis, bulu mata, hidung dan yang terakhir bibir. Kena mendekat dan mengecup Ardan


Cuppp. "Morning Kiss"


Kena beranjak dari tidurnya untuk membantu Amor menyiapkan sarapan. Tanpa sadar yang dicium tadi senyum-senyum sendiri dan memutuskan naik ke ranjang Kena


"Pegel badan gue. Kena berat banget" Ardan