Decent Place

Decent Place
Makan malam bersama



Han yang baru datang ke Decent Place terkejut melihat beberapa dekorasinya rusak, itu di sebabkan oleh hujan kemarin Han yang tau permasalahan dia tidak memperhatikan jendela yang sudah hancur itu menyebabkan ruangan tersebut basah lalu Han mengambil ponselnya dan menelpon Asuna. Setelah beberapa kali mencoba, Asuna akhirnya menjawab.


"Halo Han, ada apa?" tanya Asuna.


"Hai Asuna, maaf mengganggu kamu. Aku sedang di Decent Place sekarang dan aku butuh bantuanmu," kata Han.


"Decent Place? Itu bukan tempat yang kita dekorasi bersama-sama?" tanya Asuna heran.


"Iya, itu dia. Tapi ada masalah dengan dekorasi yang sudah kita buat. Aku butuh bantuanmu untuk memperbaikinya," jelas Han.


"Baiklah, aku akan datang secepatnya," kata Asuna.


Setelah menutup telepon, Asuna langsung bergegas ke Decent Place. Dia berlari secepat mungkin, melewati jalan-jalan yang penuh dengan orang dan mobil yang berlalu lalang.


Setelah tiba di Decent Place, Asuna langsung melihat Han yang sedang sibuk memperbaiki dekorasi yang rusak. Asuna langsung bergabung dengan Han dan membantunya memperbaiki dekorasi.


"Terima kasih sudah datang, Asuna. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan tanpamu," ucap Han.


"Tidak perlu berterima kasih. Kita sudah menjadi teman yang saling membantu," jawab Asuna.


Mereka bekerja bersama-sama selama beberapa jam, dan akhirnya dekorasi berhasil diperbaiki dengan sempurna. Han dan Asuna sangat senang dengan hasil kerja mereka.


"Kita berhasil! Terima kasih banyak atas bantuanmu, Asuna," kata Han sambil tersenyum.


"Asal kamu baik-baik saja, aku akan selalu membantumu," balas Asuna.


Setelah selesai bekerja, mereka memutuskan untuk makan malam bersama. Mereka pergi ke Warung makan mereka dan menikmati makan malam yang lezat. Mereka berbicara tentang masa depan Decent Place dan rencana mereka untuk membuat tempat itu menjadi lebih baik.


Meskipun kota mereka penuh dengan masalah, mereka tetap memiliki satu sama lain dan tekad untuk membuat perbedaan.


Asuna: "Han, boleh aku minta saranmu tentang Rina?"


Han: "Tentu saja, apa yang bisa aku bantu?"


Asuna: "Rina mengajakku pergi ke pantai, tapi aku tidak yakin apakah harus pergi atau tidak. Aku khawatir tentang uang dan juga waktu. Aku juga tidak ingin meninggalkan adikku sendirian di rumah."


Han: "Hmm, memang sulit mengambil keputusan, tapi menurutku kamu harus mencoba sesuatu yang baru dan menyenangkan. Pantai adalah tempat yang indah dan mengasyikkan, dan kamu bisa membuat kenangan yang tak terlupakan bersama Rina. Tentu saja, kamu harus mempertimbangkan juga tanggung jawabmu sebagai kakak. Bagaimana jika kamu mengajak Farhan bersamamu? Dia pasti senang juga."


Asuna: "Oh ya, aku tidak terpikir untuk itu. Terima kasih atas saranmu, Han. Aku akan memikirkannya."


Han: "Senang bisa membantumu. Kapan kamu mau pergi ke pantai dengan Rina?"


Han: "Baiklah, aku mengerti. Jangan khawatir, aku akan membayarnya kali ini."


Asuna: "Tidak usah, Han. Aku bisa membayarnya sendiri."


Han: "Sudah kukatakan, tidak perlu khawatir. Ayo, mari kita selesaikan makan malam kita.


Han mengantarkan Asuna pulang dengan berjalan kaki. Mereka berjalan di sepanjang jalan yang sepi dan teduh, di bawah sinar rembulan yang bersinar terang.


Asuna: Terima kasih sudah mengantarkan aku pulang, Han.


Han: Tidak apa-apa, aku senang bisa mengantarkanmu pulang. Kamu tahu kan kalau kota ini tidak aman, lebih baik kita berjalan bersama-sama.


Asuna: Iya, aku tahu. Terkadang aku merasa takut ketika harus pulang sendiri malam-malam seperti ini.


Han: Jangan khawatir, selalu ada aku di sampingmu. Aku tidak akan membiarkanmu merasa takut.


Asuna tersenyum, merasa hangat di dalam hatinya karena ucapan Han. Mereka melanjutkan perjalanan mereka dengan berjalan pelan-pelan, sambil berbincang-bincang tentang berbagai hal.


Asuna: Han, kamu tahu, aku sangat senang bisa menjadi temanmu semenjak Aku mengenalmu Aku merasa hidupku membaik.


Han: Aku juga merasa senang, Asuna. Kamu adalah teman yang baik dan aku merasa nyaman bersamamu.


Asuna: Terima kasih, Han. Kamu tahu, kadang-kadang aku merasa kesepian di rumah, apalagi setelah Ayah pulang larut malam.


Han: Aku mengerti. Tapi jangan khawatir, kamu tidak akan pernah kesepian lagi karena kamu punya aku sebagai teman.


Asuna tersenyum lebar dan merasa sangat bersyukur memiliki teman seperti Han. Mereka berjalan bersama-sama hingga akhirnya tiba di depan rumah Asuna.


Asuna: Sampai jumpa besok, Han.


Han: Sampai jumpa besok, Asuna. Jangan lupa untuk istirahat yang cukup.


Asuna: Aku akan melakukannya. Sampai jumpa besok.


Han: Yahh dahh.


Han melambaikan tangannya kepada Asuna, sementara Asuna masuk ke dalam rumahnya dengan senyum lebar di wajahnya


Asuna masuk ke dalam rumah dan menyuruh adiknya, Farhan, untuk tidur. Farhan yang sudah ngantuk, langsung mengikuti perintah kakaknya dan berjalan menuju kamar tidurnya. Asuna pun berjalan ke kamar mandi untuk mandi dan bersih-bersih diri setelah seharian beraktivitas. Setelah itu, dia memasuki kamarnya dan mulai mengenakan piyamanya. Dia duduk di atas tempat tidurnya sambil memikirkan banyak hal, termasuk tentang persahabatannya dengan Han Masto.