
Selamat membaca!
Suasana di rumah sakit kini berangsur membaik dan tak ada lagi ketegangan di sana. Namun, walau begitu petugas polisi tak berhasil menemukan keberadaan Garry yang seperti lenyap ditelan bumi.
Sementara itu Alissa baru saja selesai mendapatkan penanganan dari tim medis dan saat ini sudah berada di ruang rawat VIP sesuai dengan permintaan Alissa.
"Bagaimana keadaan Tuan Elliot saat ini ya?" tanya Alissa yang mulai memikirkan Elliot kembali.
Saat pikirannya masih tertuju pada kondisi Elliot, tiba-tiba suara ketukan pintu berbunyi dan tak lama kemudian pintu pun terbuka lebar.
"Pria itu," gumam Alissa melihat Richard mulai masuk ke dalam ruangannya. Namun, kedatangannya tak sendirian karena di belakang tubuhnya Greta terlihat mengikuti.
"Alissa, bagaimana kabarmu?" tanya Richard yang sudah tahu nama dari wanita yang sudah berjasa karena telah menolong Elliot.
"Seperti yang Anda lihat, tidak begitu baik dan masih terasa nyeri kakiku ini karena Anda tembak," jawab Alissa dengan raut wajahnya yang kadang sering meringis karena obat bius pasca operasi sepertinya sudah tak bereaksi lagi.
"Maafkan calon suami saya ya, Alissa," timpal Greta yang sudah duduk di sebuah kursi yang berada di samping ranjang.
"Ya, saya tidak masalah Nona karena yang penting saya selamat dari pria jahat tadi."
Greta mulai menatap penuh selidik saat Alissa membahas seorang pria yang ia tahu dari suaminya telah membuat kondisi Elliot jadi seperti sekarang ini. "Apa kamu bisa ceritakan apa saja yang kamu lalui bersama Elliot? Mungkin dengan cerita dari kamu, kita bisa menyelidiki masalah ini?"
Alissa hanya menghela napas panjangnya dan mulai menceritakan semua yang telah dilewatinya bersama Elliot, mulai dari awal pertemuannya sampai akhirnya keduanya kini berada di rumah sakit ini.
"Kurang ajar sekali pria itu! Pria itu tidak akan lepas dariku!" kecam Richard yang saat ini benar-benar marah setelah mendengar cerita dari Alissa.
Alissa hanya mendengar tanpa berkata apapun karena memang dirinya sama sekali tidak mengenal tentang siapa Greta, Richard dan juga Alice yang namanya disebut oleh Elliot.
"Kalau boleh tahu, apa hubungan kalian dengan Tuan Elliot?" tanya Alissa yang sudah penasaran sejak pertama kali dirinya bertemu dengan Richard.
"Elliot itu kakak dari istri adik saya dan ini calon istri saya Greta. Saya ucapkan terima kasih atas bantuan Anda karena telah mau menyelamatkan Elliot." Richard menjawab pertanyaan Alissa dengan mengulas senyuman.
"Saya melakukannya dengan senang hati, jadi Anda tidak perlu berterima kasih kepada saya. Sekarang bagaimana kondisi Tuan Elliot?" tanya Alissa menampilkan raut wajahnya yang penuh rasa cemas.
"Kondisi Elliot saat ini masih belum membaik, Alissa. Saya sedang mengurus proses pemindahan Elliot ke London karena di sana dia akan dekat dengan Alice, adiknya dan akan sangat berbahaya jika Elliot tetap berada di sini karena pasti pria itu akan kembali ke rumah sakit ini, setelah kegagalannya menghabisi Elliot tadi." Richard memang sudah memikirkan
Perkataan Richard benar-benar membuat raut wajah Alissa seketika penuh kesedihan. Namun, ia dengan cepat menepikannya semua itu karena ia tidak ingin Richard dan Greta sampai tahu apa yang saat ini dirasakannya.
"Itu artinya aku sudah tidak akan lagi bertemu dengan Tuan Elliot. Perasaan kehilangan ini semakin membuat aku yakin, jika aku ternyata telah jatuh cinta dengannya," gumam Alissa yang sedang bergelut dengan perasaannya.
...🌺🌺🌺...
Bersambung ✍️
Berikan komentar dan gift kalian ya.
Terima kasih banyak atas dukungannya.
Follow Instagram Author juga : ekapradita_87