Elliot Is My Husband

Elliot Is My Husband
Perlawanan Sengit



Selamat membaca!


Collins mulai menatap tajam ke arah Garry yang kini akan menjadi lawannya. Namun, pikirannya tak hanya fokus terhadap Garry, tetapi juga akan keselamatan Elliot dan Tara yang saat ini tanpa pengawalannya. Ya, di sela-sela perlawanannya saat mengalahkan kedua anak buah Garry, ia sempat mendengar saat pria itu memberi perintah kepada anak buahnya yang lain untuk menangkap Elliot.


"Aku harus cepat mengalahkan pria ini sebelum anak buahnya berhasil menangkap Tuan Elliot, tetapi semoga saja Tara berhasil membawa Tuan Elliot ke rumah Tuan Raymond," batin Collins yang mulai bersiap menyerang Garry.


Tanpa menunggu Collins menyerang, Garry langsung melancarkan serangannya dengan mulai memukul ke arah wajah Collins. Satu, dua, tiga pukulan, berhasil Collins tepis dengan mudah. Sampai akhirnya, Garry berhasil mendaratkan tendangan memutar ke wajah Collins dengan tiba-tiba.


Collins pun terjatuh dan langsung berlutut sambil terus menatap Garry yang kini menyeringai penuh kemenangan.


"Kau tidak akan bisa mengalahkanku karena kau bukan lawan sepadan untukku!" ucap Garry yang mulai melangkah mendekati Collins yang mencoba untuk bangkit dari posisinya saat ini.


"Aku tidak bisa meremehkan pria ini," gumam Collins sambil mengusap bercak darah yang keluar dari sudut bibirnya.


Kini pertarungan keduanya pun kembali berlangsung. Ternyata memang benar, Garry bukan lawan yang seimbang untuk Collins karena sang bodyguard tampak kewalahan saat menghadapi serangan dari Garry. Beberapa kali pukulan Garry pun mulai mengenai wajah Collins. Sementara semua serangan Collins dapat dipatahkan dengan mudah oleh Garry.


"Sial, ternyata aku bukan lawan yang seimbang untuknya. Mungkin kalau Benjamin di sini, dia adalah lawan yang sepadan untuknya," gumam Collins yang mulai terdesak karena Garry terus melancarkan beberapa pukulan ke arahnya.


Tiba-tiba saja dering ponsel milik Garry berbunyi dan membuat pria itu menjadi lengah. Melihat akan hal itu, Collins langsung menendang tubuh Garry dengan sekuat tenaganya hingga membuat pria itu terpelanting jauh ke belakang. Tak ingin memberikan kesempatan untuk Garry bangkit, Collins langsung melompat dengan siku tangannya yang siap berlabuh ke tubuh Garry. Namun, sayangnya Garry berhasil menghindar dan balik menyerang Collins dengan tendangannya.


"Nyaris saja aku kena," batin Collins yang juga dapat menghindar dengan bertumpu pada kedua tangannya untuk kembali bangkit.


Kini kedua pria yang memiliki misi yang berbeda masih saling berhadapan. Sorot mata Garry tampak semakin menajam karena ia merasa Collins sebagai pengganggu dari rencananya untuk membunuh Elliot.


"Sekarang aku tidak akan segan lagi. Aku akan membunuhmu!" kecam Garry yang mulai kembali menyerang Collins secara membabi buta.


Serangan yang masih dapat dipatahkan oleh Collins, walau ia merasa kewalahan menghadapi Garry saat ini.


"Aku tidak punya pilihan selain melakukan itu karena untuk mengalahkannya dengan tangan kosong adalah suatu hal yang mustahil," batin Collins yang mulai merencanakan sesuatu.


Semakin terdesak, Collins pun akhirnya dapat dikalahkan oleh Garry. Ya, lewat beberapa pukulan yang tepat mengenai bagian wajahnya dan sebuah serangan telak ke bagian perutnya menggunakan lutut, Garry dapat menjatuhkan Collins.


"Sudah jelas ya! Kau bukan lawan sepadan untukku!" ucap Garry dengan lantang sambil mencengkram pakaian Collins untuk membuat tubuh pria itu bangkit dalam kuasanya.


Garry tercekat kaget mendengar jawaban Collins yang masih berada dalam cengkramannya.


"Sial," ucap Garry melihat ke arah pistol kecil yang saat ini sudah mengarah kepadanya.


"Selamat tinggal, bodoh!" Collins menembak sampai peluru pada pistol kecil itu habis tak tersisa. Tembakan yang membuat Garry beringsut mundur beberapa langkah ke belakang dan membuat cengkraman tangannya dari pakaian Collins terlepas.


Collins pun tampak berlutut sambil terus menatap Garry yang saat ini sudah ambruk tak berdaya. "Akhirnya aku menang, Tuan Elliot." Merasa tak kuat lagi menahan raganya yang terasa sakit hampir di sekujur tubuhnya, Collins pun jatuh dan terkapar lemah.


...🌺🌺🌺...


Sementara itu, Tara masih terus mengendarai mobilnya untuk membawa Elliot ke rumah kediaman Weil sesuai rencana yang Collins katakan kepadanya.


"Tuan Elliot, apa kamu baik-baik saja?" tanya Tara sambil melihat Elliot yang berada di belakang kursi kemudinya.


"Aku baik-baik saja, Tara. Malah saat ini, aku sangat cemas keadaan Collins," jawab Elliot memikirkan nasib sang bodyguardnya.


Tiba-tiba tanpa diduga dari arah belakang dua mobil mulai mensejajarkan lajunya dengan mobil Tara hingga membuat wanita itu sangat terkejut melihatnya.


"Tuan, sepertinya kita sedang diikuti. Bagaimana ini?" tanya Tara yang mulai panik dengan situasi yang sedang terjadi saat ini.


"Ternyata pria itu memiliki rencana lain untuk menangkapku," batin Elliot terus memperhatikan kedua mobil yang mengikutinya.


...🌺🌺🌺...


Bersambung ✍️


Berikan komentar positif kalian.


Follow Instagram Author : ekapradita_87