Elliot Is My Husband

Elliot Is My Husband
Terbaca



Selamat membaca!


Garry kini mulai membuka jendela dan melihat sisi dinding yang menghubungkan antara ruangan Elliot dengan koridor tempatnya berada saat ini. Setelah mengamati sekitarnya dan ia sudah merasa aman, Garry pun mulai menaiki jendela tersebut untuk keluar. Angin di luar jendela berhembus agak kencang dan membuatnya berpikir bahwa berjalan tanpa ada perlindungan sama sekali adalah sesuatu yang sangat riskan untuk dilakukannya. Ia bisa saja jatuh karena terpeleset dan dengan ketinggian seperti yang dilihatnya sekarang ini, itu pasti akan membuatnya langsung tiada.


"Damn! Pijakan dinding itu sangat tipis sekali, bagaimana mungkin aku bisa melewatinya." Garry terus berpikir dengan keras. Sampai akhirnya ia melihat sebuah kabel listrik yang membentang dari tempatnya berdiri sampai ke ruangan dimana Elliot berada.


"Mungkin kabel listrik itu bisa membawaku ke ruangan itu." Setelah menemukan sebuah ide di dalam pikirannya, Garry pun langsung melepaskan jaket yang dikenakannya dan mulai mengaitkan jaket itu pada kabel listrik yang beruntung masih terjangkau olehnya. Setelah berhasil melakukan hal tersebut, Garry kini mulai melangkah dengan bertumpu pada pijakan tipis pada dinding itu sambil menggenggam jaket yang mengait pada kabel listrik di atas kepalanya.


"Menyusahkan sekali kau Elliot, aku jadi sudah tidak sabar lagi untuk membunuhmu!"


...🌺🌺🌺...


Sementara itu di rumah kediaman Richard, Alissa kini sudah berada di dalam sebuah kamar yang memang diperuntukkan untuk para tamu jika ingin menginap.


"Kenapa ya Sean jahat sekali sama aku? Ternyata dia adalah salah satu dari mereka?" tanya Alissa sambil merebahkan tubuhnya yang lelah, setelah melewati peristiwa mencekam yang hampir saja merenggut nyawanya.


Merasa pikirannya sangat buntu untuk menemukan jawaban dari pertanyaannya tentang Sean. Kini Alissa pun coba memejamkan kedua matanya sambil merubah posisi tidurnya untuk menghadap ke arah jendela kamar. "Setidaknya sekarang ini aku bisa lebih tenang karena kondisi Tuan Elliot sudah sadar dari koma dan semakin membaik. Terlebih saat ini adik dari Nona Alice sudah berada di sana untuk menjaganya." Alissa tiba-tiba saja teringat apa yang Alice ceritakan tentang kondisi Elliot. Padahal saat itu, ia sama sekali tak menanyakan tentang hal itu kepada Alice. Namun, Alice seolah mengetahui bahwa Alissa memang sedang memikirkan kondisi Elliot, yang sudah tak lagi dilihatnya sejak dipindahkan ke rumah sakit di kota London dalam kondisi yang masih koma.


Ketika pikirannya semakin dipenuhi oleh bayangan Elliot yang terus menerus hadir dalam benaknya. Alissa pun mencoba lebih keras untuk membuat dirinya terlelap. Berharap agar setelah ia terbangun nanti, bayangan itu dapat hilang dari pikirannya.


"Tidur Alissa, tidur. Kenapa kamu jadi memikirkan Tuan Elliot sedang bersama dengan adiknya Nona Alice? Apa kamu cemburu Alissa?" batin Alissa yang terus menghujani dirinya sendiri dengan berbagai pertanyaan yang membuatnya kebingungan untuk menjawabnya.


Merasa salah dengan pikirannya, kini Alissa tampak meremas sejenak rambutnya, lalu membenamkan wajahnya pada bantal yang ia rubah posisinya menjadi ke atas wajahnya. Wanita itu benar-benar terlihat risau dengan perasaan yang tengah dirasakannya.


...🌺🌺🌺...


"Sepertinya aman. Hanya ada wanita itu di ruangan ini dan tanpa penjagaan sama sekali," gumam Garry yang mulai melangkah masuk ke dalam ruangan.


Namun, baru saja ia melangkahkan sebelah kakinya untuk masuk dengan sangat perlahan. Tiba-tiba saja sebuah selongsong pistol menempel erat pada pelipisnya. Membuat Garry tercekat tak menyangka karena rencananya ternyata dapat dibaca oleh Collins, salah satu bodyguard Raymond yang memang tinggal di kota London untuk menjaga Elliot.


"Halo Tuan, apa kau tidak bisa masuk kamar ini dengan lebih sopan? Kenapa kau tidak lewat pintu depan saja?" tanya Collins sambil menarik pelatuk pada pistolnya, seolah-olah ia telah bersiap menembak untuk menghancurkan kepala Garry.


"Damn! Sejak kapan pria ini melihat kedatanganku? Sekarang semua rencanaku gagal dan sepertinya aku harus melakukan rencana B," batin Garry yang mulai melangkahkan sebelah kakinya untuk masuk melewati jendela kamar.


...🌺🌺🌺...


Bersambung ✍️


Berikan komentar dan gift kalian.


Tetap sabar menunggu updatenya ya.


Follow Instagram Author juga : ekapradita_87


Baca juga dua novel saya di NT :


πŸ‘‰ One Night Stand With My Boss


πŸ‘‰ Aku Bukan Istri Mandul