
Selamat membaca!
Keempat orang itu kini mengelilingi Elliot sambil menyodorkan pistol ke arah kepalanya. Wajah keempatnya terlihat menyeringai puas penuh kemenangan. Bahkan suara kekehan dari salah satu pria itu benar-benar terdengar keras karena mereka telah berhasil melumpuhkan Elliot.
"Apa ada pesan-pesan terakhir yang ingin kau sampaikan?" tanya salah seorang pria dengan wajah yang sangat menyebalkan.
Elliot pun terus memandangi wajah keempatnya satu persatu. Ia sampai berdecih kesal karena berada dalam situasi yang tak lagi memihaknya.
"Apa hidupku akan berakhir seperti ini?" gumam Elliot terus berpikir keras untuk menemukan cara agar bisa keluar dari keadaan ini.
"Jika tidak ada yang ingin kau sampaikan, berdoalah untuk yang terakhir kalinya!" sahut pria lainnya sambil menarik pelatuk pada pistolnya untuk bersiap menembak.
Saat keempatnya sudah bersiap untuk menembak Elliot, tiba-tiba bunyi ponsel milik salah seorang pria berdering keras. Mereka pun sejenak menghentikan niatnya untuk menghabisi Elliot.
"Aku beruntung karena Tuhan masih mengizinkan aku hidup, tapi siapa yang menghubungi mereka?" tanya Elliot masih belum dapat bernapas lega karena ancaman kematian masih mengintainya lewat keempat pistol yang mengarah padanya.
π±"Baik Tuan. Saya akan membawa pria ini!"
"Kau beruntung pria bodoh, karena Tuan kami ingin kami membawamu hidup-hidup!"
Mendengar perkataan pria itu, Elliot pun sedikit lebih tenang karena itu artinya, ia masih memiliki kesempatan untuk dapat meloloskan diri dari keempat orang yang saat ini menangkapnya.
"Ayo cepat kita bawa dia ke dalam mobil!" titah salah seorang pria yang telah berhasil menembak kaki Elliot.
Elliot pun mulai dipapah oleh kedua orang yang berada di kiri dan kanannya. Tujuannya adalah untuk menuju sebuah mobil yang memang terparkir di ujung jalan setapak tempat mereka berada saat ini.
"Bagaimana caranya aku bisa lolos dari mereka? Jika mereka berhasil membawaku ke tempatnya, pasti setelah itu aku akan dihabisi," gumam Elliot coba berpikir dengan keras.
Elliot terus diseret dengan paksa oleh kedua orang yang terus memapah langkahnya, sementara kedua orang lagi berjalan di depan. Mereka tak mempedulikan luka tembak di kaki Elliot yang terus mengeluarkan darah. Bahkan saat ini wajah Elliot sudah tampak memucat karena terlalu banyak mengeluarkan darah.
Setelah tiba di samping mobil yang memang sengaja mereka parkir di ujung jalan setapak, kedua pria yang memapah Elliot pun langsung menghempaskan tubuh Elliot dengan kasar pada kursi belakang mobil yang telah dibuka oleh salah seorang pria lainnya.
Baru saja Elliot dimasukkan ke dalam mobil, tiba-tiba dari arah belakang muncul sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabrak mobil tersebut. Tabrakan yang membuat keempat orang itu jadi terpental dan berhamburan ke arah yang berbeda.
Mobil pun ikut terseret, menjauh dari keempat pria yang masih mencoba bangkit setelah mereka terpental akibat tabrakan mobil tersebut. Melihat kesempatan yang ada saat ini, Kelly pun dengan cepat merubah perseneling mobilnya untuk melaju mundur, kemudian ia kembali merubahnya agar mobil dapat kembali sejajar dengan mobil yang ditabraknya itu. Saat mobil yang Kelly kendarai sudah berada dalam posisi sejajar, wanita itu pun langsung membuka kaca mobilnya setelah ia membuka pintu belakang.
"Ayo Elliot buruan masuk, cepat!" titah Kelly dengan menautkan kedua alisnya yang saling bertaut. Wajahnya memang terlihat panik. Namun, wanita itu menepikan sejenak ketakutannya untuk menyelamatkan nyawa sang kekasih.
Melihat Kelly yang berada di dalam mobil, tanpa pikir panjang Elliot pun langsung mengerahkan seluruh tenaganya untuk berpindah ke mobil Kelly, pria itu pun melompat sambil menahan sakit pada kakinya dan Kelly pun langsung memacu kecepatan mobilnya bersamaan dengan pintu yang kembali Elliot tutup.
Setelah bangkit kembali dari posisi mereka terjatuh, keempat pria itu pun langsung menembaki mobil Kelly. Namun, sayangnya peluru-peluru tersebut tak mampu menembus mobil itu yang ternyata memang anti peluru. Mobil khusus yang diberikan oleh ayahnya sebagai hadiah ulang tahun Kelly. Sebuah mobil yang memiliki kerangka kuat dari mobil manapun. Bahkan akibat tabrakan keras tadi, tak membuat mobil Kelly mengalami kerusakan yang parah, berbeda dengan mobil keempat orang itu yang tampak rusak parah di bagian belakangnya.
Kelly semakin memacu kecepatan mobilnya, hingga keempat pria itu tak mampu lagi menembaki mobilnya.
"Kamu baik-baik saja Elliot? Tahan ya kita akan segera ke rumah sakit."
Sadar karena mobil yang ditembakinya anti peluru, keempat pria itu pun mengarahkan bidikannya ke arah ban mobil. Namun, tembakan mereka tak menemui sasaran karena laju mobil yang Kelly kendarai melaju dengan sangat cepat hingga membuat bidikan mereka jadi melenceng dan sia-sia.
"Sial, mereka berdua lolos!" keluh salah satu pria itu yang begitu kesal karena Elliot berhasil melarikan diri.
...πΊπΊπΊ...
Bersambung βοΈ
Berikan komentar dan gift kalian ya.
Terima kasih banyak atas dukungannya.
Follow Instagram Author juga : ekapradita_87