
Selamat membaca!
Kondisi rumah sakit yang ricuh membuat Collins terus meneliti setiap sudut yang dilaluinya. Ia tak ingin kecolongan oleh Garry yang sempat mencoba masuk melalui jendela kamar untuk membunuh Elliot.
"Ini pasti perbuatan pria itu. Ternyata dia belum menyerah juga untuk coba membunuh Tuan Elliot," gumam Collins yang sudah tiba di lobi rumah sakit menuju parkiran tempat di mana ledakan itu terjadi.
Setibanya di area parkiran kedua mata elang Collins terus memindai setiap detail dari puing-puing mobil yang terlihat berserakan di sana. Beberapa petugas keamanan pun tampak ramai dan coba memadamkan kobaran api yang masih mengganas membakar tiga buah mobil. Mobil-mobil yang kebetulan letaknya saling berdekatan.
"Sejak kapan pria itu meletakkan bom di salah satu mobil itu? Sepertinya aku harus hati-hati," gumam Collins yang masih terus meneliti setiap orang yang berada di sekitarnya.
Saat Collins terus meneliti situasi yang sedang terjadi. Tiba-tiba suara pemberitahuan mulai terdengar hampir dipenjuru bagian rumah sakit. Informasi tersebut mengatakan bahwa semua pengunjung dan pasien harus segara dievakuasi. Hal ini membuat Collins langsung masuk kembali ke dalam lobi dan bertanya secara langsung kepada bagian resepsionis.
"Permisi, jadi apa maksud pemberitahuan ini, Sus?" tanya Collins dengan penasaran.
"Begini Tuan, kami mendapatkan ancaman dari seseorang bahwa rumah sakit ini akan diledakkan sekitar dua jam lagi. Maka itu kami harus mengevakuasi semua pasien yang ada di sini. Kebetulan St. Thomas Hospital dan Salford Royal Hospital bisa menampung seluruh pasien kami dan semua ambulance yang mereka miliki sedang menuju ke sini. Ini darurat Tuan jadi saya harap Tuan segera mempersiapkan kerabat Tuan yang sedang dirawat di rumah sakit ini untuk pindah."
"Baiklah Suster, terima kasih atas informasinya," jawab Collins yang mulai berpikir akan arah rencana Garry saat ini.
"Jadi itu rencananya. Kau pikir rencana ini akan berhasil. Kalau kau berpikir demikian, maka itu adalah pikiran yang salah karena aku tidak akan membiarkanmu melukai Tuan Elliot, walau hanya seujung kuku saja," gumam Collins yang mulai melangkah untuk kembali menuju ruangan di mana Elliot berada.
...🌺🌺🌺...
Sementara itu depan ruangan di mana Elliot dirawat, tampak dua orang petugas keamanan dari pihak rumah sakit masih berjaga dengan sigap. Namun, tiba-tiba dua orang paramedis datang dengan membawa satu brankar. Ya, kedatangan mereka bermaksud untuk memindahkan Elliot ke rumah sakit yang lain seperti yang tadi disampaikan oleh pihak resepsionis melalui pemberitahuan secara berulang-ulang.
"Permisi kami ingin memindahkan pasien ke rumah sakit St. Thomas Hospital," ucap salah satu paramedis yang berada di depan brankar.
"Silahkan masuk!" ucap salah satu petugas keamanan memberikan jalan kepada dua paramedis tersebut untuk masuk.
Di dalam ruangan, terlihat Tara sedang menunggu kedatangan dari tim medis untuk memindahkannya. Kala itu Tara yang tampak panik coba menenangkan dirinya sesuai pesan dari Collins. Ya, Collins memang telah mengatakan rencananya kepada Tara maupun Elliot. Rencana untuk mengamankan Elliot dari ancaman Garry.
"Aku harap rencana ini berhasil dan Tuan Elliot bisa selamat dari pria gila itu," gumam Tara di kedalaman hatinya.
...🌺🌺🌺...
Bersambung ✍️
Berikan komentar positif kalian ya.
Follow Instagram Author : ekapradita_87
Author kembali setelah sembuh dari sakit. Mari bersiap melanjutkan kisah Elliot yang semakin hari akan semakin menegangkan pastinya.