
pernikahan luna dan ryan sudah selesai, pernikahan sederhana karena ini menyangkut janji perjodohan papa luna dengan papi ryan. karena luna masih kelas 3 dan sebentar lagi akan lulus maka resepsi pernikahannya akan diselenggarakan selesai luna lulus. ryan dan luna tinggal bersama di apartemen ryan namun dikamar yang terpisah.
"ini kmr lu!" ucap ryan ketus yang menunjukan kamar luna
"iya makasih" ucap luna yang langsung masuk kamar tanpa mempedulikan ryan
ryan langsung keluar dari apartemennya tanpa mempedulikan luna.
jam sudah menunjukan pukul 19.00 wib malam namun ryan belum sampai di apartemen yang luna dan ryan tinggal.
"HHH ini om om tua kemana ya" ucap laura
"bagus sih ga ada dia jadi gua gaperlu liat muka dingin yang sok kegantengannya" ucap laura
jam sudah menunjukan pukul 22.00 wib ryan yang masih belum pulang ke apartemennya akhirnya luna menghubunginnya dengan berat hati.
percakapan pesan text...
"woi om dimana" (luna)
"cui cui dimaaaaanaaa" (luna)
"pulang ga lu" (luna)
percakapan pesan off...
karena luna sudah mengirim pesan text namun tidak dibales oleh ryan akhirnya luna pun tertidur dikamarnya.
jam sudah menunjukan pukul 01.00 dini hari, pintu apart yang diketok ketok oleh seseorang membuat luna terbangun dan membuka pintu dan yang dilihat luna ialah suaminya ryan yang mabuk sempoyongan.
"apasih yan pulang pulang mabuk, baru juga abis nikah" ucap luna ke ryan sambil menggendong ryan ke dalam
"berisik lu bocah" ucap ryan ke luna
luna akhirnya mengantarkan ryan ke dalam kamarnya, sekarang posisi luna sudah sebagai istri ia langsung membantu ryan untuk segera naik ke atas tempat tidurnya. luna membukakan semua apa yang dikenakan ryan hingga menyelimutinya.
"kalo lu diem gini ganteng adem coba kalo udah bangun gila singanya keluar coi" ucap luna ke ryan yanh sudah berada dalam mimpinya
luna akhirnya mematikan lampu kamar ryan dan menutup pintu kamar ryan lalu segera pergi tidur kekamarnya karena besok ia harus pergi sekolah.
pagi harinya...
jam sudah menunjukan pukul 05.30 wib luna yang sudah terbangun dari tempat tidurnya ia lalu bergegas untuk mandi. tidak butuh waktu lama untuk luna mandi, setelah kurang lebih 30 menit akhirnya luna selesai dengan ritual mandinya ia lalu bersiap siap dengan seragam sekolahnya. karena luna pintar memasak sebelum berangkat sekolah ia memasak untuk suaminya.
roti dan kopi buat si om ryan sudah selesai, waktunya untuk luna berangkat.
"akhirnya selesai juga sarapan buat si om om itu" ucap luna yang lalu mengambil tasnya dan mengetuk pintu kamar ryan
*tok*
*tok*
*tok*
"om gua berangkat sekolah dulu ya, sarapannya udah gua buat di meja makan. jangan lupa dimakan. dah" ucap luna keras dari luar
luna yang akhirnya sudah pergi dari apartemen ke sekolah. jam sudah menunjukan pukul 07.00 ryan yang akhirnya terbangun dari kamarnya melihat pakaian yang ia kenakan sudah dilepaskan oleh bocah yang tinggal satu apartemen dengannya, ryan bangun dari tempat tidurnya untuk pergi kedapur minum air putih namun pas sampai di meja makan ia melihat sarapan yang dibikin luna dan kopi serta ucapan morning dari bocah kecilnya itu membuat senyuman di pipi ryan
"emangnya lu pikir gua anak sd makan roti di gambar gini, tapi lucu juga sih" ucap ryan
"hahaha apasih gua mikir apa gamungkin gua sama itu bocah mana suaranya kaya nenek lampir apalagi kalo udah ngatain gua om om pedofil" ucap ryan
ryan yang mengomel sambil memakan roti buatan luna dan meminum kopi buatan luna tanpa sadar ia akhirnya menghabiskan sarapannya.
(selamat membacaaa para readers ku)
(jangan lupa like, komen, favorite dan kasih aku rating biar aku tidak males bikin cerita)
(follow instagram @michogaan)
(terimakasih semuanya yang masih meluangkan waktu untuk membaca novel ini, huhu author berterimakasih sama kalian semua masih mau baca huhu author sangat berterimakasih sekali)
(doakan author agar sehat selalu biar bisa terus up cerita iniππππ)